SEKATO.ID, LAMPUNG – Sebanyak 55 wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM) Provinsi Jambi mengikuti kegiatan Media Gathering FJM Jambi Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh SKK Migas Sumbagsel bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Jambi di Provinsi Lampung. (11/11/2025)
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah dilaksanakan sejak terbentuknya Forum Jurnalis Migas (FJM) Jambi pada tahun 2014, dengan tujuan memperkuat hubungan kemitraan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) jurnalis di bidang energi dan migas.
Media Gathering tahun 2025 ini diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain sharing session mengenai pengembangan kompetensi wartawan, capacity building, serta kegiatan rekreasi dan kebersamaan di Pantai Bensam.
Ketua FJM Provinsi Jambi, Mursyid Sonsang, menyampaikan bahwa sejak awal berdirinya, FJM Jambi konsisten menjaga soliditas dan profesionalitas anggotanya dalam mendukung pemberitaan yang akurat dan berimbang terkait industri hulu migas.
“FJM Jambi berdiri sejak tahun 2014 dan tetap solid hingga saat ini. Tantangan terbesar media mainstream saat ini adalah derasnya arus informasi dari media sosial. Namun masyarakat masih menaruh kepercayaan pada media arus utama karena memiliki proses verifikasi dan validasi yang jelas,” ungkapnya.
Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan Regional 1, Eviyanti Rofraida, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers di Provinsi Jambi atas dukungan dan kontribusinya dalam penyebaran informasi mengenai kegiatan hulu migas.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini. Media memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim industri migas yang positif serta memperkuat dukungan publik terhadap kegiatan operasi kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Syafe’i, menekankan pentingnya peran media sebagai mitra utama SKK Migas dalam mengedukasi masyarakat mengenai kontribusi industri hulu migas terhadap pembangunan daerah.
“Kami sangat membutuhkan dukungan media dalam menyampaikan informasi yang benar kepada para pemangku kepentingan. Melalui pemberitaan yang edukatif, kami berharap tidak ada kesalahpahaman di masyarakat bahwa kegiatan migas hanya bersifat eksploitasi tanpa memberikan manfaat. Faktanya, industri hulu migas memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di daerah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SKK Migas Sumbagsel berharap hubungan sinergis antara lembaga, perusahaan KKKS, dan insan pers semakin kuat, serta mampu menjadi jembatan komunikasi yang konstruktif antara industri migas dan masyarakat.
Kegiatan Media Gathering FJM Jambi 2025 juga diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan informasi yang akurat, objektif, dan mencerahkan, sejalan dengan semangat transparansi dan akuntabilitas industri hulu migas di Provinsi Jambi.
(Rgk)












Discussion about this post