SEKATO.ID | JAMBI — Kota Jambi saat ini kondisi PPKM (Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat) turun menjadi level I. Meski demikian, Syarif Fasha Walikota Jambi meminta dengan tegas agar masyarakat tetap taat dan disiplin dalam penerapan prokes sehari – hari.
Walikota menyatakan penerapan prokes tersebut merupakan harga mati. Pihaknya tidak akan mundur, dalam penegakan pendisiplinan prokes bagi masyarakat Kota Jambi, maupun warga luar kota yang datang ke Kota Jambi.
Ini berkat kerja bersama antara jajaran Pemkot dan Forkompinda, yang didukung masyarakat Kota Jambi. Jangan euforia, kami tidak akan mundur. Tetap jaga prokes, itu harga mati,” tegasnya.
Ditambahkan Fasha kemungkinan Indonesia, khususnya Kota Jambi akan masuk dalam fase gelombang ketiga Covid-19. Sehingga dirinya menjelaskan, bagaimana upaya pihaknya untuk memitigasi hal tersebut.
“Jangan sampai nanti berdampak luas seperti sebelumnya. Kami butuh kerja sama masyarakat dan lainnya, untuk menyadarkan masyarakat lain agar taat prokes,” ungkapnya.
Beberapa faktor yang menjadikan PPKM di Kota Jambi, masuk level I yakni, tingkat vaksinasi yang sudah berada di atas angka 60 persen. Bahkan, ke depan diakuinya, akan ada aturan baru yang nantinya akan dirapatkan kembali bersama tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jambi.
“Dulu masuk mall hanya vaksinasi pertama, ternyata ada kelompok yang hanya vaksin pertama tapi tujuan bukan untuk kesehatan. Melainkan agar bisa masuk mall, makan di resto, masuk hotel dan lainnya. Ke depan akan kami syaratkan lagi, vaksin kedua sebagai syaratnya. Sehingga benar-benar tercapai herd immunit dan tercipta antibody. Ini akan kita rapatkan lagi,” pungkasnya.
Untuk diketahui Menteri Dalam Negeri mengeluarkan intruksi nomor 58 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2, dan Level 1.
Dalam intruksi tersebut disebutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Jambi turun menjadi level I, dari sebelumnya Kota Jambi sitetapkan sebaga daerah PPKM level II. (dk)












Discussion about this post