SEKATO.ID |JAKARTA — Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Pusat mengagalkan peredaran narkoba sebanyak 310 kg yang diduga berasal dari Nigeria, Afrika.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan tim gabungan berhasil mengamankan peredaran narkotika yang diduga dari Nigeria. Menurutnya, narkoba tersebut bukan di produksi di Cina tetapi di produksi di Timur Tengah. “Jika di lihat dari kemasannya dan tulisan yang ada tidak menggunakan bahasa Cina, ini produksi di Timur Tengah,”katanya, Selasa (11/5/2021) yang di tayangkan secara live
Kapolda menyebutkan jika narkoba tersebut didudga produksi di Iran. Kemudian diduga di kendalikan di Nigeria, Afrika. “Narkoba jenis sabu, kita amankan di Bandung, Jawa Barat yang berada di dalam mobil gran max,”jelasnya
Dia menegaskan pihaknya melakukan pemantauan selama tiga bulan terkait dengan jaringan kali ini. Hal ini terungkap atas kerjasama dengan berbagai pihak termasuk intelejen internasional. “Diduga masuk melalui jalur laut,”ujarnya.
Ia mengaku barang bukti tersebut dikemas dalam berbagai bentuk seperti di masukan dalam piston dan taperwer. Dalam setiap tempatnya berisi berbeda beda beranya. “Ada yang di taperwer dan piston,”ungkapnya.
Dalam kasus ini kata dia jika di rupiahkan mencapai Rp 400 miliar. Pengungkapan kasus narkoba tersebut bisa meyelamatkan 1,2 juta manusia Indonesia. “Ini capaian kita menjelang lebaran,”jelansya
Fadil menegaskan dalam kasus ini menetapkan dua tersangka yakni MR dan HM keduanya merupakan warga Jakarta Pusat. Kemudian pihaknya mengamankan tersangka lain di Hotel N One terkait dengan jaringan narkoba.
“Diduga ini akan di simpan di salah satu hotel, hotel N One.”tutupnya. (WN)











Discussion about this post