• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Menuju Transisi Energi Berkeadilan, Jambi Siapkan Langkah Kolaboratif

Editor Miftahurrahmah
30/01/2026
in LINGKUNGAN
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID, JAMBI – Di atas kertas, Jambi terlihat seperti petarung kelas berat dalam panggung transisi energi nasional. Realisasi bauran energi terbarukan sudah melampaui target daerah, menjadikan provinsi ini tampak melesat lebih cepat dari rencana. Namun di balik capaian statistik yang impresif itu, tersimpan cerita lain tentang ketimpangan, kekhawatiran, dan perjuangan agar energi hijau benar-benar berpihak pada rakyat.

Capaian energi terbarukan Jambi saat ini masih banyak ditopang proyek-proyek berskala besar milik korporasi. Di sisi lain, potensi panas bumi yang besar belum tergarap, sementara energi surya yang melimpah baru dimanfaatkan dalam porsi kecil. Gambaran ini menunjukkan bahwa kekuatan energi Jambi sesungguhnya belum sepenuhnya dibangun dari desa, dari komunitas, dan dari kebutuhan warga sendiri.

Masalahnya bukan semata teknis, tetapi juga struktural. Pengelolaan energi yang terpusat di tingkat provinsi membuat banyak potensi di kabupaten dan desa tidak tersentuh pembinaan. Akibatnya, desa-desa yang seharusnya bisa mandiri energi justru masih bergantung, meski berdiri di atas sumber daya yang melimpah.

Kekhawatiran ini mengemuka dalam diskusi pembentukan Tim Kolaborasi Percepatan Energi Terbarukan di Provinsi Jambi yang digagas Yayasan Mitra Aksi bersama WWF Indonesia. Forum tersebut mempertemukan pemerintah, akademisi, dan pegiat masyarakat sipil untuk memastikan arah transisi energi tidak melenceng dari prinsip keadilan sosial dan ekologis.

Pembina Yayasan Perdikan sekaligus Pengawas Yayasan Mitra Aksi, Ahmad Mahmudi, mengingatkan keras agar energi hijau tidak berubah wajah menjadi bentuk baru penguasaan ruang hidup.

“Jangan sampai transisi energi ini hanya memindahkan hegemoni dari korporasi minyak ke korporasi energi hijau, sementara masyarakat lokal tetap hanya menjadi penonton,” ujar Mahmudi.

Baca juga

Jambi Rintis Peta Jalan Transisi Energi Berkeadilan, Libatkan Masyarakat hingga Akademisi

Ombudsman RI Dorong Pemerintah Seriusi Regulasi Pengembangan EBT

Pertemuan Luhut dan Michael Bloomberg Bicara Transisi Energi dan Investasi

Jokowi Sampaikan 3 Tantang Negara Terhadap Tansisi Energi

Khalid Zabidi: “HUT Ke-2 JMSI Membahas Dampak Geopolitik dari Transisi Energi”

Ia juga menyinggung kegagalan proyek masa lalu yang pernah menyisakan luka bagi petani.

“Masih ingat demam Jarak Pagar? Dulu tanaman itu digadang-gadang sebagai emas hijau, namun akhirnya justru merugikan petani. Trauma kegagalan proyek semacam ini harus menjadi alarm keras agar kita tidak jatuh ke lubang yang sama,” pungkasnya.

Peringatan senada datang dari tokoh gerakan sosial Roem Topatimasang. Ia menilai transisi energi berisiko besar mengulang pola lama jika masyarakat tidak benar-benar dilibatkan.

“Jangan sampai kita melakukan kebodohan dengan sekadar mengganti korporasi minyak dengan korporasi energi hijau, sementara rakyat tetap cuma jadi penonton di tanahnya sendiri,” tegas Roem.

Ia mengingatkan bahwa proyek energi tanpa rasa memiliki dari warga hanya akan berakhir sia-sia.

“Saat teknisi pulang ke kota, alat-alat itu hanya akan jadi monumen besi tua yang mangkrak,” tambahnya.

Menjawab kegelisahan tersebut, forum kolaborasi yang terbentuk tidak ingin berhenti pada wacana. Tim ini dibentuk sebagai satuan tugas dengan fokus kerja nyata, mulai dari pembenahan regulasi, penyusunan basis data terpadu, pelatihan teknisi desa, hingga pencarian sumber pendanaan alternatif untuk proyek energi terbarukan berbasis komunitas.

Direktur Pundi Sumatra, Sutono, melihat peluang untuk membangkitkan kembali proyek-proyek energi komunitas yang sempat terhenti.

“ Saya pikir tidak hanya memperbanyak project percontohan energy terbarukan di komunitas, tapi perlu juga melahirkan skema-skema pembiayaan untuk mendukung pelaksanaan energy terbarukan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Mitra Aksi, Gie Irawan, yang memimpin tim kolaborasi tersebut, menegaskan bahwa fase diskusi panjang sudah harus ditinggalkan.

“Tahun 2026 adalah tahun eksekusi, bukan lagi tahun wacana,” cetus Gie.

Ia menilai Jambi kini berada di persimpangan penting: bertahan dalam euforia angka capaian, atau berani membenahi tata kelola demi kemandirian energi yang benar-benar lahir dari masyarakat.

“Tantangan ke depan bukan lagi sekadar mengejar angka persentase bauran energi, melainkan memastikan bahwa transisi ini berjalan adil, inklusif, dan tidak meninggalkan siapa pun di belakang, terutama masyarakat adat dan warga desa yang menjadi garda terdepan penjaga ekosistem,” pungkasnya.

(*)

Tags: energi terbarukanTransisi Energi
Previous Post

Perkuat Akselerasi 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia, Pemkot Jambi Tandatangani Perjanjian Kinerja

Next Post

Industri Wedding Jambi Tumbuh di 2026, Tiga Vendor Hadirkan Paket Pernikahan dengan Promo Khusus

Artikel terkait

LINGKUNGAN

Bapemperda DPRD Jambi Kaji Peluang Karbon dan Wisata Alam dalam Ranperda Tahura

18/06/2026
2k
LINGKUNGAN

Danrem Ditunjuk Pimpin Operasi Karhutla Jambi, Fokus Cegah Terulangnya Asap dan ISPA

10/06/2026
2k
DAERAH

Proyek Tanggul Rp12,9 Miliar di Sungai Batang Merao Disorot Tajam, Warga: Jangan Sampai Ini Jadi Monumen Pemborosan Uang Negara

08/06/2026
2k
Oplus_16908288
DAERAH

Dari Toilet Rp10 Ribu hingga Hadiah Kontroversial, Asia MX Kerinci Cup Banjir Kritik dan Kepercayaan Pembalap Terancam Hilang

01/06/2026
2k
Oplus_16908288
DAERAH

Gerak Cepat Jalankan Instruksi Bupati, Camat Depati Tujuh Gandeng Mahasiswa dan Kades Belui pilah Sampah Organik dan Non Organik

19/05/2026
2k
Next Post

Industri Wedding Jambi Tumbuh di 2026, Tiga Vendor Hadirkan Paket Pernikahan dengan Promo Khusus

Pengurus KONI Kabupaten Bungo Resmi di Lantik 

Wali Kota Jambi Maulana Turun Langsung Dampingi Komisi V DPR RI, Sekolah Rakyat Di Bagan Pete Kecamatan Alam Barajo Dikebut

146 Atlet Jambi Jalani Tes Fisik Jelang PON Bela Diri 2026

Lewat Pacu Perahu, Gubernur Jambi Ajak Warga Jaga Sungai Batanghari

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123