• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Ganjar Pranowo membacakan naskah "Dedikasi Hidup" karya founding father dan presiden pertama Indonesia Soekarno dalam acara peringatannya di Jakarta pada 26 Juni 2023. (Foto: CNA)

Ganjar Pranowo membacakan naskah "Dedikasi Hidup" karya founding father dan presiden pertama Indonesia Soekarno dalam acara peringatannya di Jakarta pada 26 Juni 2023. (Foto: CNA)

Pilpres 2024: Pengamat Sebut Banyak PR yang Belum Diselesaikan Ganjar di Jawa Tengah

Editor Ara Permana Putra
04/09/2023
in POLITIK
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.CO.ID –  Ganjar Pranowo akan mengakhiri masa jabatan 10 tahunnya sebagai gubernur Jawa Tengah pada hari Selasa (5 September), namun para analis memiliki tinjauan yang beragam mengenai masa jabatannya dan mengatakan bahwa ia perlu meningkatkan diri jika ingin menjadi pemimpin negara. Ganjar telah menjabat dua periode sebagai gubernur Jawa Tengah, yang berpenduduk 35 juta jiwa dan merupakan salah satu provinsi terpadat di Indonesia.

Setelah satu dekade menjadi orang paling berkuasa di Jawa Tengah, ia akan mencalonkan diri sebagai presiden ketika KPU membuka pendaftaran presiden pada bulan Oktober. Indonesia akan mengadakan pemilihan presiden dan legislatif pada 14 Februari tahun depan. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang berkuasa, di mana Pranowo menjadi salah satu anggotanya, mendeklarasikannya sebagai calon presiden pada bulan April.

Namun, melansir CNA, para pengamat mempunyai pendapat berbeda mengenai bagaimana Ganjar memerintah Jawa Tengah, yang mungkin mengindikasikan seberapa baik ia dapat memimpin negara jika terpilih sebagai presiden.

“Tidak mudah menilai kinerja seorang kepala daerah,” kata Wawan Mas’udi, dosen sosial dan politik yang tinggal di Yogyakarta.

“Gubernur itu jabatan istimewa karena harus berada di tengah. Dia perlu menjembatani tuntutan dan kebutuhan pemerintah pusat dan bupati dan wali kota,” imbuhnya.

Ah Maftuchan, pakar kebijakan publik yang berbasis di Jakarta, mengatakan bahwa ia menilai masa jabatan Ganjar sangat baik, sementara dosen sosial dan politik yang berbasis di Semarang, Nur Hidayat Sardini, mengatakan ia yakin kinerja gubernur tersebut buruk. Semua pengamat mengakui bahwa Ganjar tampaknya memiliki gaya komunikasi yang terbuka dan mudah didekati oleh masyarakat.

Baca juga

Kota Jambi Masuk Lima Penampil Terbaik Karnaval Budaya Nusantara Rakernas APEKSI XVIII

KONI Jambi Gelar Program Peningkatan Kualitas Pelatih, Bidik Prestasi Maksimal di PON XXII 2028

Sambut Baik Rangkaian Rakernas APEKSI, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah : Momentum Berdiskusi dan Bertukar Pengalaman Antar Pendamping Wali Kota

Rakernas APEKSI, Wali Kota Jambi Dorong Pemerataan Infrastruktur, Pendidikan dan Layanan Kesehatan 

KONI Jambi Dorong Atlet Muaythai dan Binaraga Lolos ke PON 2028

Namun, mereka menyimpulkan bahwa hal tersebut mungkin tidak cukup untuk memimpin negara berpenduduk 270 juta jiwa, yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara.

Sardini dari Universitas Diponegoro di Jawa Tengah tidak terkesan. “Menurut saya dia sangat menonjol di media sosial, seperti TikTok dan YouTube, yang pelanggannya banyak,” ujarnya.

Meski begitu, dia menilai belum ada perubahan signifikan selama menjabat. “Belum ada terobosan berarti. Dia tidak punya prestasi…selain kehadirannya di media sosial yang semua orang tahu,” tambahnya.

Wilayah Jawa Tengah bagian utara, yang mengalami penurunan permukaan tanah dan sering dilanda banjir, juga masih sering tergenang air. Pemerintahan Ganjar telah mencoba mengatasi masalah ini dengan membangun tanggul, namun sejauh ini belum memperbaiki situasi.

“Tanggul tidak berpengaruh. Di daerah saya misalnya Pekalongan kurang berhasil,Ada banyak industri yang menyebabkan penurunan permukaan tanah, dan perubahan iklim juga berperan, namun masyarakat harus bisa mengurangi dampaknya,” kata Sardini.

Ia juga mencontohkan kasus lain yang belum terselesaikan, seperti kontroversi penambangan andesit di Wadas dan beroperasinya perusahaan semen PT Semen Indonesia di Rembang. Penambangan andesit di Wadas merupakan proyek nasional yang menuai kontroversi sejak 2019. Penambangan andesit tersebut akan digunakan untuk membangun bendungan yang berjarak sekitar 12 km dari lokasi.

Beberapa penduduk setempat menentangnya karena percaya bahwa hal tersebut akan merusak lingkungan, sementara beberapa lainnya mempertanyakan apakah pertambangan tersebut memiliki izin yang diperlukan. Ada juga warga setempat yang harus pindah karena adanya penambangan, namun mereka menolak.

Begitu pula dengan kehadiran PT Semen Indonesia di Rembang yang juga tak kalah kontroversialnya. Beberapa warga setempat menganggap pembangunan pabrik semen akan merusak lingkungan dan mengancam pasokan makanan dan air, terutama karena banyak sawah di dekatnya. Yang menolak sebagian besar adalah para petani yang bahkan sempat melancarkan aksi protes di depan Istana Kepresidenan Jakarta.

Sementara itu, untuk meninjau kinerja Pak Pranowo, Pak Maftuchan melihat pemberantasan kemiskinan selama masa jabatannya. Menurut badan statistik negara, ketika Pranowo mulai menjabat pada tahun 2013, tingkat kemiskinan moneter di Jawa Tengah adalah sekitar 14,5 persen. Saat ini, jumlahnya sekitar 10,7 persen.

“Apakah ini bisa dikatakan sebuah prestasi, mengingat ini dilakukan dalam waktu 10 tahun? Saya bilang biasa-biasa saja karena memberantas kemiskinan ekstrem tidaklah mudah dan memerlukan strategi khusus,” ujar Maftuchan.

Ia menilai, apa yang dilakukan di provinsi tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat. Tidak ada strategi provinsi yang spesifik. Lembaga pemikirnya telah melakukan kajian sendiri mengenai kemiskinan multidimensi di Indonesia pada tahun 2012 hingga 2021.

Pada tahun 2013, kemiskinan multidimensi di Jawa Tengah, yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti kesehatan, pendidikan dan standar hidup, mencapai hampir 39 persen. Pada tahun 2021, jumlahnya menurun menjadi kurang dari delapan persen.

“Ini merupakan penurunan yang sangat signifikan,” ujarnya.

Mas’udi dari Universitas Gadjah Mada menyoroti Ia menyoroti, Ganjar juga berhasil membangun infrastruktur, termasuk kawasan ekonomi baru. Namun demikian, Mas’udi mencatat bahwa pertambangan di Wadas dan pengoperasian perusahaan semen di Rembang merupakan masalah yang belum terselesaikan dalam rapor Ganjar.

“Tetapi akan selalu ada protes di sekitar area konstruksi, yang penting adalah bagaimana mengkomunikasikan situasi tersebut (kepada pihak yang berkeberatan) dan menyelesaikannya. Itu kuncinya,” tegasnya.

Ia juga mengakui bahwa Ganjar kurang menunjukkan inisiatif dalam menangani tenggelamnya wilayah utara Jawa Tengah, termasuk menanggulangi dampak perubahan iklim. Mas’udi percaya bahwa jika Pranowo menjadi presiden Indonesia berikutnya, perubahan iklim akan menjadi masalah besar yang harus ia atasi.

Ia berpendapat, jika menyangkut permasalahan dalam negeri seperti infrastruktur dan kemiskinan, Ganjar akan mampu mengatasinya karena permasalahan tersebut serupa dengan permasalahan yang pernah ia tangani, meski dalam skala yang lebih kecil.

Saat ini, ada tiga calon presiden. Yang lainnya adalah mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Ganjar atau Prabowo selalu memimpin dalam survey, sedangkan Anies selalu berada di posisi ketiga.

Dibandingkan dengan mereka, Ganjar kurang menunjukkan kehadiran dan minat internasional.

“Ada tantangan perubahan iklim, ada tantangan regional dan global, ada disrupsi global, hubungan internasional perlu dibangun, Kalau dilihat dari rekam jejaknya di Jawa Tengah, di sinilah pengalamannya belum banyak. Kompetensinya dalam politik internasional, politik regional, dan hubungan bilateral akan diuji, dan ini akan menjadi tantangan utamanya.” pungkasnya. (CNA/RED)

 

Previous Post

Waspada! Penipu Catut Nama Ketua DPRD Jambi, Modus Berikan Sumbangan Rumah Ibadah.

Next Post

Polda Jambi Gelar Operasi Zebra 2023, Kapolda: Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib dan Kondusif

Artikel terkait

POLITIK

Ketua DPRD Kota Jambi Apresiasi Peran PMI, Pastikan Ketersediaan Stok Darah untuk Masyarakat

29/06/2026
2k
POLITIK

Jelang Idul Adha, Ivan Wirata Dorong Jambi Perkuat Kemandirian Pangan Daerah

26/05/2026
2k
POLITIK

DPRD Kota Jambi Apresiasi Program BPJS Ketenagakerjaan Gratis bagi Pekerja Rentan

25/05/2026
2k
POLITIK

DPRD Kota Jambi Soroti Sampah dan PKL Talang Banjar, Efendi Alung: Masyarakat Harus Ikut Aturan

21/05/2026
2k
POLITIK

DPRD Kota Jambi Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya Jagung Paal Lima

20/05/2026
2k
Next Post

Polda Jambi Gelar Operasi Zebra 2023, Kapolda: Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib dan Kondusif

Sekretaris DPW PKB Jambi, Elpisina. (Foto: Sekato.co.id/dar)

DPW PKB Jambi Rapatkan Barisan Menangkan Pasangan Anies-Muhaimin di Pilpres 2024

Rocky Gerung Jalani Pemeriksaan Bareskrim Polri Hari Ini

(Foto: Kompas)

1.679 Personel Polri Amankan KTT ASEAN

Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Kemenag)

Menag: Jangan Pilih Pemimpin yang Gunakan Agama sebagai Alat Politik

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123