• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Mahasiswa Unair Ajari Warga Buat Mi Lele untuk Atasi Stunting

Editor Ara Permana Putra
25/08/2021
in NASIONAL, RAGAM, SAINS
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID | SURABAYA – Masih tingginya persoalan Stunting di Indonesia, membuat mahas2 Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair ingin berupaya menurunkan angka stunting. Salah satu caranya, mereka melakukan pengabdian masyarakat di Desa Suci, Kabupaten Gresik.

Dosen yang mendampingi, Dr Lestari Sudaryanti mengatakan, pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dikerjakan oleh civitas akademika Unair.

“Stunting merupakan salah satu prioritas utama pemerintah pusat sampai daerah yang harus segera ditangani, dengan target turunnya angka stunting menjadi 14 persen pada 2024,” ujarnya.

“Angka stunting di Indonesia masih sekitar 37 persen dan kemungkinan semakin meningkat karena berbagai kondisi akibat pandemi COVID-19. Hal ini tentu mengancam keberlangsungan generasi penerus bangsa di masa depan,” tambahnya.

Dipilihnya desa ini karena masih ditemukan anak dan balita stunting di sana. Untuk sasarannya, pada keluarga yang memiliki bayi stunting di Desa Suci. Pengabdian masyarakat ini dilakukan secara metode blended menyesuaikan kondisi yang ada di lapangan. Sebanyak 10 balita stunting menjadi fokus pada kegiatan ini.

“Pertemuan offline dilakukan di balai desa untuk pemeriksaan balita pertama kali dan kunjungan rumah untuk mengetahui kondisi sanitasi lingkungan. Setelah itu pemantauan kondisi balita dilakukan secara online melalui grup WhatsApp,” jelas Lestari.

Baca juga

Sumpah Jabatan: Janji Suci yang Semakin Hampa di Tengah Korupsi yang Merajalela

Wabup Bakhtiar Buka Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Batang Hari Tahun 2024

Wabup Batanghari H. Bakhtiar, Hadiri Acara Temu Kerja TPPS di Semarang

Nyaris Bakar Diri, Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi Asahan Tuntut Transparansi Perekrutan PPK dan PPS KPU Asahan

IMPERTA-KSI Sukses Gelar Mubes Pertama

Namun ada sejumlah kendala yakni pengabdian masyarakat yang dilakukan lebih lambat karena terdampak pandemi COVID-19.

“Pengabdian masyarakat sebenarnya dilakukan selama periode Juni sampai Agustus 2021. Akibat pandemi COVID-19 dan pemberlakuan PPKM di berbagai daerah maka pelaksanaannya lebih lambat yaitu pada Agustus 2021,” paparnya.

Dalam mengatasi balita stunting, masyarakat diberi pelatihan pembuatan mi lele yang kaya nutrisi bagi balita. Selain kaya nutrisi, lele merupakan komoditas lokal yang mudah ditemukan.

“Lele adalah salah satu bahan makanan bernilai gizi tinggi yang sangat mudah ditemukan dan harga terjangkau. Sayang tidak semua masyarakat mau mengkonsumsi ikan tersebut dengan berbagai alasan. Salah satunya karena berbau amis,” terangnya.

Lestari berharap pengabdian masyarakat yang dilakukan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, dalam permasalahan stunting dan menciptakan masyarakat yang mandiri dalam penanganannya.

“Diharapkan seluruh komponen masyarakat kembali memberi perhatian pada permasalahan stunting dan segera melakukan tindakan-tindakan yang efektif dan efisien untuk menyelesaikannya,” tutupnya.

Sumber: detik.com

Tags: Mahasiswami leleStuntingunair
Previous Post

Setiap Permen dan Kepala Lembaga Sekarang Wajib Mendapatkan Persetujuan Presiden

Next Post

PPKM Level 4, Ombudsman Jambi Tetap Terima Pengaduan

Artikel terkait

DAERAH

Pelangsiran BBM Bersubsidi Terus Terulang, Publik Pertanyakan Efektivitas Pengawasan di Kerinci dan Sungai Penuh

02/07/2026
2k
RAGAM

PUPR Kota Jambi Genjot 240 Paket Jalan Lingkungan, Ditargetkan Rampung November 2026

30/06/2026
2k
RAGAM

Selamat Datang Jamaah Haji Batang Hari, Disambut Meriah di Serambi Rumah Dinas Bupati, yang Telah menunaikan ibadah Rukun Islam Kelima di Tanah Suci

27/06/2026
2k
RAGAM

Melihat Lebih Dekat Operasi Hulu Migas, FJM Jambi Diajak Pahami Keselamatan hingga Penanganan Kebakaran

23/06/2026
2k
RAGAM

Kapolda Jambi Apresiasi Aksi “Jurnalis Sapa Polantas” Sambut Hari Bhayangkara

15/06/2026
2k
Next Post

PPKM Level 4, Ombudsman Jambi Tetap Terima Pengaduan

Bupati Tanjabbar Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Bersama Presiden

Sambut Baik PTM di PPKM 1-3, Puan: Pemda Harus Bahas Lebih Rinci Skema Jika Ditemukan Kasus Covid-19

Kemenperin Komitmen Akan Dukung Industri Nasional

Keuangan Syariah di Indonesia Tumbuh Positif di Tengah Pendemi Covid-19

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123