• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Jambi Rintis Peta Jalan Transisi Energi Berkeadilan, Libatkan Masyarakat hingga Akademisi

Editor Miftahurrahmah
26/01/2026
in KOMUNITAS
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi mulai menyusun peta jalan transisi energi berkeadilan melalui rangkaian lokakarya lintas sektor yang berlangsung sejak Agustus 2025 hingga Januari 2026. Proses ini mempertemukan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, serta pelaku sektor energi dalam satu forum multipihak yang membahas arah masa depan energi Jambi.

Inisiatif yang digagas Yayasan Mitra Aksi bersama WWF Indonesia ini bertujuan memperkuat peran masyarakat sipil dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat peralihan dari energi fosil menuju energi terbarukan yang lebih adil, berbasis komunitas, serta menghormati kearifan lokal.

Selama enam bulan pembahasan, forum menyoroti berbagai tantangan mulai dari regulasi, tata kelola, pembiayaan, hingga aspek sosial dan budaya. Paparan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi mengingatkan bahwa dunia tengah menghadapi kenaikan suhu global, krisis energi akibat lonjakan harga bahan bakar, serta tuntutan pencapaian Net Zero Emission pada pertengahan abad ini.

Indonesia sendiri menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca secara signifikan pada 2030, serta mendorong peningkatan porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional. Di tingkat daerah, Jambi telah memiliki dasar hukum melalui Rencana Umum Energi Daerah serta sejumlah regulasi turunan yang memberi ruang lebih luas bagi provinsi dalam pengembangan energi bersih.

Namun implementasi kebijakan tersebut dinilai masih menghadapi berbagai kendala. Sosialisasi rencana energi daerah belum merata, pelibatan masyarakat adat masih terbatas, dan infrastruktur energi terbarukan belum menjangkau banyak wilayah.

Data kapasitas terpasang menunjukkan energi terbarukan di Jambi masih tertinggal. Pemanfaatan bioenergi mendominasi, sementara pembangkit tenaga air dan surya masih dalam skala sangat kecil. Hingga kini, potensi panas bumi, angin, dan sumber energi bersih lainnya belum tergarap.

Baca juga

Menuju Transisi Energi Berkeadilan, Jambi Siapkan Langkah Kolaboratif

Ombudsman RI Dorong Pemerintah Seriusi Regulasi Pengembangan EBT

Pertemuan Luhut dan Michael Bloomberg Bicara Transisi Energi dan Investasi

Jokowi Sampaikan 3 Tantang Negara Terhadap Tansisi Energi

Khalid Zabidi: “HUT Ke-2 JMSI Membahas Dampak Geopolitik dari Transisi Energi”

Akademisi Universitas Jambi, Ir. Oki Alfernando, menyoroti lemahnya basis data sosial, khususnya terkait kebutuhan energi masyarakat adat. Ia menyebut banyak indikator belum diperbarui selama puluhan tahun, sehingga berisiko membuat kebijakan energi tidak tepat sasaran. Universitas Jambi, katanya, kini tengah membangun basis data lintas disiplin untuk mendukung kebijakan energi yang lebih inklusif.

Ia juga menyoroti ketimpangan konsumsi energi di Jambi, di mana sebagian besar batubara justru diserap sektor industri pengolahan, bukan untuk kebutuhan listrik masyarakat. Lonjakan konsumsi energi beberapa tahun terakhir didorong sektor industri dan komersial yang intensif energi, menjadikan sektor ini titik krusial emisi karbon daerah.

Sekretaris Bappeda Provinsi Jambi, Mahrup, menegaskan bahwa peralihan menuju energi bersih adalah keniscayaan. Ketergantungan pada energi fosil dinilai tidak lagi berkelanjutan, baik dari sisi cadangan maupun dampak lingkungannya. Ia juga mengakui masih adanya tumpang tindih kewenangan antarinstansi, keterbatasan jaringan transmisi di wilayah potensial energi terbarukan, serta mahalnya investasi awal sebagai tantangan utama.

Dari kalangan masyarakat sipil, muncul dorongan agar transisi energi tidak berjalan setengah hati. Direktur Setara Jambi, Nurbaya, mengusulkan evaluasi menyeluruh terhadap izin tambang serta pengetatan izin baru, karena ekspansi tambang dinilai bertentangan dengan semangat peralihan energi bersih.

Pendekatan berbasis kearifan lokal juga menjadi sorotan. Ahmad Mahmudi dari Yayasan Perdikan dan Yayasan Mitra Aksi menekankan bahwa transisi energi berkeadilan tidak hanya soal mengganti sumber energi, tetapi juga mengubah relasi manusia dengan alam. Menurutnya, energi terbarukan harus dikelola secara demokratis oleh komunitas, bukan justru meminggirkan masyarakat adat dari ruang hidupnya.

Ia mengingatkan bahwa pemasangan teknologi energi bersih tetap bisa menjadi tidak adil jika mengabaikan hak-hak masyarakat lokal. Karena itu, transisi energi harus sekaligus memperkuat partisipasi warga, menurunkan emisi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Hasil asesmen yang dilakukan Yayasan Mitra Aksi sebelumnya menunjukkan pemerintah memegang peran kunci dalam regulasi, sementara akademisi memiliki kapasitas riset yang kuat namun belum optimal dilibatkan. Organisasi masyarakat sipil dinilai memiliki semangat besar, tetapi masih lemah dari sisi kapasitas teknis dan akses data. Media pun dinilai berpotensi besar membentuk opini publik, meski perannya dalam isu energi masih terbatas.

Program penguatan selama lebih dari setahun ke depan difokuskan pada peningkatan kapasitas masyarakat sipil, dialog rutin lintas sektor, dorongan keterbukaan data energi, serta pencarian dukungan pendanaan jangka panjang.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, potensi energi terbarukan Jambi dinilai sangat besar. Sinar matahari yang melimpah membuka peluang pengembangan surya, limbah sawit dapat diolah menjadi biomassa dan biogas, sungai pegunungan berpotensi untuk mikrohidro, serta sumber panas bumi dan energi pesisir yang menjanjikan di sejumlah wilayah.

Sejumlah praktik baik dari daerah lain juga menjadi rujukan pembelajaran, menunjukkan bahwa desa-desa dapat mandiri energi dengan pendekatan berbasis komunitas.

Direktur Eksekutif Yayasan Mitra Aksi, Gie Irawan, menyebut proses yang berjalan saat ini baru langkah awal dari perjalanan panjang. Tantangan ekonomi ekstraktif masih kuat, sementara krisis iklim kian nyata. Meski demikian, ia menilai upaya menyusun peta jalan bersama ini menjadi fondasi penting agar Jambi tidak tertinggal dalam perubahan menuju energi yang lebih bersih dan berkeadilan.

Di lapangan, aktivitas angkutan batubara masih terlihat dan tekanan lingkungan belum sepenuhnya mereda. Namun di ruang-ruang diskusi lintas sektor, arah baru mulai dirumuskan, menandai ikhtiar Jambi menata masa depan energinya secara lebih adil dan berkelanjutan.

(IMG)

 

Tags: energi terbarukanTransisi Energi
Previous Post

Pemprov Jambi dan BI Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi, Toko Inflasi Hadir di Pasar Rakyat

Next Post

Tongkat Komando Korem 042/Gapu Resmi Berganti, Pangdam XX/TIB Tekankan Sinergi dan Stabilitas Wilayah

Artikel terkait

KOMUNITAS

Talk Show Literasi Budaya Dorong Generasi Muda Merawat Budaya Jambi Melalui Karya Tulis

17/06/2026
2k
KOMUNITAS

Era AI dan Media Siber, Al Haris Nilai JMSI Punya Peran Penting untuk Jambi

13/06/2026
2k
KOMUNITAS

FPSC Susuri Sungai Ciputat, Petakan Dugaan Penyebab Banjir di Tangsel

01/06/2026
2k
DAERAH

Jambi kirim enam taekwondoin ikut Kejurnas di Samarinda

22/04/2026
2k
DAERAH

Adrenalin di Negeri Awan: Kerinci 100 Satukan Pelari Dunia di Jalur Ekstrem

04/04/2026
2k
Next Post

Tongkat Komando Korem 042/Gapu Resmi Berganti, Pangdam XX/TIB Tekankan Sinergi dan Stabilitas Wilayah

Empat Ranperda Inisiatif DPRD Provinsi Jambi Disepakati, Gubernur Al Haris: Fondasi Pembangunan Lebih Inklusif

Mhd. Fadhil Arief melakukan Pengambilan sumpah janji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2026

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Biosolar B40 Performance, Solusi Andal Jaga Performa Mesin

Tingkatkan Kolaborasi Dengan India, Pemkot Jambi Akan Kerja Sama di Bidang Cyber Security

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123