SEKATO.ID | JAKARTA– Pentingnya peran media dalam dinamika isu keberagaman yang tengah bergejolak. Hal ini dikatakan Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana dalam acara diskusi bertajuk ‘Jurnalis di Tengah Gejolak Isu Keberagaman’ yang diselenggarakan oleh Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Hall Dewan Pers, Jakarta.
“Sebuah momentum yang baik karena kita dari awal membuat konten, bagaimana kita mengambil konten di lapangan senantiasa memang terkait dengan isu keberagaman, isu kebergaman ini prinsip jurnalistik yang harus dipahami,” ujar Yadi di Hall Dewan Pers, Rabu (16/6/2021).
“Semua yang kita lakukan selain apa namanya negara kita terdiri dari beragam agama etnis dan lainnya. Bagaimana kode etik jurnalistik membuat konten dan menyampaikannya,” sambungnya.
Ia juga menambahkan, pihaknya menyampaikan alasan mengapa mengambil tema-tema tentang keberagaman.
Yadi menjelaskan, IJTI merupakan organisasi yang memiliki keanggotaan lebih dari 2.000 orang di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Meraukae.
“Dalam memberikan pelatihan memiliki rules dan memahami cara membuat karya yang baik, agar karya tersebut menjadi berguna bagi masyarakat. Dan sebuah strategi atau cara bagaimana produk jurnalis berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu hadir juga M. Nuh Ketua Dewan Pers, selain itu para narasumber yang mengisi acara antara lain Jamalul Insan Anggota Dewan Pers, Imam Wahyudi Ketua Dewan Pertimbangan IJTI dan Gafar Yoedtadi Dosen Fikom Untar.
Diskusi tersebut berjalan lancar dan mengalir. Para peserta baik lewat zoom maupun yang hadir langsung turut aktif mengajukan pertanyaan.
Sumber: okezone












Discussion about this post