SEKATO.ID – Siklon tropis merupakan salah satu fenomena alam yang harus diwaspadai karena dampak yang ditimbulkan besar. Mulai dari angin kencang, hujan deras, banjir bandang, hingga tanah longsor.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika membentuk Tropical Cyclone Warning Centre (TWTC). Tugasnya ialah untuk memantau setiap kejadian siklon tropis, dan memberi informasi serta peringatan dini.
Sebagai masyarakat, kita perlu mengetahui tanda-tanda akan terjadinya siklon tropis dikutip dari IDN Times.
Awan Cumolonimbus

Awan Cumolonimbus merupakan gumpalan awan besar dan menjulang tinggi disertai guntur. Ini menandaikan wilayah iti memiliki konvektif kuat dan menghasilkan badai guntur.
Cuaca lembab di ketinggian sekitar 5 km

Cuaca yang lembab mampu mendorong kumpulan-kumpulan awan untuk mengikat kelembapan, dan menjadikan kumpulan awan tersebut lebih besar, sehingga bisa membentuk siklon tropis.
Angin kencang lebih dari 60km/jam

Jika merasa angin berembus tidak seperti biasanya, malah semakin kencang, sebaiknya kamu berlindung diri ke tempat aman. Karena angin kencang ini bisa saja tanda datangnya siklon tropis.
Itulah tanda-tanda datangnya siklon tropis, tapi tetap saja jangan panik ya! Sampai BMKG memberikan peringatan dini akan adanya bahaya siklon tropis.
Pantau terus cuaca di daerahmu melalui laman BMKG (bmkg.go.id) atau di aplikasi mobile infoBMKG dan akun media sosial @infoBMKG.












Discussion about this post