• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Hadapi Tantangan Global, Puan: Pentingnya Perguruan Tinggi Bangun SDM Adaptif dengan Perkembangan TIK

Editor Ara Permana Putra
29/08/2021
in NASIONAL, POLITIK
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID | JAKARTA – Ketua DPR RI Dr.(H.C) Puan Maharani menekankan pentingnya dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi, membangun sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, SDM yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dibutuhkan Indonesia untuk menghadapi tantangan global.

Hal tersebut disampaikan Puan saat menjadi narasumber diskusi dalam acara Jambore Nasional Mahasiswa Ekonomi Indonesia yang diadakan oleh Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Se-Indonesia (ISMEI) di Puncak Puntiung, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/8/2021). Puan hadir secara virtual.

Dalam kesempatan itu, Puan mengingatkan pentingnya mewujudkan mimpi Indonesia Emas di tahun 2045, yakni Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, makmur dan berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Ia pun menilai ada beberapa tantangan pembangunan yang harus dijawab guna mewujudkan mimpi tersebut.

“Tantangan pertama soal kependudukan. Pada tahun 2045, penduduk dunia diperkirakan 9,45 miliar, bertambah 2,1 miliar dari tahun 2015. Tren pertumbuhan global ini akan mendorong urbanisasi dan arus migrasi, termasuk di Indonesia,” kata Puan.

Tantangan kedua adalah sejauh mana Indonesia mampu ambil bagian dalam global value chain atau rantai nilai global. Kemudian juga mengenai tantangan peta dan pergeseran geo-economics di masa mendatang, yang dinilai bisa mendatangkan keuntungan untuk bangsa jika negara mampu mampu menangkap berbagai peluang.

Selanjutnya, kata Puan, adalah tantangan semakin terbatasnya sumber daya alam (SDA), yang memerlukan efisiensi dalam pengelolaannya. “Diperlukan juga upaya untuk shifting struktur perekonomian nasional dari berbasiskan komoditas menjadi ekonomi nasional yang berbasiskan value added atau nilai tambah tinggi,” imbuhnya.

Baca juga

Ketika Negara Membiarkan Gurunya Takut Mendidik

Ucapkan Hardiknas, Fadli Sudria Harap Bidang Pendidikan Jambi Lebih Maju dan Berkualitas

Medco E&P Grissik Berikan Bantuan Beasiswa ke 360 Mahasiswa dan Guru Honorer

Tingkatkan Eksistensi, DPR Setujui Rencana Revisi UU Ombudsman RI

Berkomitmen Dalam Meningkatkan Produktivitas, Berikut Target dan Alokasi APBN 2023

Politisi PDI-Perjuangan itu juga menilai, gelombang kemajuan menjadi tantangan yang harus bisa dijawab Indonesia. Terlebih lagi pandemi Covid-19 membuat perkembangan teknologi begitu pesat yang sebenarnya akan memberikan dampak positif bagi perekonomian melalui peningkatan produktivitas, inovasi dan efisiensi.

“Namun di sisi lain, kemajuan teknologi juga akan menciptakan banyak gangguan atau disruptions. Salah satunya adalah akan menimbulkan masalah ketenagakerjaan kedepannya, apabila sumber daya manusia Indonesia tidak mampu adaptif dengan perkembangan teknologi di masa mendatang,” papar Puan.

Tantangan pemanasan global yang kian besar, baik berupa kejadian ekstrim maupun perubahan iklim jangka panjang, disebut harus mendapat penanganan lebih. Menurut Puan, permasalahan itu akan mengganggu pasokan pangan, memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia dan menyebabkan kerusakan permanen pada alam tanpa dilakukannya berbagai upaya penurunan emisi.

“Itulah beberapa tantangan yang harus kita jawab dan respons dengan cepat dan tepat. Dan salah satu pilar penting yang harus kita siapkan guna menjawab berbagai tantangan tersebut adalah bagaimana kita mempersiapkan sumber daya manusia atau human capital Indonesia,” ungkap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI.

Pemerataan kualitas SDM antarwilayah di Indonesia, antara wilayah timur dan barat, disebut Puan harus menjadi perhatian guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya hal-hal tersebut masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Indonesia yang tidak mudah dan ringan, apalagi berbagai tantangan dan hambatan dari eksternal dan internal yang muncul silih berganti, termasuk adanya pandemi Covid-19.

“Meskipun demikian, saya berkeyakinan dan optimis bahwa kita semua, bangsa Indonesia, mampu menjawab semua tantangan tersebut guna mewujudkan Indonesia Emas di perayaaan Kemerdekaan Indonesia pada 2045,” tegas Puan.

Mantan Menko PMK ini pun merinci beberapa fondasi fundamental yang harus diakselerasi dan persiapkan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan tersebut. Pertama, kata Puan, adalah modal pembanguman SDM agar Indonesia bisa mewujudkan visi Indonesia emas di 2045.

“Pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan menjadi salah satu kunci utama yang harus terus dilakukan. Reformasi pendidikan dan reformasi layanan kesehatan yang sedang dilakukan oleh pemerintah harus terus dijalankan, diawasi, dievaluasi dan diperbaiki. Harus terus bersinambungan, tidak boleh terputus,” jelasnya.

Selain itu, Puan menilai reformasi ketenagakerjaan yang sejalan dengan akselerasi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) juga harus ditingkatkan. Ia mengatakan, manusia-manusia Indonesia ke depan harus mampu adaptif dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang pesat.

“Oleh karena itu, akselerasi penguasaan IPTEK harus menjadi agenda prioritas pembangunan yang secara konsisten dilakukan. Namun, pembangunan sumber daya manusia tersebut tidak boleh dilepaskan dari nilai-nilai yang ada dan tumbuh subur di bangsa dan negara kita, nilai-nilai yang termaktub dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” terang Puan.

“Karena pembangunan manusia ke depan harus diarahkan untuk mewujudkan manusia Indonesia yang memiliki kualitas dan kecerdasaan yang tinggi, religius, manusia Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman bangsa, berbudaya, berakhlak serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan kebangsaan,” sambungnya.

Puan juga mengingatkan pentingnya pembangunan SDM yang diarahkan link and match dengan struktur perekonomian nasional dan tantangan dan kebutuhan pasar tenaga kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Modal kedua fondasi fundamental yang diperlukan adalah diversifikasi struktur perekonomian nasional.

Kemudian pentingnya ketersediaan infrastruktur yang memadai, baik dari kuantitas maupun kualitas. Lalu kesiapan untuk mampu menguasasi dan adaptif dengan perkembangan teknologi, penguatan dan pendalaman sektor keuangan nasional, serta perencanaan dan implementasi rencana pembangunan nasional yang harus mengedepankan prinsip pemerataan.

“Terakhir, perlu terus diupayakan pemantapan demokrasi, stabilitas politik dan hukum, serta tata kelola kepemerintahan. Saya meyakini, hanya kebersamaan semua elemen bangsalah yang akan menjadi energi terbesar kita untuk mewujudkan Indonesia yang yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ucap Puan.

Cucu Proklamator Bung Karno tersebut meminta pemerintah memastikan perencanaan pembangunan yang implementasinya terus diarahkan untuk menciptakan fondasi yang kuat menuju Indonesia Maju 2045. Menurut Puan, DPR RI akan terus memastikan dan mengawasi setiap langkah yang ditempuh sudah on the track dan sejalan dengan amanah konstitusi.

“Dunia pendidikan, perguruan tinggi terus bekerja keras menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi guna menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan adaptif dengan perkembangan teknologi, serta menciptakan teknologi yang bernilai guna tinggi bagi kemajuan bangsa dan negara,” katanya.

Kepada para mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, khususnya mahasiswa ekonomi Se-Indonesia, Puan berpesan agar terus bekerja keras mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Menurutnya, semua elemen bangsa harus bersama-sama berikhtiar dan bekerja untuk kemajuan bangsa, sesuai dengan perannya masing-masing.

“Kalian harus ingat bahwa tongkat estafet perjalanan bangsa dan negara ke depan berada di tangan kalian,” pesan Puan kepada generasi muda Indonesia.

Sumber: dpr.go.id

Tags: DPR RIPendidikanPerguruan Tinggi
Previous Post

Pulau di Indonesia Kian Bertambah Setiap Tahun Setelah Diverifikasi Badan Informasi Geospasial

Next Post

Hindari Anak Bosan Belajar Daring, Psikologi Sarankan Metode Gamifikasi

Artikel terkait

POLITIK

Ketua DPRD Kota Jambi Apresiasi Peran PMI, Pastikan Ketersediaan Stok Darah untuk Masyarakat

29/06/2026
2k
Oplus_16908288
DAERAH

Dari Pasungan ke Pengobatan, Pemkab Kerinci dan Kemensos Selamatkan Warga ODGJ

14/06/2026
2k
NASIONAL

Nuzran Joher: Momentum Kasus BGN Harus Jadi Titik Balik Perbaikan Program MBG

10/06/2026
2k
Oplus_16908288
DAERAH

Dari Toilet Rp10 Ribu hingga Hadiah Kontroversial, Asia MX Kerinci Cup Banjir Kritik dan Kepercayaan Pembalap Terancam Hilang

01/06/2026
2k
POLITIK

Jelang Idul Adha, Ivan Wirata Dorong Jambi Perkuat Kemandirian Pangan Daerah

26/05/2026
2k
Next Post

Hindari Anak Bosan Belajar Daring, Psikologi Sarankan Metode Gamifikasi

Basarnas Jambi Lakukan Pencarian Anak 13 Tahun Tengelam di Sungai Batang Asai

Sulitnya Mencari Pendonor Darah di Kota Jambi

Anak Tenggelam di Sungai Batang Asai Ditemukan, Begini Kondisinya

Pimpinan DPRD Kota Jambi Hadiri Undangan Pengetatan PPKM Level 4

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123