Oleh
Hanana Laila Buhan, S,Si
Program Studi : Magister Pendidikan Fisika
Fakultas : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Universitas Negeri Padang
Saat ini era sudah berubah, zaman pun sudah berubah, saat ini kita masuk keabad-21 dimana mileneal sudah merajai dunia. Apakah kita sudah siap ? karna anak didik kita adalah warga internet. Maka sudah waktunya, bukan hanya sekedar teori yang dikasih melainkan praktek, lakukan, pemahaman dan langsung berdampak impactful terhadap kehidupan anak-anak Indonesia.
Apalagi di situasi pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari 1 tahun ini, pada bidang pendidikan sangat terlihat dampaknya yang sebelumnya melakukan proses pembelajaran secara langsung kini pembelajaran terpaksa dilakukan dengan pembelajaran online atau yang yang dikenal dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Proses pendidikan pada masa kini telah bergeser pada pembelajaran yang perpusat pada guru (Teacher Center) menuju pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (Student Center), ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran harus menekankan proses pembelajaran yang mengkedepankan kebutuhan dan keterampilan peserta didik.
Nah pada situasi pandemi ini guru sebagai fasilitator dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan situasi proses pembelajaran di kelas sehingga lebih manarik minat belajar peserta didik.
Belajar dari rumah pada masa pandemi saat ini memang merupakan bentuk pembelajaran yang paling tepat dilaksanakan untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19. Pembelajaran dari rumah disebut juga dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Pembelajaran jarak jauh dibagi menjadi dua, yaitu pembelajaran luar jaringan (pembelajaran Luring) dan pembelajaran dalam jaringan (pembelajaran daring).
Pembelajaran luring dapat dilakukan dengan belajar melalui bahan ajar berupa buku, E-Jobsheet, modul, mengakses informasi melalui televisi / youtube atau mengakses bahan ajar lainya. Adapun pembelajaran daring dapat dilakukan dengan aplikasi Zoom, Whatsapp / Google meet. Menurut data dari UNESCO situasi pandemi Covid-19 saat ini sangat memberikan dampak yang sangat luar biasa terhadap pendidikan, hampir 1,4 milyar peserta didik terdampak yang mana terjadi penutupan sekolah secara besar-besaran. Dimana menuntut guru harus memiliki startegi pembelajaran saat masa pandemi ini.
Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan pada pembelajaran Fisika ialah menggunakan pendekatan STEM (Science, Technology, Enginering, and Mathematic). STEM merupakan suatu metode dimana Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika terintegrasi dalam proses pendidikan yang berfokus pada pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Model pembelajaran yang mengacu pada pembelajaran berbasis STEM adalah pembelajaran yang berorientasi pada tahap-tahap (1) Bagaimana Cara berpikir (Way of Thinking), (2) Bagaimana cara bekerja (Way of Working), (3)Bagaimana cara penggunaan alat untuk bekerja (Tool for Working), dan (4) Bagaimana cara keterampilan hidup (Skils for Living).
Dalam proses pembelajaran seperti ini peserta didik secara langsung dapat mengembangkan kemampuanya dalam pemecahan masalah, kreativitas, kemampuan untuk menganalisa secara kritis, kerjasama, kemandirian dalam berpikir, inisiatif diri, komunikasi dan kemampuan dalam dunia digital.
STEM dapat diimplementasikan pada beberapa mata pelajaran, salah satunya pelajaran Fisika.
Fisika sebagai bagian dari sains adalah ilmu yang mempelajari fenomena alam, tidak hanya sebagai pengetahuan tapi lebih kepada implementasi dan peranannya terhadap kehidupan sehari-hari. Bahan ajar E-Jobsheet berbasis STEM dapat menjadi alternative dalam pembelajaran dan berpotensi dalam mengembangkan kemampuan peserta didik yang dapat di akses oleh peserta didik melalui android / smartphone.
E-Jobsheet merupakan lembar petunjuk elektronik bagi peserta didik dalam melaksanakan kerja praktik / praktikum untuk menguasai kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan kurikulum. Jobsheet memuat tahapan-tahapan proses kerja praktik secara rinci yang dirancang untuk mampu menghantarkan kompetensi yang akan dicapai secara tuntas.
E-Jobsheet dirancang untuk mampu membimbing peserta didik untuk mempelajari dan memahami pentingnya kualitas, efisiensi, kreativitas dan inovasi yang nantinya peserta didik dituntut untuk melatih kemampuan leadership, komunikasi dan team work. Oleh karena itu E-Jobsheet dapat membantu dan mempermudahkan guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran saat pandemi ini karena E-Jobsheet sangat praktis untuk dibawa kemana saja dan melatih peserta didik lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam kegiatan sehari-hari.












Discussion about this post