• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Kapolres Tanjabar Taklukkan Pak Janggut, Sang Legendaris Pembakar Lahan Puluhan Tahun

Editor Ara Permana Putra
12/03/2021
in DAERAH
A A
0
PostTweetSendShareScan

KUALA TUNGKAL — Palile (78) alias Pak Janggu warga Parit 9, Desa Baung, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) tersebut telah melakukan pembukaan lahan selama 64 tahun dengan cara dibakar namun kini rutinitasnya itu tidak lagi di lakukan.

Hal itu diakibatkan pendekatan humanis yang dilakukan Kapolres Tanjabar AKBP Guntur Saputro sedikitnya ada empat kali pendekatan secara intens dilakukan mantan Kasubdit Indagsi Ditrektorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi ini.

Pak Janggut mengatakan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini datang menemui dirinya untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Namun selama itu pula tidak asa satupun yang datang dengan memberikan solusi membuka lahan dengan tidak membakar.

“Selama ini yang ada hanya melarang, tidak ada solusi. Saya kalo di larang makin jadi, apalagi melarang nya marah-marah. Itu yang selama ini terjadi,”katanya, Jumat (12/3/2021).

Menurunya, dirinya saat Kapolres datang menyikapi dengan sinis. Sebab, ia beranggapan kedatangan kapolres tersebut akan marah marah seperti para penegak hukum lainnya sebelumnya.

“Awalnya iya kita tidak mau terima pak Kapolres datang. Tapi selama ngobrol saya lihat berbeda dengan yang lain. Pak kapolres awalnya melarang saya tapi kemudian dia bilang suruh manfaatkan lahan jadi pupuk tanaman,”sebutnya

Baca juga

Tim Tabur Kejati Jambi Tangkap DPO Terpidana Perzinahan di Sipin Jambi

Dinkes Kerinci Genjot Kapasitas Pengelola BLUD, Target Pelayanan Makin Cepat dan Bermutu

TNI Fun Run 2026 Menggelegar di Jambi, Ribuan Pelari Bersatu Semarakkan HUT ke-81 TNI

Usai Raih Perak Asian Games 2026, Atlet Dayung Jambi Ali Mardiansyah Bidik Olimpiade LA

Musprov IMI Jambi 2026 Siap Digelar, Ketua Baru Ditentukan 3 Oktober

Namun, hal tersebut tidak terlalu di gubris olehnya. Ternyata Kapolres tidak hanya datang satu kali, setidaknya sudah empat kali Kapolres datang dan Kamis (11/3/2021) Kapolres bersama dengan personil polres Tanjabbar dan penyuluh pertanian tidur di lokasi lahan.

Upaya yang di lakukan ini ternyata memberikan tempat bagi Kapolres di hati Pak Janggut. Ia menyebut kini menerima saran dari Kapolres dan kini tengah di lakukan oleh anak angkatnya (kelompoknya).

“Ya sekarang kita terima saran dari pak Kapolres karena tadi dia juga mau kasih solusi dan turun langsung untuk kasih solusi ke kita. Saya kasih waktu lah kepada pak Kapolres untuk lakukan solusi ini dan kalo berhasil kita tidak akan bakar lagi dan kalo tidak berhasil kita minta cari solusi lagi,” ungkapnya

Adapun solusi yang ditawarkan oleh Kapolres kepada Pak Janggut dan kelompoknya adalah dengan membuka lahan dengan cara ladang dan memanfaatkan limbah dari tanaman untuk di jadikan pupuk kompos.

Solusi ini di apresiasi dengan kelompok Pak Janggut. Diakui Pak Janggut satu bulan setengah ini dirinya tidak lagi membakar lahan. Ini juga sebagai janji yang Ia sampaikan kepada Kapolres untuk tidak membakar lahan dan mulai melakukan pengolahan pupuk kompos.

Diceritakan olehnya bahwa biasanya hampir setiap hari Ia membakar lahan untuk kemudian di tanam. Waktu yang dilakukan untuk membakar lahan seperti kondisi saat ini, ketika cuaca panas dan angin kencang. Lagi-lagi baginya dengan membakar lahan ini akan menyuburkan tanaman yang akan di tanam.

“Sebulan setengah ini saya stop. Tidak bakar lahan, saya sampaikan juga ke anak angkat saya untuk tidak bakar lahan, kamu istirahat saja. Biasanya mereka jaga lahan kalo lahan itu saya bakar,”sebutnya

Kini, Pak Janggut mulai mengolah ranting-ranting tanaman serta daun-daun kering untuk di jadikan pupuk kompos. Selain itu, Pak Janggut dan kelompoknya mulai melakukan penanaman, meskipun saat ini masih diberikan bimbingan bersama dengan personil polres dan penyuluh pertanian serta seorang ahli pertanian.

“Kalo biasanya kan sudah kita bakar langsung tanam. Kalo ini kan hal baru, jadi memang masih banyak belajar. Kita juga berharap hasil nya lebih banyak dari kita menggunakan lahan yang di bakar,”katanya

“Kalo ini berhasil kita akan beralih tanam dengan cara ini. Tapi kalo memang hasilnya tidak sesuai ya kita tetap minta solusi sama pak Kapolres bagaimana hasil nya supaya lebih banyak dari yang kita dengan cara membakar,” pungkasnya

Pak Janggut dan kelompoknya adalah satu diantara masyarakat di luar sana yang sudah lama mempertahankan budaya membakar lahan. Namun, dengan pendekatan persuasif, sedikit demi sedikit mindset membakar lahan dengan cara membakar dan mindset tanah bekas bakaran dapat menyuburkan tanaman selamanya mulai berubah.

“Ya apalagi saya ini kan memang tidak banyak tahu soal tanaman, yang saya tau cuma bakar lahan, nanam sayuran, tumbuh sudah cukup untuk makan sehari-hari ya sudah. Tapi kalo dikasih solusi ini dan hasilnya akan baik, pasti kita terima dan tidak bakar lagi.”tandasnya (WN)

Previous Post

Buka Rakor Kependudukan, Penjabat Gubernur Berkomitmen Wujudkan Jambi Tertib Administrasi Kependudukan

Next Post

PN Jakarta Pusat Terima Gugatan Partai Demokrat

Artikel terkait

DAERAH

Dinkes Kerinci Genjot Kapasitas Pengelola BLUD, Target Pelayanan Makin Cepat dan Bermutu

28/09/2026
2k
DAERAH

Lima Hari Tanpa Kepastian, Keluarga Korban Tabrak Lari di Sungai Rengas Pertanyakan Penanganan Polisi

18/09/2026
2k
DAERAH

Enam Anggota DPRD Dapil Kerinci-Sungai Penuh Disarankan Pindah ke Sumbar, Habib: Jangan Lempar Kegagalan ke Daerah

14/09/2026
2k
DAERAH

Antisipasi Bahaya Kabut Asap, Pemdes Baru Semerah Bagikan Masker Gratis

10/09/2026
2k
DAERAH

Langkah Nyata SMSI Kerinci-Sungai Penuh, 10 Ribu Masker Dibagi kepada Masyarakat

10/09/2026
2k
Next Post
FOTO: Suara.com/Bagaskara

PN Jakarta Pusat Terima Gugatan Partai Demokrat

Gerebek Tempat Judi Ikan di Kota Jambi, Tim Gabungan Hanya Amankan Pengelola

FOTO: cnbcindonesia.com

Prof. Amin Soebandrio: Vaksin COVID-19 di Indonesia Efektif Tangkal Virus B117

FOTO: knowyourmeme.com/blinking white guy

Bagaimana Supaya Tidak Menjadi Beban Keluarga?

Bupati Kerinci H. Adirozal dan Gubernur Jambi H. Fachrori Umar, menghadiri Acara Kenduri Sko dan Mandi Balimau Tigo Luhah Semurup, desa Semurup, kecamatan Air Hangat Kerinci, pada Rabu,01 Mei 2019 FOTO: jambilink.com

Kenduri Sko, Tradisi Masyarakat Kerinci Yang Masih Bertahan

Discussion about this post

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123