• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Indonesia Peringkat Teratas Ramah Fintech Syariah Secara Global

Editor Ara Permana Putra
17/04/2021
in EKONOMI
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID – Laporan Global Islamic Fintech Report 2021 oleh Dinar Standard mengungkap Indonesia punya peran penting dalam teknologi finansial (fintech) syariah secara global.

Indonesia menjadi salah satu negara teratas market size transaksi mencapai US$2,9 miliar selama 2020.

Indonesia menduduki peringkat ke-5, di bawah Arab Saudi (US$17,9 miliar), Iran(US$9,2 miliar), Uni Emirat Arab (US$3,7 miliar), dan Malaysia (US$3 miliar). Adapun, total market size fintech syariah dari 57 negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI atau Organisation of Islamic Cooperation/OIC) sepanjang 2020 mencapai sekitar US$49 miliar. 

Walaupun angka ini baru mencerminkan 0,7 persen dari pangsa fintech global secara keseluruhan, namun transaksi fintech syariah diproyeksi mencapai US$128 miliar pada 2025 dengan tingkat pertumbuhan kumulatif tahunan (CAGR) 21 persen.

Indonesia juga posisi teratas dalam capaian skor indeks global Islamic fintech (GIFT) dengan 66 basis poin, yaitu peringkat ke-4 dari 64 negara OIC dan Non-OIC pilihan yang telah aktif mendukung ekosistem fintech syariah. Malaysia memiliki skor tertinggi, yaitu 87.0 poin, disusul Arab Saudi dengan skor 76 poin, serta UAE di peringkat ke-3 dengan skor 70 poin. Adapun, Indonesia tercatat memiliki skor di atas negara Non-OIC terbaik soal fintech syariah, yaitu UK dengan 56 poin. Negara lain yang masih menduduki posisi 10 besar, di antaranya Bahrain, Kuwait, Iran, Pakistan, dan Qatar.

Oleh sebab itu, dari sisi potensi suatu negara menjadi Hubs Fintech Syariah, Indonesia terbilang mature, atau masih dalam posisi Low Growth, High Conduciveness, masih kalah dari Malaysia dan UAE yang masuk kategori leader (High Growth, High Conduciveness).

Baca juga

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Perhelatan Olahraga Internasional Tahun 2023

75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Mesir Komitmen Kerja Sama Bidang Lingkungan dan Perdagangan Produk Unggulan

Indonesia dan India Sepakati Kontrak Dagang Senilai Rp 15 Triliun

Indonesia-Korea Selatan Tandatangani Kerja Sama Bisnis Senilai USD 7 Juta

Indonesia dan Australia Perbarui Kerjasama Ekonomi Kedua Negara

“Arab Saudi, Indonesia, Iran, dan Bahrain, kawasan yang kondusif bagi platform fintech syariah, walaupun menunjukkan pertumbuhan yang relatif rendah di tingkat domestik dalam ukuran pasar. Terutama Arab Saudi dan Indonesia, mungkin lebih menarik bagi investor tahap later-stage,” tulis laporan ini seperti dikutip dari Bisnis.com, Jumat (16/4/2021).

Indonesia diharapkan mampu meraup market size transaksi dari seluruh jenis fintech syariah, antara lain crowdfunding, insurance, alternative finance, lending, digital assets, raising fund, wealth management, dan social finance mencapai US$8,3 miliar pada 2025.

Dari indikator assesstment, kelebihan Indonesia paling utama berada pada sisi capital, sharia compliance & talent dengan nilai 4 dari 5, sementara partisipasi bank, regulasi, kedekatan konsumen, dan akses ke fintech internasional hanya bernilai 3 dari 5.

Sementara iklim regulasi yang kondusif buat perkembangan fintech syariah di Indonesia berada di sektor lending, crowdfunding, payments, dan e-money.

Sebagai perbandingan, Malaysia melahap indikator market share islamic finance, regulasi, talent, dan kedekatan konsumen dengan nilai sempurna, sisanya bernilai 4 dari 5. Inisiatif regulasi pun sudah lebih maju, yang kini mengarah kepada Digital Currency & Tokens, E-Money, EKYC, Digital Banking, dan Digital Assets.

Dengan sorotan besar terhadap Malaysia dan juga Indonesia ini, ASEAN pun pada akhirnya turut menjadi kawasan paling diperhatikan berkaitan industri fintech syariah, menurut para responden yang terdiri dari 300 lebih pemain fintech syariah di negara OIC dan Non-OIC pilihan.

Sebanyak 36 persen responden mengawasi ASEAN sebagai kawasan dengan pertumbuhan ekosistem fintech syariah paling cepat pada 2021. Kawasan ini juga menjadi yang ‘terpanas’ atau tertinggi dari sisi global opportunity heatmap fintech syariah, mengalahkan kawasan MENA-GCC dan Eropa, juga South & Central Asia.

Tags: Arab SaudiBahrainEkonomi SyariahFintech SyariahGlobal Islamic Fintech ReportIndonesiaIslamKuwaitMalaysiaOrganisation of Islamic CooperationSyariahUni Emirat Arab
Previous Post

Pengamat Kesulitan Melihat Posisi PAN Sebagai Pendukung Pemerintah atau Oposisi

Next Post

Stok Daging Beku Menipis, Perum Bulog Pastikan Segera Tercukupi

Artikel terkait

DAERAH

JBC+ Resmi Diluncurkan, Belanja di Jambi Business Center Kini Makin Untung dengan Poin & Reward

02/07/2026
2k
EKONOMI

Harga BBM Nonsubsidi di Sumbagsel Turun Signifikan, Ini Daftar Tarif Terbarunya

02/07/2026
2k
EKONOMI

Digitalisasi Bansos Kota Jambi Dimulai, 203 Ribu Warga Jadi Sasaran Program Percontohan

30/06/2026
2k
EKONOMI

Bioflok Buka Peluang Baru Warga Kasang Lopak Alai, Budidaya Ikan Air Tawar Jadi Sumber Penghasilan Tambahan

23/06/2026
2k
EKONOMI

Batik Air Buka Rute Jakarta–Muara Bungo, Al Haris Sebut Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Jambi Barat

15/06/2026
2k
Next Post

Stok Daging Beku Menipis, Perum Bulog Pastikan Segera Tercukupi

Messi Beri Tiga Jersey Demi Vaksin Sinovac Untuk Pemain Bola

Utang Luar Negeri Kian Bertambah, Ekonom Indef Minta Pemerintah Waspada

Tangkal Konten Negatif, Kominfo Rilis Modul Literasi Digital

Mapala Pamsaka Kuala Tungkal Gelar Nonton Bareng Film Kinipan Menjelang Berbuka Puasa

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123