• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

2022, Ekonomi Digital Tumbuh ‘Doble Digit’

Editor Ara Permana Putra
28/11/2021
in EKONOMI, NASIONAL, PEMERINTAHAN
A A
0
PostTweetSendShareScan

Ekonomi dan keuangan digital diprediksi meningkat pesat pada 2022, transaksi e-commerce mencapai Rp530 triliun.

SEKATO.ID | JAKARTA – Digitalisasi sistem pembayaran dan ekonomi keuangan kini sudah berkembang sedemikian pesatnya, dengan semakin dominannya peran perusahaan teknologi yang memiliki kapital besar.

Tidak dipungkiri, digitalisasi kini telah menjadi sebuah keniscayaan, bahkan sebelum pandemi Covid-19, didorong oleh kemajuan teknologi digital termasuk intelegensia artifisial oleh perusahaan teknologi besar.

Di tengah terjadinya wabah, perusahaan teknologi bahkan mampu menyediakan jasa layanan pribadi dan ekonomi keuangan melalui handphone maupun gadget lain, kapan pun, dan di mana pun.

Indikator itu bisa terlihat dari jasa layanan e-commerce, salah satu layanan berbasis digital. Melalui platform itu, konsumen kini dapat memenuhi pelbagai kebutuhannya untuk bertransaksi ekonomi dan keuangan semakin cepat dan sering meski dari sisi nilai per transaksi bisa dikatakan skala kecil (ritel).

Data Bank Indonesia (BI) menyebutkan, layanan berbasis digital semakin moncer di tengah wabah Covid-19. Sebab, adanya pembatasan mobilitas aktivitas manusia, digitalisasi ekonomi keuangan, dan sistem pembayaran berkembang sangat cepat.

Baca juga

No Content Available

Apa saja yang termasuk layanan ekonomi berbasis digital? Mengutip data riset Google, Temasek dan Bain yang bertajuk ‘e-Conomy SEA 2021’, mereka memasukkan layanan ekonomi digital seperti e-commerce, berbagi tumpangan (ride hailing) dan pesan-antar makanan, media digital, online travel, serta layanan finansial.

Riset itu juga memprediksi, nilai ekonomi digital Indonesia akan mencapai USD70 miliar atau Rp 998 triliun (kurs Rp14.260 per USD) tahun ini. Dari sejumlah layanan itu, kontribusi terbesar disumbang oleh layanan e-commerce dan layanan transportasi dan pesan antar makanan.

Laporan itu menyebutkan bahwa sektor e-commerce yang menyumbang transaksi paling besar bagi ekonomi digital di Indonesia akan mencapai USD53 miliar atau Rp755 triliun tahun ini. Di sisi lain, BI pernah merilis proyeksi transaksi e-commerce mencapai Rp403 triliun pada tahun ini.

Nilainya diperkirakan melesat menjadi USD104 miliar pada 2045. Nilai transaksi sektor transportasi online dan pesan-antar makanan tahun ini sebesar USD6,9 miliar atau Rp98,4 triliun. Nilai itu menjadi USD16,8 miliar dalam empat tahun mendatang.

Transaksi Naik

Nah, bagaimana bisnis layanan e-commerce tahun depan? Bila riset Google dan kawan-kawan menyebutkan sumbangan bisnis e-commerce mencapai Rp755 triliun (USD53 miliar), data BI memperkirakan transaksi e-commerce pada tahun depan naik 31,4 persen pada tahun depan atau nilai transaksinya bisa mencapai Rp530 triliun dibandingkan proyeksi tahun ini Rp403 triliun.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, semua jenis transaksi keuangan dan ekonomi digital akan tumbuh dua digit pada tahun depan, termasuk transaksi di e-commerce, uang elektronik, dan digital perbankan.

“Ekonomi dan keuangan digital meningkat pesat pada tahun 2022, transaksi e-commercemencapai Rp530 triliun,” kata Perry dalam pidatonya di acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), Rabu (24/11/2021).

Pada kesempatan itu, Perry juga memberikan outlook soal layanan keuangan digital yang diprediksi naik pesat pada tahun depan. Misalnya, transaksi uang elektronik, bank sentral itu memprediksi terjadi kenaikan hingga 16,3 persen dari Rp289 triliun pada tahun ini menjadi Rp 337 triliun.

Begitu juga dengan transaksi menggunakan bank digital juga akan semakin besar menjadi Rp48 ribu triliun tahun depan, atau kenaikan 21,8 persen dari outlook tahun ini Rp40 ribu triliun.

Bagi Bank Indonesia, keniscayaan ekonomi digital sudah tidak bisa dibendung lagi. Bank Indonesia, tambah Perry Warjiyo, terus mengakomodasi dan beradaptasi dengan perkembangan tersebut. Bank Indonesia akan terus menggenjot perluasan digitalisasi sistem pembayaran.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo juga menambahkan, lembaga itu tetap mempersiapkan sejumlah strategi untuk mendukung target tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan melalui penguatan konsolidasi industri.

Bentuknya, berupa membangun ekosisitem end-to-end antara perbankan digital, fintech, dan e-commerce. “Ini termasuk upaya BI mendukung terbentuknya unicorn-unicorn yang tangguh. Selain itu, BI akan terus mengembangkan infrastruktur sistem pembayaran yang modern,” ujar Perry Warjiyo.

Dari gambaran di atas, seperti yang disampaikan Bank Indonesia, ke depannya, bisnis berbasis digital semakin menjanjikan. Indonesia yang perhatian dan terus mengembangkan ekonomi berbasis digital sudah mengambil langkah yang tepat dengan menempatkan ekonomi digital sebagai penopang pertumbuhan ekonomi bangsa ini.

Sumber: Indonesia.go.id

Tags: ekonomi digital
Previous Post

Seorang Nenek Tewas Bersimbah Darah di Warung Miliknya

Next Post

Ketua DPR RI: 70 Persen ‘Healthcare’ pada Penanganan Covid-19 adalah Perempuan

Artikel terkait

PEMERINTAHAN

Jambi Junior League 2026 Resmi Ditutup Oleh Sekda Mula P. Rambe, Empat Tim Melaju ke Sumatera Junior League

06/07/2026
2k
PEMERINTAHAN

Sambut Baik Rangkaian Rakernas APEKSI, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah : Momentum Berdiskusi dan Bertukar Pengalaman Antar Pendamping Wali Kota

03/07/2026
2k
PEMERINTAHAN

Rakernas APEKSI, Wali Kota Jambi Dorong Pemerataan Infrastruktur, Pendidikan dan Layanan Kesehatan 

03/07/2026
2k
DAERAH

JBC+ Resmi Diluncurkan, Belanja di Jambi Business Center Kini Makin Untung dengan Poin & Reward

02/07/2026
2k
PEMERINTAHAN

Tanam Pohon Kananga Pada Rangkaian APEKSI, Wali Kota Maulana Tekankan Sebagai Upaya Menciptakan “Kota Tangguh”

02/07/2026
2k
Next Post

Ketua DPR RI: 70 Persen ‘Healthcare’ pada Penanganan Covid-19 adalah Perempuan

Korban Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Wajib Ditangani

Anggota Dewan RI: RUU TPKS Perjuangkan Ruang Bagi Perempuan

Aktivitas Tionghoa Lepas Hak Atas Tanah untuk SMA Negeri 1 Warung Kiara Jawa Barat

Cegah Covid-19 Omicron, Kemenkumham Keluarkan Aturan Larangan Warga Afrika ke Indonesia

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123