• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Dukung Sapaan ‘Bung’ Kembali Populer, BPIP: Panggilan Itu Bisa Hilangkan Mental Feodalisme

Editor Ara Permana Putra
14/08/2021
in NASIONAL, PEMERINTAHAN, RAGAM
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID | JAKARTA – Megawati Soekarnoputri ingin panggilan ‘bung’ kembali populer. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendukung ide Megawati. Panggilan ‘bung’ bisa menghilangkan mental feodalisme yang gila hormat.

“Sapaan ‘bung’ memiliki makna yang egalitarian (kesetaraan). Bung Karno dan Bung Hatta dipanggil bung, tidak dipanggil dengan gelar yang lain misalnya selalu ingin dipanggil paduka yang mulia,” kata Wakil Kepala BPIP, Profesor Hariyono, kepada wartawan, Sabtu (14/8/2021).

Sebagaimana diketahui, Megawati adalah Presiden ke-5 RI, Ketua Umum PDIP, dan Ketua Dewan Pengarah BPIP. Megawati juga merupakan putri dari Presiden ke-1 RI Sukarno, yang juga populer disapa sebagai Bung Karno. Hariyono menjelaskan, sapaan Bung sudah digunakan sebelum Indonesia merdeka.

“Sapaan ‘bung’ sudah ada sejak zaman pergerakan nasional sebelum merdeka. Itu adalah antitesis terhadap struktur ekonomi politik kolonial. Dulu, ada kelas Eropa sebagai yang tertinggi, ada Timur Asing, dan ada Pribumi,” kata Hariyono.

Sapaan bung mencoba menghancurkan kelas-kelas sosial yang sudah dibangun sejak era feodalisme dan dilestarikan penguasa kolonial. Pancasila kemudian digali Bung Karno dan memuat ‘keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’ yang bersifat egaliter.

“Ini sesuai konsep sila ke-2. Kita tidak menyembah orang lain meski juga tetap menghormati orang lain,” ujarnya.

Baca juga

Presiden Lantik Pengurus BPIP 2022-2027, Ini Nama-namanya

Megawati Ingin Sapaan ‘Bung’ Kembali Populer di Indonesia

Namun saat ini, menurut Hariyono, gejala feodalisme muncul lagi. Sapaan ‘bung’ perlu dipopulerkan lagi supaya feodalisme tidak semakin subur.

“Mental feodal atau neofeodalisme di pemerintahan harus dihilangkan. Lihatlah, elite politik, ekonomi, sosial, bahkan agama tidak melayani rakyat maupun umat. Ini menurut saya, orang yang punya kedudukan memang harus kita hormati, tapi tidak harus dikultuskan, kemudian rakyat cuma menjadi objek belaka,” kata Hariyono.

Seharusnya di alam demokrasi saat ini, mental feodal harus hilang. Ini bukan negara monarki, melainkan negara republik. BPUPKI sudah memilih hal itu. Di alam republik, rakyat bukanlah ‘kawula negara’ seperti di alam kerajaan, namun rakyat adalah ‘warga negara’ yang setara.

Sebelumnya, Megawati menyampaikan panggilan ‘bung’ bisa dipakai untuk menyapa orang tanpa memikirkan pangkat dan jabatan. Dia ingin panggilan ‘bung’ populer kembali.

“Menurut saya, kita harusnya mempopulerkan menyebut ‘bung’, seperti tidak ada perbedaan,” kata Megawati dalam peringatan HUT Ke-119 Proklamator RI Mohammad Hatta yang digelar oleh Badan Nasional Kebudayaan Pusat (BKNP) PDIP secara virtual, Kamis (12/8) kemarin.

Sumber: detik.com

Tags: BPIPBungMegawati soekarnoputri
Previous Post

Megawati Ingin Sapaan ‘Bung’ Kembali Populer di Indonesia

Next Post

Banyak Komoditas Indonesia untuk Ekspor, Jokowi: Kembangkan Promosi Digital

Artikel terkait

DAERAH

Dinkes Kerinci Genjot Kapasitas Pengelola BLUD, Target Pelayanan Makin Cepat dan Bermutu

28/09/2026
2k
RAGAM

TNI Fun Run 2026 Menggelegar di Jambi, Ribuan Pelari Bersatu Semarakkan HUT ke-81 TNI

27/09/2026
2k
RAGAM

Milad ke-60, KAHMI Muaro Jambi Soroti Karhutla dan Masa Depan Lingkungan

26/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Partisipasi dan Gotong Royong dalam Pembangunan

26/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Jelang Healthy Cities Summit 2026, Pemkot Jambi Bekali 500 Lebih LO untuk Sukseskan Penyelenggaraan

25/09/2026
2k
Next Post

Banyak Komoditas Indonesia untuk Ekspor, Jokowi: Kembangkan Promosi Digital

Vaksin Bagi Lansia Komorbid, Ini Penjelasan Jubir Kemenkes

Cegah Penyebaran Covid-19, 5 Mahasiswa ITS Bikin Alat "FUZER" untuk Buah

Jika Kebutuhan Dalam Negeri Terpenuhi, Jokowi: Kalau Kita Mampu, Ekspor Saja Beras

Jubir Kemenkes Sampaikan Hasil Penelitian Efektivitas Vaksin Sinovac

Discussion about this post

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123