SEKATO.ID, BATANG HARI — Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar, mendorong upaya pelestarian sejarah daerah melalui persiapan pengusulan Museum Budaya di kawasan Kota Tua Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Jambi.
Langkah tersebut dibahas dalam kegiatan persiapan pengusulan Museum Budaya yang berlangsung di Kantor Lurah Pasar Tembesi, Kecamatan Muara Tembesi, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pertemuan Wakil Bupati Batang Hari bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi beberapa pekan sebelumnya.
Dalam pertemuan tersebut, Bakhtiar memaparkan keberadaan bangunan bersejarah peninggalan Belanda di kawasan Benteng Pasar Lamo Tembesi. Situs itu dinilai memiliki nilai historis yang tinggi dan berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan sejarah serta kebudayaan daerah.
Pengusulan Museum Budaya diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan pengenalan identitas budaya Batang Hari kepada generasi muda maupun masyarakat luas.
Kecamatan Muara Tembesi menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian karena memiliki sejumlah peninggalan sejarah yang merekam perjalanan kehidupan masyarakat dan perkembangan wilayah tersebut pada masa lalu.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama dan peninjauan langsung kawasan cagar budaya Kota Tua Kelurahan Pasar Tembesi. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memetakan serta mengidentifikasi batas-batas wilayah yang akan diusulkan sebagai kawasan cagar budaya Kota Tua Muara Tembesi.
Proses pemetaan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan langkah pelestarian kawasan bersejarah, termasuk mengidentifikasi wilayah yang perlu mendapat perhatian dan perlindungan.
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait guna mendukung koordinasi lintas sektor dalam persiapan pengusulan Museum Budaya dan penataan kawasan bersejarah di Muara Tembesi.
Turut hadir Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Batang Hari, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari, Bapperida Kabupaten Batang Hari, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Batang Hari, Camat Muara Tembesi, Lurah Pasar Tembesi, ketua adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Melalui langkah tersebut, kawasan Kota Tua Muara Tembesi diharapkan dapat memperoleh perhatian lebih serius dalam upaya pelestarian sejarah, sekaligus membuka peluang pengembangan wisata sejarah dan budaya di Kabupaten Batang Hari.
(TN)






Discussion about this post