KUALATUNGKAL — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Betara 10 terpatnya di RT 01 dan 02 Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) diklaim berasal dari puntung rokok yang masih aktif yang diduga dibuang oleh pemancing dilokasi itu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat, Zulkifli mengatakan kebakaran itu terjadi pada, Selasa (13/9/2022) sekitar pukul 16.00 wib. Api saat itu berkobar menghanguskan semak belukar yang lahannya dari gambut.
“Kemarin kejadiannya terjadi di Rt 01 dan 02 Desa Pematang Lumut. Titik Koordinat -1°5’17,958′ S. 103°23’45,984 E,” katanya, Rabu (14/9/2022).
Zulkifli menyebutkan luas lahan yang terjadi kebakaran lebih kurang 1,2 hektar. Dugaan sementara api berasal dari puntung rokok yang berada di lokasi.
“Diduga dari putung rokok yang masih hidup dibuang masyarakat yang mancing di kanal, karena semak belukar purun pasca banjir mengering dan mudah terbakar,” katanya.
Saat ini Tim kopolisian dari Polsek Betara masih melakukan penyelidikan terkait siapa pelaku dugaan kebakaran yang nenghansguskan lahan 1,2 hektare itu.
“Masih dalam proses penyidikan dan penyelidikan Unit Reskrim Polsek Betara,” ungkapnya.
Zulkifli menyebutkan lahan seluas 1,2 hektare yang dilahap api merupakan milik warga Kuala Tungkal. Mereka yakni Akuang, Siti, Hariyanto, dan Hairan. ” Pemilik semuanya beralamat di Kuala Tungkal,” ujarmya.
Kenakaran itu awalnya di ketahui Ius yang sedang berada dibelakang rumah tengah menyemprot lahan kemudian datang Halim yang memberitahu ada kebakaran dibelakang lahan Ius.
“Keduanya kemudian langsung menuju ke lokasi dan melihat api sudah membakar lahan,” paparnya
Selanjutnya, Halim langsung mengambil mesin semprot cuci motor untuk memadamkan api, tidak lama team gabungan penanggulangan Karhutla dari MPA, Personil Polsek Betara, Koramil 419-03/Tungkal Ilir, BPBD Tanjab Barat, Manggala Agni, PetroChina Internasional Jabung Ltd dan Distrik 1A PT. WKS langsung melakukan pemadaman.
“Sehingga api dapat dipadamkan pukul 20.45 Wib, atas kejadian tersebut tidak ada Korban Jiwa,” jelasnya.
Peralatan yang digunakan untuk memadamkan api PT WKS menurunkan mesin air 2 unit, selang 30 gulung dan Nojel 1 buah, MPA mesin air 1 unit, elang 6 gulung, Nojel 1 buah, Manggala Agni Mesin air 1 unit Selang 5 gulung, Nojel 1 buah, BPBD Mesin air 1 Unit Selang 6 gulung, Nojel 1 buah, PetroChina Fire truck F21 1 Unit Mesin air 1 unit Selang 10 gulung Nojel 2 buah.
“Armada atau Kendaraan Mobil 5 unit, motor 25 unit. Air yang digunakan berasal dari Sungai Betara.” Tandasnya












Discussion about this post