• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Retas Persoalan Sampah di Indonesia Perlu Perbaikan Budaya Sosial Melalui Undang-undang

Editor Ara Permana Putra
14/06/2022
in BUDAYA, LINGKUNGAN, NASIONAL, POLITIK
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID | JAKARTA – Mengatasi persoalan sampah, Anggota Baleg DPR RI, Zainuddin Maliki menilai perlu memperhatikan hulu, tengah hingga hilir. Terkhusus aspek hulunya, sangat penting untuk diperhatikan karena menyangkut sosial budaya.

Menurutnya, masyarakat Indonesia merupakan tipe behavioristik dimana perilaku terbentuk dari intervensi luar, sehingga butuh sesuatu untuk mengubahnya menjadi budaya yang konstruktivistik dimana perilaku bersih merupakan buah dari dorongan kesadaran intrinsik.

“Soal sampah itu, mulai harus ada kita perhatikan mulai di daerah hulu, di tengah, hingga sampai ke hilir. Saya kira memang penting harus diperhatikan dari aspek hulunya. Aspek hulu itu seperti menyangkut sosial budaya,” ujar Zainuddin dalam RDPU dengan narasumber dalam Rangka Pemantauan dan Peninjauan UU Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (13/6/2022) yang dilansir dari dpr.go.id, Selasa (14/06/22).

Zainuddin menilai masyarakat Indonesia adalah tipe masyarakat yang dalam psikologis istilahnya behavioristik. Behavioristik merupakan perilaku seseorang bukan buah dari kesadaran diri sendiri, bukan dorongan dari kesadaran intrinsik, tetapi buah dari intervensi faktor luar. Jadi perilaku itu hasil dari campur tangan ekstrinsik yang dibentuk oleh lingkungan.

“Jadi kalau lingkungannya itu bersih, memandang sampah itu investasi, profit center bukan cost center. Kalau lingkungannya sudah terbentuk seperti itu maka perilaku kita juga akan berperilaku bersih,” katanya.

Ia pun bercerita mengenai pengalamannya ketika pulang dari Jepang. Orang Jepang yang memiliki budaya antri yang tertib, mengetahui kebiasaan orang Indonesia yang tidak bisa antri, mereka pun mengikutinya. Sehingga faktor lingkungan menjadi hal yang penting. Jadi, lingkungan di Indonesia ini adalah lingkungan yang tidak tertib, budayanya tidak dalam pengelolaan sampah tidak bersih.

Baca juga

Produksi Sampah Jambi Timur Capai 14 Truk Sehari, Maulana: Warga Tak Bisa Lagi Pasif Soal Sampah

Kota Jambi:Bahagia Bersama Sampah?

Ketua DPRD Kota Jambi Soroti Lemahnya Penanganan Sampah dan Penegakan Perda

Sambut Orasi Pahlawan Kebersihan, Pemkot Jambi Pastikan Pelayanan Sampah Tidak Terganggu

Himatel Unbari Bersama Bruin Mengungkap Sudut Kota Jambi dengan Segala Rahasianya

“Oleh karena itu saya kira, ini menjadi faktor hulu yang perlu dipecahkan . kalau budaya kita masih behavioristik. Itu menurut saya sulit untuk kita ini mewujudkan budaya Sampah yang bermanfaat, budaya sampah yang positif. Sehingga lingkungan kita menjadi lingkungan yang bersih,” pungkas legislator dapil Jawa Timur X itu.

Gaya behavioristik tersebut perlu diubah menjadi budaya yang konstruktivistik. Di mana perilaku bersih itu adalah buah dari dorongan kesadaran intrinsik. “Nah yang paling bagus itu merubahnya melalui pendidikan. Oleh karena itu, perlu ada semacam penekanan dalam undang-undang ini untuk bagaimana pendidikan memiliki sumbangan terhadap upaya kita membangun budaya bersih dalam pengelolaan sampah,” tuturnya.

Kemudian yang kedua, adalah melalui budaya Represif. Budaya Represif ini menggunakan undang-undang dan memanfaatkan aparat. “Oleh karena itu disiplin dimulai dari aparat itu dalam mengimplementasikan undang-undang kita. Kalau aparatnya saja juga tidak disiplin, masyarakatnya kemudian juga tidak disiplin. Kesimpulannya ialah, kalau pendekatannya represif yang kita gunakan, kita membutuhkan aparat atau pemerintahan yang disiplin memberi contoh kepada masyarakat,” tutup Zainuddin. (**)

Tags: budayaDPRLingkungansampahUU
Previous Post

Tangkap Pengedar Sabu, Polres Bungo Dapatkan Sejumlah Senjata Api Rakitan

Next Post

8 Perusahaan Pertambangan Batubara di Jambi Diberhentikan Sementara Kementerian ESDM

Artikel terkait

BUDAYA

Gubernur Al Haris Dianugerahi Gelar Adat Kehormatan Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh 

04/07/2026
2k
BUDAYA

Kota Jambi Masuk Lima Penampil Terbaik Karnaval Budaya Nusantara Rakernas APEKSI XVIII

03/07/2026
2k
POLITIK

Ketua DPRD Kota Jambi Apresiasi Peran PMI, Pastikan Ketersediaan Stok Darah untuk Masyarakat

29/06/2026
2k
LINGKUNGAN

Bapemperda DPRD Jambi Kaji Peluang Karbon dan Wisata Alam dalam Ranperda Tahura

18/06/2026
2k
BUDAYA

Wali Kota Maulana Apresiasi Prestasi LAM Kota Jambi Raih Hatrick Juara Pada Perlombaan Penilaian LAM Tingkat Provinsi

16/06/2026
2k
Next Post

8 Perusahaan Pertambangan Batubara di Jambi Diberhentikan Sementara Kementerian ESDM

Cegah Politik Identitas dan Provokasi Jelang Pemilu 2024, Polri akan Kampanye Kebhinikaan Secara Masif

Edi Purwanto Minta Pemprov Jambi Tegas Selesaikan Permasalahan Angkutan Batubara

Bawaslu Sungai Penuh Gelar Apel Siaga Pengawasan Pemilu 2024

Bawaslu Sungai Penuh Resmi Buka Pendaftaran Lembaga Pemantau Pemilu Tahun 2022

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123