SEKATO.ID|JAMBI – Kemcetan Panjang antrian mobil batubara di SPBU Kota Jambi, ditanggapi cepat oleh Pemerintah Kota Jambi. Walikota Jambi Syarif Fasha saat melalukan Rapat Sosialisasi terkait dengan edaran Walikota Jambi tentang pengaturan pembelian BBM jenis solar didalam kota Jambi, mengatakan tidak membatasi mobil yang akan mengisi namun membatasi penjualan minyak.
“Kami menyamakan persepsi bagaimana mengatasi kemacetan di SPBU. Dan kelangkaan solar akibat masuknya mobil besar di Kota Jambi,” terang Walikota.
“Hasil keputusannya kita tidak membatasi mobil tersebut tetapi kita membatasi penjualan minyak,” tambah Syarif Fasha.
Walikota mengatakan bahwa penyaluran BBM solar kepada mobil khusus angkutan batubara dan angkutan sawit dijatah hanya 30 liter per mobil, dan tidak boleh antre sampai keluar SPBU untuk mengantisipasi kemacetan.
“Untuk mengantisipasi Kendaraan solar yang membutuhkan BBM solar milik masyarakat Kota Jambi tidak bisa terlayani dengan maksimal,” terangnya.
Sementara itu, untuk mobil pembawa sembako ataupun travel dan ekspedisi masih diizinkan seperti biasa.Kebijakan ini dikatakan Walikota akan mulai diberlakukan minggu depan.
“Rencana minggu depan kita koordinasikan lagi. Karena akan kita terjunkan personil kita di SPBU untuk mengawasi, jangan sampai lebih dari ketentuan,” tegas dan pungkas Fasha.(dk)












Discussion about this post