SEKATO.ID, JAMBI – Kesejahteraan petani di Provinsi Jambi kembali menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2026 mencapai 190,26, meningkat 0,79 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kenaikan NTP menunjukkan pendapatan yang diterima petani meningkat lebih cepat dibandingkan biaya yang mereka keluarkan untuk konsumsi rumah tangga maupun produksi pertanian.
Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh naiknya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 0,91 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya naik 0,12 persen.
Secara tahunan, kondisi petani juga mengalami perbaikan signifikan. NTP Juli 2026 tercatat 13,35 persen lebih tinggi dibandingkan Juli 2025.
Selain itu, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) pada Juli 2026 turut naik 0,08 persen. Kenaikan terjadi pada hampir seluruh kelompok pengeluaran rumah tangga, kecuali kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang turun tipis sebesar 0,03 persen.
Di sisi lain, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) juga mengalami peningkatan menjadi 193,94, atau naik 0,65 persen dibandingkan Juni 2026.
Peningkatan NTP dan NTUP menjadi sinyal bahwa sektor pertanian di Jambi masih mampu menjaga daya saing sekaligus meningkatkan kemampuan ekonomi petani di tengah dinamika harga kebutuhan masyarakat.
(ARA)












Discussion about this post