SEKATO.ID, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan komitmennya bersama Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah. Salah satu langkah konkret yang terus diperkuat adalah peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), termasuk menghadirkan toko inflasi di sejumlah pasar guna menjaga harga bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH saat menghadiri Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jambi di Swiss-Belhotel Jambi, Senin (26/1).
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jambi yang secara konsisten terus berperan aktif menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya melalui pengendalian inflasi di Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.
Menurut Gubernur, peran BI kini semakin nyata dirasakan masyarakat. Tidak hanya bergerak di kebijakan moneter, BI juga turun langsung membina sektor riil seperti UMKM, industri rumahan, hingga para petani.
“Hari ini BI tidak hanya bicara soal moneter, tapi sudah menyentuh langsung masyarakat di tingkat bawah. Membina UMKM, membantu petani dan pelaku usaha. Ini sangat luar biasa,” ungkapnya.
Gubernur Al Haris mengungkapkan, meski ada tekanan dari fluktuasi harga sejumlah komoditas seperti cabai, kondisi ekonomi Jambi secara umum masih terjaga. Ia menyebut inflasi Jambi secara tahunan pada akhir tahun lalu berada di angka 3,71 persen dan relatif stabil dibanding banyak provinsi lain. Sementara pertumbuhan ekonomi Jambi pada triwulan ketiga tahun lalu tercatat tumbuh 4,77 persen.
“Ekonomi daerah cukup baik, daya beli masyarakat masih terjaga, angka pengangguran dan kemiskinan juga menurun. Hanya memang sekarang harga cabai masih tinggi dan tidak menentu,” jelasnya. Ia menambahkan, distribusi hasil pertanian ke provinsi tetangga turut memengaruhi pasokan komoditas di dalam daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BI Jambi sebelumnya, Warsono, yang dinilai berhasil membangun sinergi kuat dengan pemerintah daerah.
“Pak Warsono tidak sekadar menjalankan tugas, tapi bekerja dengan jiwa. Membina hubungan baik dengan semua pihak demi pertumbuhan ekonomi Jambi. Kami doakan sukses di tempat tugas yang baru,” tuturnya.
Al Haris juga menyambut Kepala Perwakilan BI Jambi yang baru, Tedy Arief Budiman, dan berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat.
“Kami yakin Bapak Tedy dapat melanjutkan bahkan meningkatkan kinerja BI Jambi dengan inovasi-inovasi baru demi Jambi yang lebih maju dan berdaya saing,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas kemitraan erat yang telah terjalin. Ia menyebut promosi Warsono sebagai bentuk kepercayaan setelah menunjukkan kinerja baik selama bertugas di Jambi.
“Pak Warsono kami promosikan. Setelah ditempa di Jambi, kini kami beri tantangan di Jayapura. Insya Allah sukses,” ujar Perry.
Perry menegaskan bahwa BI merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Ia memaparkan bahwa ke depan BI Jambi akan terus memastikan ketersediaan uang layak edar hingga ke pelosok daerah, terutama menjelang Ramadhan. Selain itu, BI juga akan memperkuat langkah menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi melalui penguatan ketahanan pangan dan kerja sama antar daerah.
BI juga terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas unggulan seperti sawit dan karet. Di sisi lain, penguatan ekonomi kerakyatan dilakukan lewat pembinaan UMKM, pengembangan ekonomi syariah, serta pemberdayaan pondok pesantren. Upaya digitalisasi sistem pembayaran juga menjadi fokus, melalui perluasan penggunaan QRIS dan elektronifikasi transaksi keuangan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Perry Warjiyo juga menitipkan Tedy Arief Budiman sebagai pemimpin baru BI Jambi yang telah memiliki pengalaman panjang memimpin kantor perwakilan BI di berbagai daerah serta bertugas di kantor pusat.
“Insya Allah beliau akan melanjutkan dan memperkuat kinerja BI Jambi,” pungkas Perry.
Dengan sinergi yang terus diperkuat antara BI dan Pemerintah Provinsi Jambi, stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
(ARA)












Discussion about this post