• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Peran Perempuan Lestarikan Lingkungan Hidup, Rita Ayuwandari Jadi Inspirasi Berkat Jahe Merah Cegah Karhutla

Editor Ara Permana Putra
23/12/2022
in DAERAH, KOMUNITAS, LINGKUNGAN, NASIONAL
A A
0
PostTweetSendShareScan

JAKARTA — Kaum perempuan memiliki kemampuan untuk menginspirasi pelestarian lingkungan hidup dan kehutanan menjadikan bumi lebih baik sambil tetap menjalankan perannya dalam keluarga.

Hal itu dibuktikan oleh para tokoh perempuan champion yang menjadi pembicara pada sesi talkshow Peringatan Hari Ibu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jumat (23/12/2022) di Jakarta.

Salah satu tokoh tersebut adalah Rita Ayuwandari, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Wangi Desa Dataran Kempas, Tebing Tinggi, Tanjung Jabung Barat, Jambi. Rita sebagai women champion dari Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari(PHL) merupakan salah satu bentuk nyata kemitraan yang dibangun bersama perusahaan sebagai pemegang izin dengan masyarakat. Rita bersama 20 anggotanya mengembangkan budidaya jahe merah dan mengolahnya menjadi serbuk minuman dan makanan dengan omset mencapai Rp40 juta per bulan.

“Kaum perempuan harus menjadi perempuan yang aktif, kreatif, inovatif, dan produktif,” pesan Rita pada sesi talkshow yang juga berlangsung secara hybrid dan tersiar ke seluruh Indonesia.

Rita menuturkan, KWT Mekar Wangi mulai mengembangkan budidaya jahe merah sejak tahun 2017 melalui Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) APP Sinar Mas. Melalui program DMPA, anggota KWT Mekar Wangi mendapat pelatihan budidaya jahe merah yang ramah lingkungan.

“Dulu warga desa membuka lahan budidaya dengan cara membakar, sekarang kami memahami hal itu tidak boleh dilakukan. Ibu-ibu anggota kami pun terinspirasi untuk melakukan budidaya tanpa membakar lahan,” katanya.

Baca juga

Sarasehan dan Seni Budaya 2026: Dari Topeng Labu, Kebudayaan, hingga Kesetaraan

Hadiri HUT ke-27 Kabupaten Tebo, Bakhtiar Perkuat Sinergi Antar Daerah di Provinsi Jambi

Bupati Fadhil Arief Perkuat Sistem Merit ASN, Manajemen Talenta Jadi Instrumen Penataan Karier di Batang Hari

Al Haris Minta RSUD Raden Mattaher Tingkatkan Layanan, Targetkan Waktu Penanganan IGD di Bawah 6 Jam

Diskusi dan Pertunjukkan Topeng Labu Muaro Jambi Digelar: Menjunjung Kesetaraan dan Inklusivitas

Melalui program DMPA, KWT Mekar Wangi juga mendapat fasilitasi pendampingan dari Dinas Hortikultura dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan agar bisa mengolah jahe merah yang dibudidayakan menjadi produk hilir yang bernilai tinggi.

Menurut Rita, pada awalnya KWT Mekar Wangi hanya mampu memproduksi 5 kilogram jahe merah setiap bulan. Saat ini produksinya sudah mencapai 100-200 kilogram per bulan.

Serbuk minuman jahe merah yang dihasilkan KWT Mekar Wangi saat ini pun sudah dipasarkan ke seluruh Indonesia memanfatkan jaringan marketplace. “Dulu kami hanya bisa memasarkan di sekitar desa, sekarang produk kami sudah dipasarkan di mini market juga ke seluruh Indonesia secara online,” kata Rita dengan bangga.

Perkembangan KWT Mekar Wangi menginspirasi munculnya kelompok-kelompok lain di 10 desa yang ada di 5 kecamatan yang tersebar di Jambi. Selain itu Rita pun kerap diundang di berbagai forum untuk membagikan pengalaman dan pengetahuannya dalam pengembangan produk minuman jahe merah.

Meski makin sibuk, Rita menyatakan tidak meninggalkan perannya sebagai Ibu di keluarganya. Dia mengatakan, dengan pengembangan jahe merah ia bahkan bisa membantu perekonomian keluarga sambil tetap memberi perhatian besar pada keluarga karena pekerjaannya bisa dilakukan di rumah.

Dia menegaskan kaum perempuan harus aktif, kreatif, inovatif dan produktif. “Ada prinsip 5M yang saya pegang, Wanita harus bisa menanam, menghasilkan produk, menjual, menguntungkan, dan melestarikan lingkungan,” katanya.

Pesan yang disampaikan oleh Rita selaras dengan harapan yang disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya saat menyampaikan sambutannya.

Menurut Menteri Siti, perempuan punya peran besar dalam menjaga bumi. Itu sebabnya, ada istilah Ibu Pertiwi. Siti pun mengajak kaum perempuan untuk membekali diri dengan pengetahuan yang cukup sebagai pendidik pertama pada anak-anaknya, termasuk dalam menjaga lingkungan hidup.

“Hubungan bumi dengan manusia itu seperti Ibu dengan anaknya. Saling sayang dan memberi kehidupan,” tambah Menteri Siti.

Sementara itu, Chief Sustainability Officer APP Sinar Mas, Elim Sritaba mengatakan, “Kami berharap program-program pemberdayaan perempuan yang telah dan sedang di jalankan ini dapat memberi manfaat bagi unit terkecil dari masyarakat yaitu keluarga, maupun lingkungan dimana Kami beroperasi. Kami juga terus melakukan berbagai inisiatif dan mengidentifikasi peluang program-program pemberdayaan perempuan lainnya dengan membuka kesempatan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, guna memastikan perusahaan konsisten menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan bersama-sama mewujudkan masa depan yang lebih baik” tutup Elim.

Program DMPA sendiri yang menyasar pemberdayaan perempuan sejak tahun 2016 antara lain, budidaya jahe merah serta tanaman herbal, usaha makanan kering atau makanan ringan, kerajinan dan seni kriya, jasa kecantikan, hortikultura, peternakan, dan lain sebagainya.

Previous Post

UNJA Alihkan Semua Tugas Dosen yang Aniaya Mahasiswa Disabilitas

Next Post

Akhir Tahun, Kajati Jambi Peroleh dan Setor PNBP Rp13 Miliar

Artikel terkait

LINGKUNGAN

Bank Sampah Jujur Berdiri Sejak 2013, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Mulai dari Rumah

12/10/2026
2k
DAERAH

Suhatril Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Kerinci, 10 dari 11 Perguruan Usulkan Namanya

10/10/2026
2k
LINGKUNGAN

Pemkot Jambi Bersama Berbagai Pihak Salurkan Air Bersih, Masker, dan Bantuan Pangan bagi Warga

09/10/2026
2k
DAERAH

LSM Semut Merah Desak Kejati Jambi Periksa Proyek Tanggul dan Normalisasi Batang Merao Rp15 Miliar

08/10/2026
2k
LINGKUNGAN

Al Haris Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Ikut Dikerahkan ke Lapangan

08/10/2026
2k
Next Post

Akhir Tahun, Kajati Jambi Peroleh dan Setor PNBP Rp13 Miliar

Tahun 2022, Kejati Jambi Pantau 63 Proyek Strategis Senilai Rp2,9 Triliun

Kejati Jambi: Tiga Buronan Dieksekusi di Tahun 2022

Petugas Gabungan Razia Rutan Kelas II B Sungai Penuh

PetroChina Berduka, Satu Pekerja Meninggal Dunia

Discussion about this post

Kalender

October 2026
SMTWTFS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123