SEKATO.ID, JAMBI – Laju inflasi tahunan di Provinsi Jambi pada Juli 2026 mencapai 3,25 persen secara year on year (y-on-y). Kenaikan harga masih dipicu oleh sejumlah kelompok pengeluaran utama, terutama transportasi, makanan, hingga jasa perawatan pribadi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juli 2026 tercatat sebesar 112,41. Dari seluruh daerah penghitungan inflasi di Jambi, Muara Bungo mencatat inflasi tertinggi sebesar 4,21 persen, sedangkan Kabupaten Kerinci menjadi yang terendah dengan inflasi 3,14 persen.
Kenaikan harga terjadi pada hampir seluruh kelompok pengeluaran. Transportasi menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan 4,73 persen, disusul kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 4,42 persen, makanan, minuman dan tembakau 4,24 persen, kesehatan 4,18 persen, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya yang melonjak hingga 6,35 persen.
Sementara itu, hanya kelompok pakaian dan alas kaki yang mengalami penurunan indeks sebesar 4,20 persen.
Meski inflasi tahunan masih terjadi, secara bulanan (month to month) Provinsi Jambi justru mengalami deflasi sebesar 0,06 persen pada Juli 2026. Adapun inflasi sejak awal tahun (year to date) tercatat sebesar 1,73 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan tekanan harga di Jambi masih terkendali, meskipun beberapa kebutuhan masyarakat masih mengalami kenaikan dibanding periode yang sama tahun lalu.
(ARA)












Discussion about this post