SEKATO.ID, JAMBI – Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Jambi menunjukkan peningkatan pada September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat nilai ekspor mencapai US$232,22 juta atau naik 17,26 persen dibandingkan Agustus 2026 yang sebesar US$198,04 juta.
Di sisi lain, nilai impor juga mengalami lonjakan signifikan sebesar 176,47 persen, dari US$4,99 juta pada Agustus 2026 menjadi US$13,80 juta pada September 2026.
Data tersebut disampaikan BPS Provinsi Jambi dalam Rilis Berita Resmi Statistik, Senin (2/11/2026).
Untuk ekspor, lima negara tujuan terbesar pada September 2026 adalah Singapura, Malaysia, Jepang, India, dan Amerika Serikat.
Berdasarkan kelompok komoditas, hingga September 2026 kelompok industri memberikan kontribusi terbesar terhadap total ekspor Provinsi Jambi, yakni sebesar 51,89 persen.
Selanjutnya, kelompok pertambangan menyumbang 43,98 persen, sedangkan kelompok pertanian memberikan kontribusi sebesar 4,13 persen.
Sementara itu, dari sisi impor, lima negara dengan transaksi terbesar pada September 2026 berasal dari Tiongkok, Kanada, Malaysia, Finlandia, dan Singapura.
Berdasarkan kelompok komoditas, mesin dan alat angkutan mendominasi struktur impor Provinsi Jambi hingga September 2026 dengan kontribusi sebesar 63,73 persen.
Kemudian, kelompok hasil industri dan lainnya memberikan kontribusi sebesar 29,75 persen, disusul kelompok bahan kimia dan sejenisnya sebesar 5,90 persen.
Peningkatan ekspor dan impor tersebut memperlihatkan adanya aktivitas perdagangan luar negeri yang lebih tinggi pada September 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan nilai ekspor terutama ditopang kontribusi kelompok industri dan pertambangan, sementara impor didominasi kebutuhan mesin dan alat angkutan.
(ARA)








Discussion about this post