• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Desain istana Negara ibu kota baru. FOTO: Twitter @ogiehart

Desain istana Negara ibu kota baru. FOTO: Twitter @ogiehart

Asosiasi Arsitek Nilai Desain Garuda Istana Negara Baru Tidak Mencerminkan Forest City

Asosiasi Arsitek merekomendasikan agar Istana versi burung Garuda menjadi monumen atau tugu saja.

Editor Ara Permana Putra
01/04/2021
in NASIONAL
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID –  Lima asosiasi arsitek yang terdiri dari Asosiasi Profesi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Green Building Council Indonesia (GBCI), Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI), Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI), dan Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP) mengkritisi desain burung Garuda Istana Negara di Ibu Kota Baru, Kalimantan Timur.

“Sebagai asosiasi profesi yang memiliki kompetensi pada bidang perancangan arsitektur, perancangan bangunan ramah lingkungan (green building), perancangan kawaan dan kota, perencanaan dan perancangan lanskap, serta perencanaan kota dan wilayah, kami memandang perlu untuk memberikan pendapat profesional terhadap hasil rancangan maupun gambar yang telah dipublikasikan melalui media Instagram Bapak Suharso Monoarfa, Menteri PPN/Kepala Bappenas pada tanggal 18 Maret 2021,” demikian bunyi pernyataan sikap kelima asosiasi arsitek sebagaimana dikutip dari detikcom, Kamis (1/4/2021).

Menurut kelima asosiasi tersebut, publikasi yang disampaikan dalam Instagram Suharso Monoarfa telah mengundang ragam reaksi dari para anggota lintas asosiasi profesi.

“Ada kegelisahan yang perlu disampaikan untuk dapat disalurkan secara terbuka terkait dengan rencana dan rancangan Istana Negara yang nantinya akan menjadi representasi dari citra Indonesia dan menjadi dasar atas perkembangan peradaban Indonesia dalam kancah dunia,” katanya.

Untuk itu, kelima asosiasi tadi menilai bangunan istana negara yang berbentuk burung Garuda atau burung yang menyerupai Garuda tidaklah mencirikan kemajuan peradaban bangsa Indonesia di era digital dengan visi yang berkemajuan, era bangunan emisi rendah dan pasca COVID-19 (new normal).

“Bangunan gedung istana negara seharusnya merefleksikan kemajuan peradaban/budaya, ekonomi dan komitmen pada tujuan pembangunan berkelanjutan negara Indonesia dalam partisipasinya di dunia global,” ucapnya.

Baca juga

Desain Garuda Istana Negara Baru Dikatai Norak, Bupati Abdul Gafur: Ntar Juga Selfie-selfie

Viral! Desain Garuda Istana Negara Ibu Kota Baru, Netizen: Simbol ketidakmajuan peradaban bangsa

Mentri PPN : Pembangunan Istana Presiden Mulai Bisa Dilakukan Tahun Ini

“Bangunan gedung istana negara seharusnya menjadi contoh bangunan yang secara teknis sudah mencirikan prinsip pembangunan rendah karbon dan cerdas sejak perancangan, konstruksi hingga pemeliharaan gedungnya,” sambungnya.

Lebih lanjut, menurut kelima asosiasi arsitektur itu metafora dalam dunia perancangan arsitektur era teknologi 4.0 adalah pendekatan yang mulai ditinggalkan, karena ketidakampuan menjawab tantangan dan kebutuhan arsitektur hari ini dan masa mendatang.

“Metafora hanya mangandalkan citra, yang dilakukan secara keseluruhan dapat diartikan secara negatif dikaitkan dengan anatomi tubuh yang dilekatkan dalam metafor. Metafora harfiah yang direpresentasikan melalui gedung patung burung tersebut tidak mencerminkan upaya pemerintah dalam mengutamakan forest city atau kota yang berwawasan lingkungan,” sambungnya.

Oleh karena itu, kelima asosiasi itu merekomendasikan agar Istana versi burung Garuda disesuaikan menjadi monumen atau tugu saja pada posisi strategis tertentu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan dilepaskan dari fungsi bangunan istana.

“Mengusulkan desain bangunan gedung istana agar disayembarakan dengan prinsip dan ketentuan desain yang sudah disepakati dalam hal perancangan kawasan maupun penataan tata ruangnya termasuk target menjadi model bangunan sehat beremisi nol,” ucapnya.

Kelimanya berpendapat memulai pembangunan dapat melalui TUGU NOL yang ditandai dengan membangun kembali lanskap hutan hujan tropis seperti penanaman kembali pohon endemik Kalimantan yang nantinya menjadi simbol bahwa pembangunan IKN memang merepresentasikan keberpihakan pada lingkungan seperti dalam narasi skema sayembara Nagara Rimba Nusa untuk ‘membangun hutan terlebih dahulu baru membangun kotanya’.

“Kami berharap pernyataan dan rekomendasi ini dapat menjadi bahan pengayaan dan masukan bagi pemerintah dalam menyiapkan pemindahan dan pembangunan IKN ini. Salah dalam merencanakan maka rencana itu akan menghasilkan kegagalan,” tandasnya.

Tags: Asosiasi ArsitekDesain Istana Negara BaruGarudaKalimantan TimurPenajam Paser
Previous Post

Desain Garuda Istana Negara Baru Dikatai Norak, Bupati Abdul Gafur: Ntar Juga Selfie-selfie

Next Post

Aplikasi Asap Digital dan Sekat Kanal Sangat Berperan Dalam Pencegahan Karhutla Di Jambi

Artikel terkait

NASIONAL

Karhutla Batang Hari Belum Padam, Gubernur Al Haris Perkuat Operasi Darat dan Udara

08/09/2026
2k
NASIONAL

TAHURA STS DI UJUNG ANCAMAN API! BUPATI TURUN LANGSUNG, SEMUA UNSUR DIMINTA TAK BOLEH LENGAH

08/09/2026
2k
Oplus_16908288
DAERAH

Kabut Asap Kepung Kerinci, Kasus ISPA Meningkatkan, Warga Diminta Jangan Abai

08/09/2026
2k
NASIONAL

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara

08/09/2026
2k
Oplus_16908288
DAERAH

Proyek Rp46,8 M di Sungai Penuh Disorot, Kontraktor Asal Bekasi Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta

28/08/2026
2k
Next Post
Revitalisasi sekat kanal mulai ditumbuhi tanaman baru pada lokasi bekas karhutla.

Aplikasi Asap Digital dan Sekat Kanal Sangat Berperan Dalam Pencegahan Karhutla Di Jambi

Satgas Pangan Provinsi Jambi melakukan penyidakan terkait stok daging segar di Pasar Angso Duo, Kamis (1/4/2021).,

Sidak Pasar Angso Duo, Satgas Pangan Provinsi Jambi Waspadai Stok Daging Segar

Pj.Gubernur Tegaskan ASN Jaga Netralitas

FOTO: Pinterest

Demi Perlindungan, Pentingnya Perjanjian Pra-nikah Dengan Pasangan

FOTO: english.mathrubhumi.com

Konsekuensi Teknis Dugaan Pelanggaran Kode Etik Komisioner KPU Provinsi Jambi, M. Sanusi

Discussion about this post

Kalender

October 2026
SMTWTFS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123