• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Proyek Tanggul Rp12,9 Miliar di Sungai Batang Merao Disorot Tajam, Warga: Jangan Sampai Ini Jadi Monumen Pemborosan Uang Negara

Editor Rengki Pebrima
08/06/2026
in DAERAH, HUKUM, LINGKUNGAN, PEMERINTAHAN, PLESIRAN
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID, KERINCI – Proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao di Kabupaten Kerinci yang menelan anggaran jumbo sebesar Rp12,9 miliar kini menjadi sasaran kritik keras masyarakat. Proyek yang digadang-gadang menjadi solusi pengendalian banjir itu justru memunculkan kekecewaan dan kecurigaan publik karena diduga dikerjakan asal jadi dan jauh dari harapan masyarakat.

Di tengah besarnya dana yang dikucurkan pemerintah pusat melalui APBN, warga mempertanyakan kualitas pekerjaan di lapangan yang dinilai tidak mencerminkan proyek bernilai miliaran rupiah.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Provinsi Jambi melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera VI.

Proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp12.987.306.250 itu dikerjakan oleh PT Ponjen Mas dengan masa pelaksanaan selama 300 hari kalender di wilayah Kabupaten Kerinci.

Namun alih-alih membawa rasa aman bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun dihantui banjir Sungai Batang Merao, proyek tersebut justru memantik kemarahan warga.

Sejumlah masyarakat menilai pengerjaan proyek terkesan asal-asalan, tidak rapi, dan diduga minim pengawasan. Bahkan, warga mulai meragukan ketahanan tanggul jika sewaktu-waktu debit air sungai meningkat drastis saat musim penghujan.

Baca juga

Demi Ketahanan Energi Nasional, SKK Migas dan Pertamina EP Jambi Ajak Masyarakat Turut Menjaga Objek Vital Nasional

Kajati Jambi dan Kapolda Bahas Situasi Keamanan serta Penegakan Hukum

Kabut Asap Selimuti Kerinci, ISPU Belum 200—Dinkes Ingatkan Warga Jangan Lengah

KONI Jambi Siapkan Sport Science dan Pelatih Mental untuk Dongkrak Prestasi PTMSI

Bukan Sekadar Membuka Turnamen, Bupati Fadhil Ikut Bertanding, Batang Hari Menang 5-0

“Kalau melihat kondisi di lapangan, masyarakat jadi takut. Ini bukan proyek kecil. Anggarannya hampir Rp13 miliar, tapi hasilnya seperti pekerjaan yang dikerjakan sekadar selesai saja,” ujar seorang warga dengan nada kecewa.

Kritik tajam terus bermunculan. Warga mempertanyakan ke mana sebenarnya anggaran miliaran rupiah tersebut digunakan jika kualitas pekerjaan di lapangan dinilai jauh dari ekspektasi.

“Jangan sampai uang rakyat habis, tapi hasil proyek malah rapuh. Ini menyangkut keselamatan warga di bantaran sungai. Kalau nanti tanggul rusak atau jebol, siapa yang mau bertanggung jawab?” kata warga lainnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan proyek. Mereka menduga pekerjaan berjalan tanpa kontrol ketat sehingga kualitas pekerjaan dinilai tidak maksimal.

“Kalau pengawasan benar-benar jalan, tidak mungkin masyarakat ramai mempertanyakan kualitas proyek seperti ini. Jangan sampai proyek besar hanya menjadi ladang menghabiskan anggaran negara,” tegas seorang tokoh masyarakat.

Kemarahan publik bukan tanpa alasan. Selama ini, banjir Sungai Batang Merao menjadi ancaman serius yang kerap merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Proyek tanggul tersebut awalnya diharapkan menjadi jawaban atas keresahan masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang bencana banjir.

Namun kini, harapan itu perlahan berubah menjadi kekhawatiran.
Warga bahkan meminta aparat penegak hukum turun langsung melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kualitas proyek tersebut agar tidak terjadi dugaan penyimpangan yang merugikan negara maupun masyarakat.

“Kalau proyek sebesar ini kualitasnya dipertanyakan masyarakat, aparat jangan tutup mata. Periksa pekerjaan di lapangan, cek materialnya, cek spesifikasinya. Jangan sampai nanti setelah rusak baru sibuk mencari alasan,” ujar warga dengan nada geram.

Masyarakat juga mendesak pemerintah pusat dan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera VI segera melakukan evaluasi total terhadap proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao tersebut.

“Jangan biarkan proyek miliaran rupiah berubah menjadi monumen pemborosan uang negara. Rakyat butuh tanggul yang kuat, bukan proyek yang hanya bagus di papan informasi,” sindir warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi terkait belum memberikan klarifikasi resmi terkait sorotan tajam masyarakat terhadap proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao tersebut.

(Rgk)

Previous Post

Mengaaku Ketua Investigasi JMSI, Pria Ini Duga Lakukan Pemerasan ke PKBM di Sarolangun

Next Post

Diskominfo Kota Jambi Tegaskan Mekanisme Program CCTV Kampung Bahagia 

Artikel terkait

HUKUM

Kajati Jambi dan Kapolda Bahas Situasi Keamanan serta Penegakan Hukum

24/10/2026
2k
DAERAH

Kabut Asap Selimuti Kerinci, ISPU Belum 200—Dinkes Ingatkan Warga Jangan Lengah

24/10/2026
2k
OLAHRAGA

Bukan Sekadar Membuka Turnamen, Bupati Fadhil Ikut Bertanding, Batang Hari Menang 5-0

24/10/2026
2k
Oplus_16908288
DAERAH

Mega Proyek RS Kerinci Rp137.509.300.000 Disorot, BBM Diduga Ilegal Jadi Pertanyaan Serius

23/10/2026
2k
PEMERINTAHAN

Hadiri HUT ke-27 Tanjung Jabung Timur, Fadhil Arief Perkuat Sinergi Antardaerah

22/10/2026
2k
Next Post

Diskominfo Kota Jambi Tegaskan Mekanisme Program CCTV Kampung Bahagia 

Wali Kota Jambi Bersama Ketua DPRD Kota Jambi Resmi Serahkan Surat Permohonan Kepada Presiden Terkait Zona Merah

Maulana-Diza Tumpah Ruah Bersama Ribuan Masyarakat Jambi di Acara "Malam Hiburan Rakyat" 

Oplus_16908288

WNA AS Diduga Bebas Tinggal di Sungai Penuh, Publik Pertanyakan Fungsi Pengawasan Imigrasi

Ketika Daya Saing Daerah Direduksi Menjadi Satu Proyek

Discussion about this post

Kalender

October 2026
SMTWTFS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123