SEKATO.ID – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi berencana bangun tujuh jembatan tahun ini. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan akses logistik nasional.
Tujuh jembatan itu akan disebar di empat kabupaten yang ada di Provinsi Jambi. Yakni, Jembatan Sarolangun di Kabupaten Sarolangun, Jembatan Merangin, Jembatan Tantan, Jembatan Rasau dan Jembatan Sei Tabir di Kabupaten Merangin. Kemudian, Jembatan Peneradan di Kabupaten Batanghari dan Jembatan Parit Gompong di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar).
Sementara ini pembangunan jembatan masih proses pengerjaan bangunan bawah jembatan. Salah satunya di Kabupaten Sarolangun sedang pemancangan fondasi,
Aan Marandius Umbar menargetkan pembangunan tujuh jembatan tersebut rampung tahun ini.
“Targetnya tahun 2021 pembangunan tujuh jembatan tersebut selesai dilaksanakan,” ujar pria yang menjabat sebagai Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Selasa, (9/3/2021).
Dikutip dari Antaranews.com, pembangunan tujuh jembatan tersebut memakan anggaran keseluruhan sebanyak Rp 156,25 miliar. Dengan pembagian Jembatan Sarolangun. Jembatan Tantan, Jembatan Rasau dan Jembatan Sei Tabir sebesar Rp 40,5 miliar.
Penggantian Jembatan Peneradan di Kabupaten Batanghari sebesar Rp 14,88 miliar. Dan Jembatan Parit Gompong di Tanjabar sebesar Rp 18 miliar.
Ia berharap dengan dibangunnya jembatan baru tersebut dapat mempermudah akses logistik nasional sekaligus antisipasi jika salah satu jembatan mengalami kerusakan. Pembangunan tujuh jembatan baru tersebut merupakan duplikasi dan penggantian jembatan lama. Beberapa jembatan didaerah itu telah tua, salah satunya Jembatan Sarolangun yang telah berdiri sekitar tahun 1978.
“Jika sudah ada duplikasi jembatan, salah satu jembatan yang mengalami kerusakan diperbaiki, arus lalu lintas tidak terganggu. Karena lalu lintas sementara dapat dialihkan ke jembatan satunya,” jelas Aan.












Discussion about this post