SEKATO.ID, JAMBI – Pembangunan manusia di Provinsi Jambi menunjukkan perkembangan positif pada 2026. Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi pada 5 November 2026, pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami percepatan dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh dimensi pembentuk IPM juga tercatat mengalami peningkatan, dengan dimensi standar hidup layak menunjukkan perkembangan paling cepat.
Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada 2026 memiliki harapan hidup hingga 74,62 tahun. Angka Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir tersebut meningkat sebesar 0,23 tahun dibandingkan bayi yang lahir pada tahun sebelumnya. Data UHH menggunakan hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 (SP2020).
Peningkatan juga terlihat pada dimensi pengetahuan yang diukur melalui Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS).
Harapan Lama Sekolah penduduk berusia tujuh tahun pada 2026 mencapai 13,35 tahun, meningkat 0,01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 13,34 tahun. Indikator ini menggambarkan lamanya sekolah yang diharapkan dapat ditempuh oleh anak pada usia tersebut berdasarkan kondisi yang berlaku.
Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah penduduk berusia 25 tahun ke atas meningkat dari 8,95 tahun pada tahun sebelumnya menjadi 9,18 tahun pada 2026. Kenaikan sebesar 0,23 tahun ini menunjukkan perbaikan pada indikator pendidikan penduduk dewasa.
Dimensi standar hidup layak mencatat peningkatan yang lebih cepat dibandingkan dimensi lainnya. Rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan meningkat sebesar Rp414 ribu atau 3,44 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Indikator tersebut digunakan untuk menggambarkan kemampuan penduduk dalam memenuhi kebutuhan hidup melalui pendekatan pengeluaran riil yang telah disesuaikan. Peningkatannya menjadi salah satu faktor yang mendukung perbaikan pembangunan manusia di Provinsi Jambi pada 2026.
IPM merupakan indikator yang menggambarkan capaian pembangunan manusia melalui tiga dimensi utama, yakni umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak. Perkembangan ketiga dimensi tersebut memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kualitas hidup penduduk dibandingkan hanya menggunakan satu indikator ekonomi.
Meskipun seluruh dimensi pembentuk IPM menunjukkan peningkatan, besaran nilai IPM Provinsi Jambi pada 2026 tidak dicantumkan dalam ringkasan data yang menjadi dasar penulisan berita ini. Oleh karena itu, nilai indeks secara keseluruhan perlu merujuk pada tabel lengkap rilis resmi BPS Provinsi Jambi.
Perkembangan tersebut menegaskan pentingnya peningkatan kualitas kesehatan, akses pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan manusia di Provinsi Jambi
(ARA)










Discussion about this post