SEKATO.ID | JAMBI – Lonjakan kasus Covid-19 di Kota Jambi dalam beberapa pekan terakhir patut menjadi perhatian semua pihak. Pasalnya, tidak hanya kasus pasien yang melonjak namun juga pada kematian pasien.
Aipda Hariyanto, Ketua Pemulasaran Jenazah Covid-19 Kota Jambi mengatakan angka kematian pasien Covid-19 sempat melandai. Dimana sejak Oktober 2021 pihaknya sudah tidak lagi memakamkan jenazah pasien Covid-19.
“Sampai hari ini sudah ada tiga jenazah yang dimakamkam, padahal sebelumnya sempat melandai beberapa bulan terakhir. pekan lalu ada dua pasien yang dimakamkan dan keduanya merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari kamar jenazah Rumah Sakit Umum Kambang, dan hari ini juga ada tambahan jenazah 2 orang dari DKT dan Rs Bhayangkara,” ujarnya saat dihubungi Sekato. id, Rabu (16/2/2022).
Hariyanto menjelaskan, ketiga jenazah tersebut dimakamkan di Kuburan Pusara Agung. Namun, ada juga keluarga yang meminta dimakamkan di paal 13 Pondok Meja.
Selain itu, kata Hariyanto dengan adanya kematian pasien Covid-19, masyarakat dihimbau agar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker saat berakitivitas.
“Kami dari tim relawan pemulasaran dan pemakaman jenazah mewakili Polresta dan Polda Jambi menghimbau dan berharap kepada masyarakat agar tetap disiplin pada penerapan prokes, dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta membatasi mobilitas ,” ujarnya.
Untuk diketahui, hingga hari ini berdasarkan data Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Jambi mencatat kasus aktif sebanyak 488 orang hingga kesulurahan pasien menjadi 9.567 dan kasus kematian menjadi 341.
Dari 488 orang, ada sekitar 110 orang tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan sisanya sebanyak 378 orang menjalani isolasi mandiri. (Hp)












Discussion about this post