Sekato.id,Batang Hari — Persoalan keluarga tak lagi boleh berhenti di balik pintu rumah. Pemerintah Kabupaten Batang Hari bersama TP-PKK Kabupaten Batang Hari resmi meluncurkan Aplikasi Rumah Bunda, Kamis (1/10/2026), sebagai kanal layanan pengaduan sekaligus ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi, edukasi, dan solusi atas berbagai persoalan keluarga.
Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari Zulva Fadhil. Kehadiran Rumah Bunda menandai upaya pemerintah daerah menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya ketika persoalan dalam keluarga membutuhkan penanganan dan respons yang cepat.
Rumah Bunda dirancang sebagai inovasi layanan pengaduan keluarga yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Batang Hari dan TP-PKK. Kanal ini diarahkan untuk menyediakan ruang yang aman bagi masyarakat dalam menyampaikan persoalan, termasuk permasalahan keluarga dan kekerasan dalam rumah tangga, sekaligus membuka akses terhadap penanganan yang lebih terarah.
Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari Zulva Fadhil menyampaikan apresiasi kepada Bupati Batang Hari yang menjadi pelopor hadirnya Rumah Bunda. Menurutnya, inovasi tersebut lahir dari kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Rumah Bunda ini terwujud sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Batang Hari. Semoga aplikasi ini semakin mempermudah masyarakat untuk memberikan laporan dan pengaduan.”
Sementara itu, Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief menegaskan bahwa Rumah Bunda bukan sekadar aplikasi, tetapi harus menjadi saluran resmi masyarakat untuk mencari solusi ketika menghadapi persoalan di dalam keluarga.
Pemerintah, kata Fadhil, harus hadir ketika masyarakat membutuhkan tempat untuk menyampaikan persoalan dan memperoleh informasi yang tepat.
“Ini adalah upaya kita untuk membantu masyarakat menyelesaikan masalah yang ada di dalam keluarganya. Kita hadir untuk memberikan solusi supaya masyarakat terbantu,” ujar Fadhil.
Ia berharap Rumah Bunda tidak berhenti pada peluncuran aplikasi. Saluran tersebut harus mampu memberikan edukasi dan informasi sekaligus menerima laporan masyarakat dengan respons yang baik dan cepat.
Di titik inilah efektivitas Rumah Bunda akan diuji: bukan hanya seberapa banyak laporan yang masuk, tetapi seberapa cepat laporan ditindaklanjuti dan seberapa jelas solusi yang diberikan kepada masyarakat.
Dengan diluncurkannya Rumah Bunda, Pemkab Batang Hari kini memiliki kanal yang diharapkan mampu memperpendek jarak antara masyarakat dengan pemerintah dalam menangani persoalan keluarga.
Namun, keberhasilan program ini pada akhirnya akan ditentukan oleh implementasi di lapangan—mulai dari mekanisme penerimaan pengaduan, kerahasiaan pelapor, kecepatan respons, hingga koordinasi antarinstansi dalam memastikan setiap persoalan mendapatkan penanganan yang tepat.
Peluncuran Rumah Bunda turut dihadiri Sekretaris Daerah Batang Hari, para Asisten Setda, kepala OPD, para camat, Ketua TP-PKK kecamatan, Tim Rumah Bunda serta undangan lainnya.(TN)












Discussion about this post