SEKATO.ID | KUALATUNGKAL — Siti Badriah (27) warga RT 08 Parit Tomo, Kelurahan Mekar Kaya, Kecamatan Betara Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjab Barat) yang sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD).
Kapolsek Betara AKP S Harefa mengatakan kejadian itu berawal dari orang tua korban Yamin (red, ayah korban) melihat anaknya Siti Badriah tidak berada di rumah. Kemudian, kelurga melakukan pencarian. Namun hanya menemukan sepasang sandal.
“Sandal itu punya korban di pinggir Sungai Parit Tomo yang berjarak 30 meter dari rumah korban,” katanya pada Sabtu (25/12/2021).
Kata Kapolsek korban setiap hari mandi di tempat itu. Orang tua korban memberitahukan kepada warga untuk membantu melakukan pencarian di seputaran rumah dan sungai.
“Jadi hilang sejak Jum’at (24/12/2021) sekitar pukul 16.00 WIB dan minta bantu warga sekitar untuk nyari sampai hari ini pukul 10.00 WIB baru ditemukan,” ujarnya.
Saat ditemukan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sungai yang berlokasi tidak jauh dari rumahnya.
“Dalam keadan mengapung oleh Jumirin yang baru pulang dari kebun dan melihat mayat korban telah mengapung dengan posisi telungkup di aliran parit di depan rumah Suwanto,” jelasnya.
Kemudian, Jumirin mennghubungi pihak keluarga dan pihak puskesmas untuk mengangkat korban dari dalam parit.
“Sekarang sudah dimakamkan, keluarga tidak minta untuk otopsi,” ucapnya.
Selama ini, korban mengidap sakit epilepsi sejak usia 3 tahun dan sering kambuh saat terlalu capek.
“Sebelumnya juga sudah sering pergi dari rumah tanpa sepengetahuan keluarga namun tidak tahu arah pulang kerumah tapi masih bisa ditemukan oleh pihak keluarga,” tandasya.












Discussion about this post