KUALA TUNGKAL — Pengurus Forum Peduli Remaja Jambi (FPRJ) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) bertemu Bupati, Kapolres dan KNPI sepakat untuk bersama melakukan pembinaan serta Pengkaryaan bagi Pemuda.
Ketua FPRJ Tanjabbar, Agus Salim mengatakan kesepakatan tersebut terbentuk dalam pertemuan yang dilakukan FPRJ dalam audiensi dengan Bupati Tanjabbar Anwar Sadat, Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro dan Ketua KNPI Tanjabbar Dadang Ginanjar.
“Pertemuan tersebut mengatur kesepakatan kerjasama dan saling menunjang dalam melaksanakan tugas Antar pihak sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing,”katanya.
Agus menegaskan kesepakatan tersebut itu tidak hanya sebatas komitmen bersama. Melainkan diterjemahkan melalui kegiatan di waktu mendatang.
“Tindaklanjut ini tentunya menjadi bagian tak terpisahkan dari kesepakatan waktu,”ungkapnya.
Dalam waktu dekat ini ada kerjasama dalam kegiatan FPRJ Pesantren Taqwa. Menuruntya, kerjasama bukan hanya sebatas ini tetapi akan ada kegiatan lainnya.
“Tentu terbuka untuk diperpanjang kembali dengan kegiatan kegiatan lain yang akan datang,”ucapnya.
Sementara itu, Rizkiyansyah anggota FPRJ Tanjabbar mengatakan kegiatan lainnya yang akan berkalobaroasi dengan tiga instansi tersebut yakni Talk Show bertajuk “Pemuda Milenial Berintelektual dan Potensial” pada 24 April 2021 mendatang. “Kerjasama kali ini akan menjadi tolak ukur untuk kerjasama selanjutnya,”ujarnya.
Dia berharap dengan kergaiatan yang nantinya di lakukan FPRJ itu dapat menekan penyalahgunaan narkotika di Tanjabbar. Selain itu, menekan prilaku negative lainnya di pada kepemudaan, secara terpadu, sinergi, dan berkesinambungan.
“Melalui kerjasama ini diharapkan bisa terlaksana kerjasama yang menunjang tugas pokok dan fungsi para pihak serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing.”tandasnya.
Bupati Tanjab Barat Drs,H Anwar Sadat mengatakan kegiatan seperti ini perlu di dorong. Selain itu, kegiatan juga harus taat pada peraturan yang ada.
“Tentu dengan tetap berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku,”katanya.
Bupati menjelaskan, pembinaan dan pengkaryaan memang sangat diperlukan sabab melihat masih banyak remaja dan pemuda bertingkah laku negativ khususnya di daerah Kuala Tungkal.
“Saya tidak bisa sendiri butuh dorongan serta dukungan semua pihak untuk menanggulangi ini.”tutupnya (wn)












Discussion about this post