SEKATO.ID – Dalam sebuah unggahan foto terlihat seorang satpam di Malaysia sedang menyantap bekal yang dibawanya. Tidak seperti bekal pada umumnya. Ia hanya membawa nasi lembek berkuah dengan beberapa siung bawang merah putih mentah.
Foto yang diunggah oleh akun Facebook bernama Apit Lid pada hari Minggu (7/3) itu menjadi viral. Hingga Minggu (14/3) sekitar pukul 22.00 WIB unggahannya telah mendapat 3.400 lebih reaksi, 49 komentar, dan shares di atas 5.600.
Tidak diketahui siapa nama satpam itu dan di mana ia bekerja.
Apit menceritakan, sebenarnya gaji satpam itu sama besar dengan rekan-rekannya, tetapi sebagian besar pendapatannya diberikan untuk keluarganya di kampung.
Dikutip dari kompas.com, Apit menceritakan kisah satpam yang menarik rasa iba banyak orang itu.
“Itu memang makanan harian dia, ada masa (waktu) kami belikan dia makanan, selepas viral dia tidak makan di tempat terbuka lagi,” terang Apit saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (15/3).
Apit menerangkan, bahwa satpam itu bukan orang susah. Ia hanya berhemat, dengan makan nasi dan lauk bawang mentah sudah menjadi kebiasaan sehari-hari warga negara asalnya yang bekerja di sana.
“Dia sebenarnya mampu, dia yang memilih untuk hidup begitu seharian,” terangnya.
Apit melanjutkan, satpam asal Nepal itu malu setelah mengetahui fotonya viral.
Meski menu makanannya membuat orang-orang mengelus dada, ia enggan menerima bantuan uang. Ada beberapa orang yang menawarkan bantuan kepada si satpam, tetapi rekannya itu selalu menolak, kecuali pemberian darinya.
“Sebab dia sayang keluarganya di kampung, sebulan belanja makan tak lebih dari 100 ringgit (Rp 350.000),” jelas Apit.
Apit Lid menyampaikan, terkadang ia mentraktir satpam tersebut jika ada rezeki berlebih.
Di grup Facebook Abdul Kalam Fan Club, dikatakan bahwa satpam tersebut menyisihkan 90 persen gajinya buat keluarga.
“Semoga dimudahkan segala urusannya,” tulis Apit dalam caption yang diunggah dalam Facebook pribadinya.
Kini setelah fotonya mendadak viral dan menjadi pembicaraan warganet, satpam tersebut tidak makan di tempat terbuka lagi.











Discussion about this post