SEKATO.ID, JAMBI – Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Jambi resmi memulai aktivitas pendidikan dengan menerima puluhan siswa baru tahun ajaran ini. Program yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu itu menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan.
Pemerintah Kota (Pemkot ) Jambi memastikan akan mendukung penuh keberlangsungan sekolah tersebut, mulai dari penyediaan fasilitas hingga penguatan operasional agar mampu mencetak generasi yang berkualitas.
Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan pendidikan yang dapat diakses masyarakat kurang mampu. Ia mengungkapkan lokasi sekolah sebelumnya merupakan kawasan yang kurang tertata sebelum akhirnya dibangun menjadi fasilitas pendidikan.
“Saya langsung menginstruksikan OPD mencari lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Rasanya seperti mimpi. Dulu tempat ini berantakan,” kata Maulana saat meninjau kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (31/7).
Menurutnya, perubahan kawasan tersebut menunjukkan bahwa lahan yang sebelumnya tidak produktif kini telah dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan dan masa depan anak-anak.
Maulana menegaskan, Pemerintah Kota Jambi akan terus memberikan dukungan agar Sekolah Rakyat berkembang menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya memberikan pembelajaran akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik.
“Pemkot Jambi akan terus memberikan dukungan sehingga Sekolah Rakyat benar-benar menjadi tempat anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik, membangun karakter, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan ODHA Kementerian Sosial RI, Anna Puspasari, menyebut Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Menurutnya, sekolah berasrama tersebut tidak hanya menyediakan layanan pendidikan, tetapi juga pembinaan karakter, pemenuhan kebutuhan gizi, layanan kesehatan, hingga pendampingan sosial bagi seluruh peserta didik.
“Sekolah Rakyat ini bukan hanya tempat belajar. Ini adalah rumah kedua yang memberikan perlindungan, pembinaan karakter, dan harapan baru bagi anak-anak,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menilai sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kota Jambi menjadi modal penting dalam menyukseskan program tersebut. Ia berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 mampu melahirkan generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter dan daya saing.
Pada tahun ajaran perdana ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Jambi menerima puluhan peserta didik. Seluruh siswa mengikuti pendidikan secara gratis dengan sistem berasrama, serta memperoleh fasilitas pendidikan, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, dan pembinaan karakter selama menjalani proses belajar.
(IMG)












Discussion about this post