• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Komodo Masuk Daftar Spesies Terancam Punah

Editor Ara Permana Putra
06/09/2021
in DUNIA, LINGKUNGAN, NASIONAL, RAGAM
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID | JAKARTA – Komodo sebagai spesies kadal terbesar di dunia berada dalam ancaman kepunahan karena naiknya permukaan air menyusutkan habitat aslinya.

Hewan tersebut telah dipindahkan dari daftar rentan International Union for Conservation of Nature (IUCN) ke daftar spesies yang terancam punah.

Perubahan status spesies ini adalah kasus pertama dalam lebih dari dua dekade.

Makalah peer-review tahun lalu tentang bagaimana pemanasan global akan mempengaruhi kadal raksasa ini, menyimpulkan bahwa tindakan konservasi mendesak diperlukan untuk menghindari risiko kepunahan.

Kadal asli Indonesia yang hidup di Pulau Komodo itu memiliki habitat asli di hutan atau sabana terbuka.

Kemampuannya untuk hidup di daratan yang lebih tinggi di atas 700 meter di atas permukaan laut menunjukkan bahwa jumlahnya berada pada risiko parah untuk terancam oleh naiknya permukaan laut.

Baca juga

No Content Available

Menurut IUCN, naiknya permukaan laut akan berdampak pada 30 persen habitat komodo dalam 45 tahun ke depan.

Meski subpopulasi di Taman Nasional Komodo saat ini stabil dan terlindungi dengan baik, tapi habitat hewan itu di Pulau Flores diyakini telah menyusut lebih dari 40 persen antara tahun 1970 dan 2000.

Spesies yang diperkirakan tersisa 5.700 ekor ini juga terancam karena aktivitas gunung berapi, gempa Bumi, perburuan oleh manusia, dan perburuan hewan yang menjadi sumber makanan komodo.

“Fakta bahwa hewan ini bergerak lebih dekat ke kepunahan sebagian karena perubahan iklim sangat menakutkan,” kata Dr Andrew Terry, direktur konservasi di Zoological Society of London (ZSL), dikutip dari Independent, Senin (6/9/2021).

Reptil raksasa ini diperkirakan dapat tumbuh hingga tiga meter, hidup selama sekitar 30 hingga 50 tahun, dan mampu bergerak dengan kecepatan hingga 12 mph.

Komodo jantan rata-rata memiliki berat hingga 90 kg dan betina hingga 70 kg.

Saat ini, komodo terberat yang pernah tercatat memiliki berat lebih dari 150 kg, termasuk makanan yang tidak tercerna di dalam perutnya.

Hewan ini memakan kelelawar buah, babi, rusa, dan kerbau.Air liurnya yang berbisa mampu membuat tekanan darah mangsanya tiba-tiba turun dan mencegah darahnya membeku.

Selain mengumumkan perubahan status komodo, IUCN juga melaporkan empat dari tujuh spesies tuna yang paling banyak ditangkap menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Organisasi tersebut mengatakan bahwa ini adalah upaya beberapa negara untuk menegakkan kuota penangkapan ikan yang berkelanjutan dan mengatasi penangkapan ikan ilegal.

Sumber: suara.com

Tags: Komodoreptilspesiesterancam punah
Previous Post

Erick Thohir: UMKM Bukanlah Saingan BUMN

Next Post

Serbuan Vaksin Covid-19 dari Kodim 0420/Sarko untuk Pelajar di Merangin

Artikel terkait

RAGAM

TNI Fun Run 2026 Menggelegar di Jambi, Ribuan Pelari Bersatu Semarakkan HUT ke-81 TNI

27/09/2026
2k
RAGAM

Milad ke-60, KAHMI Muaro Jambi Soroti Karhutla dan Masa Depan Lingkungan

26/09/2026
2k
RAGAM

Pemkot Jambi Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada Ahli Waris Ketua RT 54

24/09/2026
2k
RAGAM

Agrobiopori, Strategi Pemkot Jambi Perkuat Pangan dari Lahan Pekarangan

21/09/2026
2k
RAGAM

Sambut HUT Ke-81 TNI, Korem 042/Gapu Gelar Donor Darah, Sunatan Massal dan Pengobatan Gratis

20/09/2026
2k
Next Post

Serbuan Vaksin Covid-19 dari Kodim 0420/Sarko untuk Pelajar di Merangin

Bagaimana Menghentikan Rumor dan Disinformasi

Melalui Paracita Atmaloka Diharapkan Peduli Lingkungan Berkesinambungan Tumbuh di Diri Generasi Muda

Kejati Jambi Tetapkan 1 Pegawai BRI Syariah CP Muarobungo Sebagai Tersangka Dugaan Kredit Fiktif

Pemkab Muaro Jambi Melakukan Kesepakatan Bersama Pemkab Batanghari

Discussion about this post

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123