SEKATO.ID | JAMBI — Terus berupaya untuk melakukan percepatan penggunaan energi terbarukan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi gandeng Institute for Essential Services Reform (IESR) merencanakan pengoptimalan penggunaan energi di Jambi.
Kabid Energi ESDM Provinsi Jambi, Pandu mengatakan kerja sama dilakukan sebagai upaya pemanfaatan potensi energi terbarukan di Jambi.
“Apapun yang sifatnya pembangunan pasti akan didukung penuh,” ujarnya pada Selasa (07/05/2022).
Dalam kesempatan yang sama, Marlistya Citraningrum, perwakilan Institute for Essential Services Reform (IESR) mengatakan bahwa Jambi masuk ke dalam 10 besar provinsi yang memiliki potensi energi terbarukan.
“Energi terbarukan bisa dari air, udara, cahaya, dan lainnya. Untuk Jambi sendiri yang baru di data adalah potensi PTLS yang mencapai 281,5 Gb Watt,” ujarnya.
Kemudian untuk kerja sama dengan Dinas ESDM di antaranya membantu dinas untuk melakukan perencanaan agar saat realisasi dapat mengetahui potensi apa saja yang bisa ditetapkan.
Selain itu, Citra juga memaparkan beberapa rencana ke depan di antaranya:
- Asistensi perhitungan potensi teknis PLTS Atap.
- Bantuan terntegrasi untuk dapur dan penerangan rumah tangga (boenda) sebagai kebijakan subsidi bagi masyarakat miskin.
- Implementasi rencana umum energi daerah, (pued) penyusunan peta jalan untuk pemenuhan energi yang mengutamakan energi terbarukan.
- Penjangkauan dan komunikasi serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai energi terbarukan.
(HP)












Discussion about this post