JAMBI — Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Jambi melakukan rapat koordinasi (rakor) terpadu dalam rangka menjaga ketersediaan stock dan kestabilisasi harga jika nantinya ada para pelaku usaha yaang kedapatan melakukan penimbunan akan di tindak tegas.
“Jika pelaku usaha sudah diingatkan dan tetap menimbun bahan pokok. Kita akan menindak tegas secara hukum. Kita ingatkan pelaku usaha, apabila masih terjadi penimbunan akan kita tindak hukum secara jelas,”kata Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Yuyan Priatmaja, Rabu (24/3/2021) saat usai rapat koorindinasi Satgas Pangan Provinsi Jambi di Lantai II Mapolda Jambi.
Namun, sebelum melakukan tindakan tersebut satgas akan memberitauakan agar tidak melakukan penimbunan kepada para pengusaha.
“Pelaku usaha mulai dari distributor hingga pelaku retail dikumpulkan terlebih dahulu untuk menjaga ketahanan pangan di Provinsi Jambi.”tandasnya
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jambi, Agus Sunaryo mengatakan rakor yang digelar satgas pangan tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1433 hijriah.
“Untuk ketersediaan bahan pokok strategis tidak ada masalah, semua siap dan cukup. Harga juga masih terjangkau,”katanya.
Agus yang menjabat Plh. Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi ini menjelaskan terdapat beberapa komoditi bahan pokok yang menjadi perhatian dan patut diwaspadai saat ini yakni cabe rawit, cabe merah, kedelai, kacang tanah, kacang hijau dan minyak goreng.
Sedangkan, ketersediaan stok beras di Bulog Provinsi Jambi masih sebanyak 7800 ton dan cukup hingga 4 bulan kemudian kedepan. Kemudian, Bulog juga telah menyiapkan stok daging beku, minyak goreng, tepung terigu dan gula untuk antisipasi kelonjakan harga dilapangan.
“Mudah-mudahan menjelang Ramadhan ini ketersediaan bapok tidak ada masalah dan semoga masyarakat lebih pintar memilih komiditi yang diutamakan untuk dikonsumsi,” jelas Agus.
Agus menegaskan nantinya akan diadakan rapat lanjutan bersama pelaku usaha stakeholder terkait untuk membahas ketersediaan stock dan stabilisasi harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
“Nanti kita akan kita panggil pelaku usaha untuk rapat bersama tim Satgas Pangan Provinsi Jambi.”tandasnya (wn)












Discussion about this post