• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Foto: suara.com

Foto: suara.com

Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia Tak Diminati Investor, Ini Alasan Kepala BKPM

Editor Ara Permana Putra
08/06/2021
in EKONOMI, PEMERINTAHAN
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID | JAKARTA – Banyak kawasan ekonomi khusus (KEK) di Indonesia tidak diminati banyak investor. Hal ini diungkapkan Menteri Investasi-Kepala Badan koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Dia membeberkan, salah satu alasannya karena banyak yang mengambil keuntungan dari harga tanah.

Dikemukakannya, dengan harga tanah yang mahal membuat investor akan mengeluarkan banyak dana jika ingin membangun industri di KEK. Sehingga akan membuat investor merasa dirugikan. Belum lagi, lanjut Bahlil, perizinan yang membelit-belit yang menambah panjang kesulitan investasi bagi para investor.

“Kenapa kawasan industri kita nggak laku? Seperti tadi bilang itu, karena kawasan industri kita bukan kawasan industri untuk bangun produk lebih efisien tapi sudah menjadi kawasan industri tanah,” ujar Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (8/6/2021).

“Jadi dimaknai seperti orang mau bangun kawasan properti. Jadi bukannya kita bentuk kawasan percepatan izin supaya clean and clear, tapi kita sudah ambil untung di muka. Ini yang paling rusak,” tambahnya.

Bahlil menilai, hampir rata-rata semua di Indonesia KEK menerapkan sistem yang sama dengan menawarkan harga tanah yang tinggi sehingga sulit berkembang.

Baca juga

Perempuan Jambi Didorong Melek Finansial, OJK dan Pemkot Hadirkan Edukasi Cegah Investasi Ilegal

Maulana-Diza Rencanakan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Kota Jambi, Begini Gambarannya

Pemerintah Targetkan Investasi Tahun 2023 Capai Rp1.400 Triliun

Perkuat Pengaturan dan Pengawasan Pasar Moda, OJK Terbitkan Aturan Baru

Gubernur Al Haris Tegaskan Kemudahan Investasi di Jambi

Namun hal itu berbeda dengan Kawasan Industri Batang yang tengah digarap saat ini. Pasalnya, investor langsung antre, setelah pembangunan kawasan industri tersebut dibuka.

“Beda dengan kawasan industri yang kami bangun di Batang. Sembilan bulan kami sudah bangun 450 Ha. Itu sudah selesai laku terjual habis dan satu perusahan sudah grandbreakin kenapa, tanahnya murah,” ucap Bahlil.

Sumber: Suara.com

Tags: InvestasiInvestorKawasan Ekonomi KhususKEK
Previous Post

Ketua DPRD Tanjabbar, H Abdullah Ajak Semua Pihak Sukseskan Vaksinasi Bagi Lansia

Next Post

BPS Mengusulkan Anggaran Belanja di Tahun Depan Capai Rp 4,69 Triliun

Artikel terkait

DAERAH

Dinkes Kerinci Genjot Kapasitas Pengelola BLUD, Target Pelayanan Makin Cepat dan Bermutu

28/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Partisipasi dan Gotong Royong dalam Pembangunan

26/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Jelang Healthy Cities Summit 2026, Pemkot Jambi Bekali 500 Lebih LO untuk Sukseskan Penyelenggaraan

25/09/2026
2k
EKONOMI

Dukung Pengembangan Penerbangan Jambi, Pertamina Patra Niaga Mulai Layani Avtur di Bandara Muara Bungo

25/09/2026
2k
EKONOMI

Pemkot Jambi Perkuat Perlindungan Hukum bagi UMKM dan Pelaku Ekonomi Kreatif

24/09/2026
2k
Next Post
Foto: BPS

BPS Mengusulkan Anggaran Belanja di Tahun Depan Capai Rp 4,69 Triliun

Foto: VOA/istimewa

Nayib Bukele Akan Jadikan Bitcoin Sebagai Mata Uang di El Salvador

Prisilni Misti Utami  Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Sedang KKN di Desa Teluk Nilau, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi, Melaksanakan Bimbingan Belajar di Tengah Pandemi Covid-19

Aktif di Masa Pandemi, Mahasiswa KKN Kampus Mengajar UAD Yogyakarta Melaksanakan Bimbingan Belajar di Tengah Pandemi Covid-19

Komisi III Tinjau Pasar Talang Banjar

Ratusan Lansia dan Perangkat Desa Teluk Kulbi Jalani Vaksin

Discussion about this post

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123