SEKATO.ID – Hari ini kita hidup dalam diskriminasi masyarakat dengan berbagai alasan. Ketika kecil sering kita lihat bahwa anak perempuan itu lemah, sebaliknya anak laki-laki itu penuh kekerasan. Pandangan itu kita bawa hingga dewasa menganggap jenis kelamin yang satu lebih tinggi daripada lainnya.
Untuk itu perlu diajarkan anak nilai-nilai kesetaraan gender sejak dini untuk mendukung segala potensi dan peluang mereka tanpa membatasi alasan gender. Ini bermanfaat untuk menghilangkan stereotip dan diskriminasi gender di masa depan.
Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengajarkan anak kesetaraan gender sejak dini dari Mommies Daily.
Setiap anak berhak untuk belajar dan jelajah
Semua anak terlepas dari jenis kelaminnya memiliki hak untuk mencapai potensi penuh dalam belajar dan jelajah. Baik itu anak laki-laki maupun anak perempuan memiliki kesempatan sama terhadap minat mereka. Para ahli mengatakan, membatasi aktivitas menurut jenis kelamin dapat menghambat perkembangan anak.
Jangan batasi aktivitas anak
Kita semua tahu bahwa dari jenis-jenis mainan tertentu yang secara menargetkan anak laki-laki cenderung mengembangkan keterampilan spasial. Di sisi lain, mainan “feminin” merangsang lebih banyak aktivitas sosial dan kepedulian. tanpa disadari dapat membatasi perkembangan kecerdasan anak sejak awal.
Beri contoh dengan tindakan langsung
Anak-anak tumbuh dengan kemampuan hebat dalam menyerap dan mereproduksi perilaku dari melihat kehidupan sehari-hari. Sebuah penelitian pada tahun 2001 menunjukkan, menampilkan pembagian pekerjaan rumah tangga pada anak-anak secara langsung dengan pemisahan peran laki-laki dan perempuan. Perempuan dan laki-laki bisa saling membantu pekerjaan rumah terlepas dari jenis kelaminnya.
Berbicara terbuka dengan anak
Meskipun mereka dibesarkan dalam lingkungan yang bebas stereotip gender di rumah, anak-anak dapat menerima konsep pemisahan peran gender di media, di sekolah, keluarga besar serta teman sebayanya.
Tantangan terbesar yang harus diperhatikan adalah menjawab stereotip. Mulailah berbicara dengan anak-anak. Berikan mereka pemahaman bahwa anak laki-laki dan anak perempuan adalah sama dan keduanya memiliki hak dan peluang setara dalam mengeksplorasi dunianya.
Biarkan anak mengungkapkan emosinya
Anak-anak perlu tahu bahwa mereka dapat mengungkapkan semua perasaan mereka. Tidak ada emosi perempuan atau emosi laki-laki. Anak laki-laki biasanya ditekankan tidak boleh menangis dan harus kuat. Sedangkan anak perempuan harus lebih bersabar dan tidak boleh marah.
Padahal semua emosi dan perasaan adalah milik semua manusia tanpa mengenal jenis kelamin. Baik itu anak perempuan dan laki-laki boleh mengungkapkan perasaan mereka.
Berikan pendidikan seks dan gender
Pendidikan seks dan gender akan membantu mereka lebih menghargai diri sendiri dan orang lain tanpa mengenal jenis kelamin dan gender. Dengan begitu, mereka bisa menyadari bahwa tiap gender memiliki peluang dan hak yang sama untuk belajar dan mengeksplorasi minat mereka.












Discussion about this post