• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Pj Gubernur Jambi Ikuti Rapat Virtual Rakor Monev Vaksinasi Covid 19

Editor
22/04/2021
in PEMERINTAHAN
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID | JAMBI – Penjabat (Pj) Gubernur Jambi Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) vaksinasi COVID-19, Senin (22/2/2021) di Kantor Gubernur Jambi.

Kegiatan ini digelar oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), guna membahas akselerasi percepatan vaksinasi COVID-19 yang dipimpin langsung oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian serta diikuti perwakilan Panglima TNI dan Kapolri, juga Gubernur, Pangdam dan Kapolda seluruh Indonesia.

Pj Gubernur Jambi mengungkapkan, sesuai arahan Menkes Budi Gunadi Sadikin, sangat berharap pada seluruh jajaran pemerintah daerah untuk melakukan percepatan dan terobosan untuk vaksinasi 1,46 juta tenaga kesehatan yang tersebar di 34 provinsi, yang tadinya akan selesai di akhir bulan Februari, ternyata selesai lebih cepat 1 minggu.

Berdasarkan data Kemenkes hingga 14 Februari 2021, tenaga kesehatan yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua sebanyak 425.715 orang.

Sementara itu berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, vaksinasi dosis kedua bagi tenaga kesehatan di Jambi telah dilakukan pendataan terhadap masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi tahap II dengan jumlah penerima vaksin 505.199 orang termasuk di dalamnya lansia yang sebelumnya belum diperbolehkan untuk di vaksin. Dari jumlah tersebut vaksin yang dibutuhkan sekitar 1.010.238 dosis vaksin.

Sesuai dengan petunjuk pusat, pelaksanan vaksinasi tahap II akan dilakukan pada minggu keempat bulan februari ini.

Untuk pendataan sasaran vaksinasi covid tahap II, diperlukan hasil pendataan sasaran dari seluruh OPD dan instansi vertikal di Provinsi dan Kab/Kota, sehingga tersedia data riil hasil pendataan yang terkait dengan jumlah kebutuhan vaksin dan dukungan faskes TNI/Polri sebagai tempat pemberian vaksinasi tahap II. Sehingga dari sasaran yang jumlahnya sudah ada, akan dilakukan pendataan untuk menentukan by name siapa yang akan divaksin.

Menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Raflizar, SKM., M.Kes, vaksinasi tahap pertama yang menyasar pada tenaga kesehatan telah hampir selesai dengan persentase 75% dari 23.848 nakes dan sisanya ditunda karena alasan medis.

Pj Gubernur Jambi menambahkan, kegiatan vaksinasi tahap kedua akan dilanjutkan bagi petugas publik yang akan dilaksanakan bersamaan dengan warga lanjut usia (lansia).

Kemenkes menargetkan vaksinasi dengan total 38,4 juta orang yang membutuhkan sekitar 76 juta dosis vaksin, dengan rincian diantaranya petugas publik yang pekerjaannya harus berhadapan dengan publik seperti Babinsa, Bhabinkantibmas, petugas transportasi umum, pedagang pasar, sipir, dan sebagainya sebanyak 16,9 juta orang dan lansia sebanyak 21,5 juta.

“Rencananya Maret-April, tapi melihat karena lansia ini tidak bisa dilakukan terburu-buru, sehingga Kemenkes akan memperpanjang menjadi Maret-Juni,” tambah Pj Gubernur Jambi mengutip Menkes.

Berdasarkan penjelasan Menkes, sambung Ibu Nunung, sapaan akrabnya, warga yang berusia di atas 60 tahun bisa divaksinasi sesuai rekomendasi BPOM dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

“Menkes berharap pemerintah daerah menyosialisasikan rekomendasi itu, sehingga dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi COVID-19,” tambahnya.

Sementara itu, dalam Rakor Monev tersebut, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan saran atas evaluasi proses vaksinasi yang sudah berlangsung, salah satunya disebutkan Mendagri yaitu kendala tenaga kesehatan yang tidak bisa divaksinasi karena tensinya tinggi.

“Kami sarankan, kalau bisa selain alat tensi digital, juva menggunakan alat tensi manual yang air raksa. Karena yang alat tensi digital sangat sensitif. Banyak sekali dialami, dengan digital 145/95, dicoba dengan yang manual 130/80. Sehingga batal divaksin karena menggunakan tensi digital,” sarannya.

Selain itu, Mendagri juga meminta kepada Kepala Daerah untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa setelah divaksin tidak langsung aman. Karena banyak yang salah persepsi.

“Masih banyak berita di media, yang banyak dipertanyakan masyarakat yang tidak paham kenapa sudah divaksinasi masih tertular Covid. Ini perlu disampaikan betul bahwa kekebalan tubuh itu maksimal 28 hari setelah vaksin kedua. Jadi lebih kurang 42 hari semenjak vaksin pertama atau 28 hari setelah vaksin kedua,” urainya.

Jadi, lanjut Mendagri, selama 42 hari protokol kesehatan tetap dijaga karena masih bisa terinfeksi.

“Bahkan setelah keluar antibodinya pun diupayakan jangan sampai terinfeksi dengan tetap pada protokol menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan benar. Ini sosialisasi di daerah-daerah perlu disampaikan. Mereka pikir kalau sudah vaksin sudah aman sehingga masker dilepas,” demikian Mendagri.(dk)

Baca juga

Komisi III DPRD Kota Jambi Gelar RDP Bahas Revisi Perda No 4 Tahun 2017 dan Penataan Terminal Rawasari

Tunjuk Heru Budi Hartono Sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta, Ini Alasan Presiden Jokowi

Pemerintah Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha dan Investor di IKN

Sering Kecewa, Wabub Robby Hafal Betul Perusahaan yang Absen Ketika Diundang Rapat

Tindaklanjuti Ombudsman RI, Bupati Anwar Sadat Fasilitasi Rapat Sengketa Lahan Masyarakat

Tags: PJ GubernurRapat
Previous Post

Pengembang Genshin Impact Kenalkan Game Baru Khusus Kaum Hawa

Next Post

Trans Siginjai Resmi Beroperasi Di Bandara Jambi,Ini Kata Sekda

Artikel terkait

DAERAH

Dinkes Kerinci Genjot Kapasitas Pengelola BLUD, Target Pelayanan Makin Cepat dan Bermutu

28/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Partisipasi dan Gotong Royong dalam Pembangunan

26/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Jelang Healthy Cities Summit 2026, Pemkot Jambi Bekali 500 Lebih LO untuk Sukseskan Penyelenggaraan

25/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Diza Pimpin Evaluasi Pemerintah Digital, Pemkot Jambi Kejar Penguatan Layanan Publik

22/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Gubernur Al Haris Bersama Danrem 042/Gapu Patroli Udara Tinjau Karhutla di Tanjab Timur

21/09/2026
2k
Next Post

Trans Siginjai Resmi Beroperasi Di Bandara Jambi,Ini Kata Sekda

KPK Datangi Kejati Jambi, Sejumlah Kasi Pidsus Turut Hadir Ada Apa?

Terbukti Langgar Etika Profesi, IDI Beri Sanksi Dokter Kevin

Pura-pura Lumpuh Saat Ditangkap Satpol PP, Pengemis Ini Mampu Kantongi 200ribu Selama 2jam

Ada-ada Saja, Cara Memasak Pria Ini Menjadi Bahan Perbincangan Warganet

Discussion about this post

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123