• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Drakor ‘Racket Boys’ Jadi Sorotan Anggota Dewan

Editor Ara Permana Putra
18/06/2021
in DUNIA, HIBURAN, NASIONAL, OLAHRAGA
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID | JAKARTA– Dinilai melecehkan Indonesia, Drama Korea (Drakor) yang mengisahkan tim bulutangkis sekolah menengah berjudul ‘Racket Boys’ kini ramai diperbincangkan. Tak hanya itu, drakor ini juga menjadi sorotan anggota Dewan.

Adegan yang dinilai melecehkan Indonesia itu ada di episode 5. Ceritanya para pemain sedang berkompetisi dalam event olahraga internasional di Jakarta. Restoran hotel tempat mereka berbincang itu pun ceritanya sedang ada di Jakarta.

Dalam episode ini ada kalimat-kalimat dari skenario yang disebut merendahkan Indonesia. Yakni adegan ketika para pelatih dan pemain bulutangkis menumpahkan rasa kesal mereka ketika berkumpul di restoran.

“Kelakuan yang buruk,” ujar sang pelatih sembari memukul meja.

“Pak, tenang. Bapak tahu ini bukan kali pertama,” ujar salah satu atletnya.

“Kamarnya buruk sekali. Mereka (tuan rumah) berlatih di stadion dan kita dipaksa latihan di salah satu tempat latihan yang tidak terdapat AC. Si berengsek itu,” kata sang pelatih lagi.

Baca juga

Tingkatkan Eksistensi, DPR Setujui Rencana Revisi UU Ombudsman RI

Berkomitmen Dalam Meningkatkan Produktivitas, Berikut Target dan Alokasi APBN 2023

Komisi VI DPR RI Dukung Penegakan Hukum oleh KPPU atas Google

Resmi! DPR Sahkan RUU Perlindungan Data Pribadi Menjadi Undang-Undang

Kemenparekraf Terima Apresiasi Dari DPR RI Atas LK 2021

“Ada satu alasan. Han Se-yoon (salah satu pemain utama Korsel). Mereka ingin mengalahkannya apapun caranya. Jangan khawatir soal Se-yoon. Kita sudah menemukan strateginya,” tutur sang pelatih lagi.

Dialog di Racket Boys itu menuduh Indonesia akan melakukan segala cara agar bisa menang. penggemar drama Korea yang selama ini kita tahu banyak sekali jumlahnya di Indonesia merasa kecewa. Mereka menilai adegan tersebut rasis.

“Tolong SBS jangan bicara atau menggambarkan Indonesia dari sisi negatif karena kalian bisa memicu opini yang melawan negara kami dengan kata-kata yang merugikan kami,” tulis pengguna Instagram di kolom komentar SBS.

Adegan Drakor ‘Racket Boys’ Hebohkan Warganet Indonesia

Drakor itu pun menjadi sorotan anggota DPR terutama Komisi X. Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda menilai adegan yang disebut melecehkan itu bentuk keirian Korea Selatan

“Mungkin karena mereka tidak bisa mengalahkan kita di kehidupan nyata, makanya balas dendam di film,” kata Huda saat dihubungi, Kamis (17/6/2021).

Huda mengatakan episode drama Korea yang menjelekkan Indonesia ini bisa dimentahkan. Sebab, dalam bidang bulutangkis, Indonesia sering dinobatkan sebagai penyelenggara terbaik.

“Indonesia sering dinobatkan sebagai penyelenggaraan turnamen terbaik di bulutangkis (Indonesia open dan Indonesia master). Scene di film tersebut bisa dimentahkan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, dalam pertandingan bulutangkis, Korea disebut jarang menang melawan Indonesia. Maka, menurutnya, drama Korea tersebut membutuhkan sensasi untuk menambah daya tarik penonton.

“Di beberapa nomor pertandingan bulutangkis, Korea jarang menang melawan Indonesia. Drama Korea racket boys, mungkin butuh bumbu penyedap agar jadi menarik. Mereka sangat sadar juga penontonnya banyak dari Indonesia,” kata Huda.

“Layaknya sebuah film fiksi, selalu ada saja penggambaran jelek terhadap musuhnya. Seperti film Hollywood yang lagi bikin set di Hong Kong terus digambarkan di sana banyak mafia. Atau seperti film-film olahraga barat di tahun 80an yang musuhnya Soviet. Penggambarannya selalu negatif, jahat dan licik, it’s fiction,” sambungnya.

Huda mengatakan pihak drama Korea tersebut telah meminta maaf melalui kolom komentar meski tidak secara resmi. Menurutnya, pihak drama Korea perlu meminta maaf secara resmi, terlebih banyak penggemar drama Korea di Indonesia.

“Sebenarnya di kesempatan berbeda kan mereka sudah minta maaf, tapi nggak official memang, karena itu ya kalau dirasa mereka masih butuh penggemar fans Indonesia yang stabil dan makin baik saya kira nggak ada salahnya mengoreksi dialog itu, karena faktanya tidak begitu. Karena sudah tayang ya, saya kira minta maaf saja,” ujar Huda.

Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan juga mengkritik film tersebut. Dia mempertanyakan kenapa film itu bisa tayang.

Mulanya dia memerinci beda film dengan film sejarah. Sejumlah film memang ada yang menjelekkan negara lain, tetapi yang patut dipertanyakan adalah lembaga yang berwenang meloloskan film tersebut.

“Kalau film itu adalah kreasi dan fiksi (kecuali film sejarah), sehingga banyak adegan bahkan di Hollywood yang juga menjelekkan negara lain, dan itu hanya bagian dari fiksi. Kalau menurut saya, yang perlu diperiksa adalah yang memasukkan drakor itu ke Indonesia (SBS?) atau badan sensor,” ujar Dede Yusuf kepada wartawan, Kamis (17/6/2021).

Dede Yusuf menyayangkan episode drama Korea Racket Boys yang diduga menjelekkan Indonesia ini lolos.

“Sudah tahu dalam adegan ada kalimat yang menyinggung Indonesia, tapi diloloskan juga. Mestinya drakor ini jangan masuk atau episode ini tidak tayang. Itulah pentingnya sensor lembaga,” kata Dede Yusuf.

Sumber: Detik.com

Tags: DPRDPR RIdrakorDrama Korearacket boys
Previous Post

Hapus Pekerja Anak di Indonesia,Kementerian PPPA Terapkan Sejumlah Strategi

Next Post

Label Varian Mutasi Baru Covid-19 Dari WHO

Artikel terkait

OLAHRAGA

KONI Jambi Bidik Medali Emas MMA di PON, Pengurus Baru Diminta Fokus Pembinaan

05/07/2026
2k
OLAHRAGA

Piala Kapolda Jambi 2026 Digelar: Ratusan Pecatur Adu Strategi, Polri-KONI Kompak Cetak Bibit Nasional

04/07/2026
2k
OLAHRAGA

KONI Jambi Gelar Program Peningkatan Kualitas Pelatih, Bidik Prestasi Maksimal di PON XXII 2028

03/07/2026
2k
OLAHRAGA

KONI Jambi Dorong Atlet Muaythai dan Binaraga Lolos ke PON 2028

03/07/2026
2k
OLAHRAGA

PBTI Tunjuk Ketua Kareteker TI Jambi, SK Resmi Diserahkan ke KONI Provinsi Jambi

19/06/2026
2k
Next Post
Foto: Istimewa

Label Varian Mutasi Baru Covid-19 Dari WHO

Foto: kemensos

Verifikasi dan Analisis Masalah Kemiskinan, Kemensos Akan Gandeng Mahasiswa

Turun ke Desa Pematang Jerih, Kapolres Muaro Jambi: Kita Cek Fasilitas PPKM

Foto: instagram/realdonaldtrump

Donald Trump Larang Pemberian Vaksin Kepada Anak-anak

Foto: Istimewa

Menteri Kelautan dan Perikanan Larang Ekspor Benur

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123