SEKATO.CO.ID | KERINCI – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi belum lama ini melakukan kegiatan restocking benih ikan nilem, jelawat, dan semah di Danau Kerinci.
Pimpinan Instalasi Pembenihan Ikan Kerinci Igor Rizki mengatakan, nilem dan jelawat merupakan dua spesies ikan baru yang ditaburkan di Danau Kerinci.
“Ada dua ikan jenis baru yang ditaburkan, yaitu nilem sebanyak 60 ribu ekor dan Jelawat 10 ribu ekor,” kata Igor, Jumat (11/11).
Ditambahkannya, ikan semah yang menjadi andalan masyarakat Kabupaten Kerinci juga ditaburkan sebanyak 4 ribu ekor.
“Ikan semah di Kabupaten Kerinci memiliki nilai ekonomis yang tinggi, yang keberadaannya di perairan Kabupaten Kerinci sudah hampir langka dan layak di restocking, bukan hanya di danau Kerinci, Pembentukan lubuk lubuk larangan sangat diperlukan untuk pengembangan ikan semah tersebut,” bebernya.
Lebih lanjut, Igor menyampaikan salah satu tujuan restocking benih ikan di Danau Kerinci adalah pengkayaan stok ikan dan penambahan populasi ikan.
“Harapan kami untuk masyarakat atau nelayan yang ada di Kabupaten Kerinci untuk tidak melakukan penangkapan benih ikan yang sudah di restocking, tunggu sampai besar dan sudah layak dikonsumsi,” kata Igor.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan juga para nelayan yang ada di Kabupaten Kerinci, jangan melakukan penangkapan ikan dengan cara yang tidak baik, seperti penubaan, penyetruman pakai aki, dan lain lainnya yang dapat merusak ekosistem dari perairan umum khususnya Kabupaten Kerinci.
“Mari bersama kita menjaga ekosistem perairan yang ada di Kabupaten Kerinci dengan tidak melakukan penangkapan ikan seperti penubaan, penyetruman pakai aki sehingga dapat merusak ekosistem perairan umum,” pungkasnya. (*)












Discussion about this post