SEKATO.ID, JAMBI — Musim haji 2026 menjadi momen yang tak biasa bagi Kota Jambi. Sebanyak 830 calon jemaah haji (CJH) dipastikan berangkat ke Tanah Suci. Angka ini bukan hanya deretan data, tetapi juga menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah keberangkatan haji dari Kota Jambi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Jambi, Muhammad Kholis, mengaku peningkatan kuota tahun ini terasa sangat istimewa.
“Selama saya bertugas di bidang haji, baru kali ini jumlah jemaah Kota Jambi paling banyak,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Ratusan jamaah itu berasal dari 11 kecamatan. Kecamatan Kota Baru menjadi penyumbang terbanyak dengan 213 jamaah, disusul Jambi Selatan sebanyak 151 orang dan Telanaipura 131 orang. Sementara kecamatan lain seperti Alam Barajo (72 orang), Jelutung (68 orang), Jambi Timur (56 orang), hingga Danau Sipin (50 orang) juga mencatat jumlah signifikan.
Meski ada kecamatan dengan jumlah kecil seperti Pelayangan (7 orang) dan Pasar Jambi (9 orang), semangat warganya untuk memenuhi panggilan ibadah tetap tak kalah besar.
Menariknya, komposisi jamaah tahun ini didominasi perempuan. Tercatat 484 jamaah perempuan dan 346 jamaah laki-laki yang akan berangkat.
Dari sisi usia, rentangnya pun terpaut jauh. Siti Aisyah 101 tahun tercatat sebagai jamaah tertua, sementara Ahmad Alwi 18 tahun menjadi jamaah termuda.
Keberangkatan jemaah Kota Jambi akan dibagi dalam tiga kelompok terbang (kloter). Kota Jambi dijadwalkan mengisi Kloter 13 secara penuh, sementara sisanya bergabung dalam Kloter 20 dan Kloter 22.
Kholis memastikan hingga saat ini tidak ada jamaah yang mengundurkan diri, sehingga kuota tetap penuh. Proses administrasi pun hampir rampung.
“Paspor sudah selesai semua, hanya beberapa yang masih perbaikan data. Sekarang tinggal menunggu visa,” katanya.
(IMG)












Discussion about this post