SEKATO.ID – Pemerintah telah mengeluarkan program vaksinasi nasional dan vaksinasi gotong royong pada tingkat lanjut. Vaksinasi gotong royong merupakan program vaksinasi mandiri yang dikhususkan untuk perusahaan beserta karyawannya. Program vaksinasi tersebut dibiayai oleh perusahaan tempat karyawan bekerja.
Untuk mengikuti program vaksinasi mandiri, perusahaan bisa mendaftar lewat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Perusahaan cukup mengakses laman resmi vaksin.mandiri.id dan melakukan pendaftaran secara online.
“Bagi perusahaan yang mau berpartisipasi membiayai pembelian vaksin untuk diberikan kepada karyawan & keluarga karyawan dapat mengisi formulir pendataan program vaksinasi gotong royong ini, selambatnya 24 Maret 2021. Data peserta vaksinasi selambat-lambatnya diserahkan pada 10 April 2021,” tulis laman resmi tersebut.
Untuk tarifnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum menentukan secara pasti. Kemenkes perlu menentukan tarif bersama dengan pihak Bio Farma dan Kadin. Yang jelas, tidak ada tarif yang diberatkan kepada karyawan pada program vaksinasi ini. Semua biaya harus ditanggung oleh perusahaan.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, pemberian vaksinasi Covid-19 kepada karyawan/ti atau buruh atau keluarganya akan menjadi tanggungan badan usaha atau badan hukum.
“Tak ada biaya vaksinasi dibebankan kepada karyawan atau karyawati. Clear seluruh penerima vaksin gotong royong gratis tanpa biaya,” ujarnya, dikutip dari kumparan.com.
Sebagai informasi, Terdapat tiga perbedaan vaksin gotong royong dengan vaksin nasional. Yakni:
1. Vaksin nasional dibiayai pemerintah. Gratis untuk masyarakat. Sedangkan vaksin gotong royong dibiayai perusahaan dan gratis untuk karyawan.
2. Jenis vaksin yang berbeda antara program vaksinasi Covid-19 nasional dengan vaksin pada program vaksinasi gotong royong.
3. Fasilitas kesehatan yang digunakan berbeda, hal ini disebabkan fasilitas kesehatan pemerintah tidak boleh digunakan untuk program vaksinasi gotong royong.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan , tujuan dibedakan antara jenis vaksin nasional dan vaksin gotong royong agar tidak terjadi kebocoran dari vaksin yang gratis ke vaksin yang berbayar.
Discussion about this post