SEKATO.ID | LUBUKLINGGAU – Milad atau ulangan tahun Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ke -23 yang digelar, Minggu (14/3/2021) malam di Gedung Kesenian, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut berlangsung hikma.
Dalam kesempatan itu, Ketua KAMMI Sumsel Babel, Regi Yasika mengajak semua kader KAMMI untuk dapat mengevaluasi diri sejauh mana memberikan kontribusi untuk negara dan bangsa. Sebagai organisasi pergerakan dan memiliki kader peran KAMMI sangat penting untuk kemajuan bangsa ini hari ini esok atau yang akan datang.
“Untuk itu, momentum Milad KAMMI ke-23 ini sekaligus mengevaluasi sudah sejauh mana berbuat untuk negeri,” katanya.
Menurutnya, bentuk kontribusi salah satunya ialah memberikan sumbangan pemikiran dan inovasi yang konkrit untuk Indonesia ke depan.
“Seperti memberikan solusi konkrit terhadap permasalahan masyarakat,” tandasnya.
Ketua KONI Lubuklinggau, Bambang Rubianto mengatakan kader kader KAMMI khususnya KAMMI Silampari harus mampu membuat lompatan pemikiran ke depan dan mengimplementasi peran pemuda guna memenangkan masa depan.
“Caranya dengan berperan aktif dalam kegiatan pemuda dan mahasiswa. Sebab pemuda yang aktif merupakan investasi yang sangat besar,” katanya singkat.
Sementara itu, Alumni KAMMI Silampari, Seprianto mengatakan usia KAMMI yang sudah 23 tahun merupakan usia yang ideal dalam memberikan kontribusi dan aksi nyata untuk bangsa dan negara lebih banyak lagi. Tidak hanya itu, solusi konkrit untuk masyarakat juga sangat dinantikan.
“Saya harap kader-kader kammi bisa merasakan perjuangan para senior, teruskan perjuangan, berkolaborasi dan komunikasi intens dengan pihak-pihak terkait untuk perbaikan,” katanya didampingi Ketua KAMMI Silampari, Riki Aji Pambudi.












Discussion about this post