• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Hasil Panen di Senyerang Tak Kunjung Terjual, Gerbang Tani Tanjabbar Desak Pemkab Carikan Solusi

Editor Ara Permana Putra
27/03/2021
in DAERAH
A A
0
PostTweetSendShareScan

KUALATUNGKAL — Sejumlah petani sawah di wilayah Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengeluhkan hasil panen mereka yang tak kunjung terjual. Pemerintah daerah setempat diminta segera mencarikan solusi untuk menyelesaikan masalah ini.

Ketua DPC Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia ( Gerbang Tani) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Suheri Abdullah saat turun ke Senyerang mengaku mendapatkan keluhan sejumlah petani terkait beras para petani khususnya di Kecamatan Senyerang tidak laku.

Dikatakannya, penyebab beras petani tidak terjual yakni pembeli tidak lagi membeli hasil panen di wilayah Senyerang.

“Kalau biasanya kan dari Kualatungkal yang beli di sini, tapi sekarang sudah tidak ada lagu, sehingga para petani kebingungan menjual hasil panen mereka,” ujar pria yang akrab panggil Kang Hery ini.

Selain itu, harga beras ditingkat petani yang sangat murah membuat para petani enggan menjual hasil pertaniannya.

” Harga beras ditingkat petani saat ini sangat murah, yakni berkisar antara Rp.600 ribu hingga Rp.700 ribu per kwintalnya, sehingga para petani enggan menjual berasnya. Padahal biasanya harga beras berkisar antara Rp.850 hingga Rp.900 ribu perkwintalnya,” ujarnya.

Baca juga

Kekurangan Air Bersih Jadi Masalah, Wawako Diza Ungkap Kendala Pemkot Jambi

Kemas Faried: Perubahan APBD 2026 Harus Selaras dengan Hasil Evaluasi Pemprov

Wawako Jambi Sebut APBD Perubahan Siap Dieksekusi, Sasar Kemiskinan Ekstrem dan Kesehatan

Wakil Ketua DPRD Jambi Soroti Harga Pangan dan Kesejahteraan Petani

Dari Kampung Bahagia ke Kampung Digital, RT se-Kota Jambi Diajak Berkompetisi

Padahal saat ini, diwilayah Senyerang sudah mulai musim tanam dan menjelang puasa, sehingga para petani butuh modal untuk puasa dan kembali bercocok tanam.

“Saat ini para petani diwilayah Senyerang kan musim tanam, sehingga butuh modal untuk tanam, apalagi menjelang puasa ramadhan,” ungkapnya.

Hery meminta pemerintah, khususnya pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencarikan solusi keluhan para petani ini.

“Saat saya turun lapangan petani mengeluh ada puluhan ton beras hanya tersimpan tidak terjual, Bulog dan Pemda harus sama-sama kita selesaikan masalah ini secepatnya. Dan permasalahan ini bukan untuk hari ini saja diselesaikan namun ini untuk jangkauan panjang ke depan,” tegasnya.(wn)

Previous Post

Dinilai Buruk Bagi Gabah Petani, Presiden Jokowi Akhirnya Tunda Kebijakan Impor Beras Hingga Juni

Next Post

Apa Kata Rocky Gerung Soal Larangan Mudik Lebaran?

Artikel terkait

DAERAH

Dinkes Kerinci Genjot Kapasitas Pengelola BLUD, Target Pelayanan Makin Cepat dan Bermutu

28/09/2026
2k
DAERAH

Lima Hari Tanpa Kepastian, Keluarga Korban Tabrak Lari di Sungai Rengas Pertanyakan Penanganan Polisi

18/09/2026
2k
DAERAH

Enam Anggota DPRD Dapil Kerinci-Sungai Penuh Disarankan Pindah ke Sumbar, Habib: Jangan Lempar Kegagalan ke Daerah

14/09/2026
2k
DAERAH

Antisipasi Bahaya Kabut Asap, Pemdes Baru Semerah Bagikan Masker Gratis

10/09/2026
2k
DAERAH

Langkah Nyata SMSI Kerinci-Sungai Penuh, 10 Ribu Masker Dibagi kepada Masyarakat

10/09/2026
2k
Next Post
Pengamat Politik, Rocky Gerung. FOTO: Tirto.id

Apa Kata Rocky Gerung Soal Larangan Mudik Lebaran?

FOTO: freepik

Mau Jadi Morning Person? Lakukan Kebiasaan Kecil Ini Yuk!

FOTO: Facebook/First Afrique

Bazoule, Desa Di Afrika Barat Dimana Manusia dan Buaya Bersahabat

FOTO: Instagram.com/setia_dini91

Mengapa Bika Ambon Berasal Dari Medan?

Ledakan diduga bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, jalan Kajaolalido, Makasar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). FOTO: Detik.com/Ibnu Munsir

Bom Bunuh Diri Meledak Di Gereja Katedral Makasar, Kapolda Sulsel: Daya Ledak High Explosive

Discussion about this post

Kalender

October 2026
SMTWTFS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123