SEKATO.ID | JAMBI – Layanan pemeriksaan Covid-19 menggunakan GeNoSe C19, mulai diterapkan di Bandara Sultan Thaha Jambi, hari ini (12/4). Penumpang yang hendak melakukan penerbangan, kini dapat memeriksakan diri dengan membayar Rp40 ribu.
Plt EGM Angkasa Pura II Jambi, Fredho Perdana Putra mengatakan, mereka yang akan tes Covid-19 dengan GeNose C19 harus memiliki tiket penerbangan di hari pemeriksaan. Di lokasi pengecekan, penumpang akan diarahkan petugas untuk mendapatkan fasilitas ini.
Saat simulasi pada Minggu (11/4), penumpang yang akan tes GeNose C19 harus dalam keadaan sehat. 30 menit sebelum pemeriksaan, penumpang dianjurkan berpuasa dan tidak makan jenis makanan yang berbau menyengat.
“Makanan seperti durian, jengkol atau pete, kopi, rokok dan bawang, itu dianjurkan jangan dimakan kalau mau mengecek Covid-19 dengan GeNose C19. Sebab, tes ini kan sensitifitas terhadap udara, nanti akan mempengaruhi hasilnya,” kata dia.
Lanjutnya, pemeriksaan GeNose C19 hanya dilakukan 1 kali saja. Penumpang akan diberikan kantong untuk ditiup. Yakni dengan mengambil napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut sebanyak 3 kali.
Dibeberkan dia, penumpang mengambil udara sebanyak dua kali di awal, ambil napas dan buang di dalam masker. Saat pengambilan napas ke tiga, langsung hembuskan ke dalam kantong hingga penuh. Kemudian, kantong dikunci agar udara di dalamnya tidak keluar.
“Kemudian serahkan kantong kepada petugas untuk dianalisis menggunakan alat GeNose C19. Hasil pemeriksaan GeNose C19 ini akan keluar dalam waktu sekitar 5 menit,” katanya.

Dalam sehari, pihaknya menyediakan 400 hingga 500 kantung nafas per hari. Calon penumpang pesawat diimbau melakukan pre-order melalui aplikasi, jika ingin menggunakan GeNose. Meski sudah ada cara tes Covid-19 terbaru, namun pihaknya tetap memfasilitasi bagi warga yang ingin melakukan uji dengan antigen.
“Ada tes yang baru, bukan berarti tes yang lain tidak dibolehkan. Di bandara juga masih disediakan pemeriksaan dengan antigen,” sebutnya. Lanjutnya, jika ditemukan hasil positif Covid-19 pada pemeriksaan ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Jambi untuk ditindak lanjuti.
Sementara itu, Yadi, salah satu calon penumpang yang turut melakukan simulasi mengatakan tes ini sangat efektif. Sebab tidak sulit dan tidak sakit bagi anak-anak. Berbeda dengan tes lainnya. “Kalau ini kan cuman ditiup, jadi mudah. Lebih murah juga. Biasanya kan Rp200 ribuan dan sakit kalau dites kepada anak-anak. Dengan GeNose C19 ini senang sekali, memudahkan kita,” pungkasnya.(dk)












Discussion about this post