SEKATO.CO.ID — Mempermudah untuk penjualan peternakan dan prodk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Desa Sungai Muluk, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dan Bank Mandiri luncurkan program jualan digital dengan aplikasi Livin’ Merchant by Mandiri.
Kepala Desa Sungai Muluk Trimanto mengatakan masyarakat desa, kelompok tani dan para pemilki UMKM bisa langsung menjual produk produk hasil karyanya melalui aplikasi langsung dan bisa diakses diseluruh Indonesia.
Ia menyebutkan jika rencana ini berjalan mulus maka ini akan menjadi desa pertama di Tanjab Barat dan mungkin juga pertama di Provinsi Jambi yang memberikan fasilitas perdangangan kepada masyarakat untuk berjualan melalui aplikasi.
“Ini mungkin suatu bonus untuk Desa Sungai Muluk apa yang kami rencanakan alhamdulillah pelan pelan mulai terealisasi. Kita dibantu Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanjabbar yang memfasilitasi kami dengan Bank Mandiri sebagai pihak yang nantinya akan membantu pemasaran produk pertanian dan UMKM melalui aplikasinya,” katanya.
Bahkan, ia juga menyebutkan kali ini merupakan kali pertama Bank Mandiri hadir langsung di desa melakukan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi tersebut. Aplikasi itu bernama Livin’ Merchant by Mandiri.
“Yang turun langsung Kepala Cabang Bank Mandiri Tanjab Barta Pak Taufik bahwa sanya ini sangat sangat membantu ini,” ungkapnya
Selain itu, ia juga menyebutkan jika banyak solusi yang ditawarkan kepada masyarakat yang selama ini hanya bisa memproduksi produk UMKM seperti serbuk jahe merah, beternak kambing dan lainnya. Dengan adanya aplikasi Livin’ Merchant by Mandiri diharapkan bisa memingkatkan penjualan UMKM dan peternakan.
“Bahkan untuk masyarakat banyak solusi yang ditawarkan dan diharapkan bisa didanai dan dipromosikan melalui programnya,” tegasnya.
Selain itu, kadss juga menjelaskan para petani, pelaku umkm dan yang lainnya juga mendapatkan kemudahan dalam hal pembiayaan. Sehingga akan lebib mendorong kemajuan dari para pertanu dan lainnya.
“Sebenarnya membaca dari kebutuhan petani kepada para peternak untuk lebih mendukung modal.” Tandasnya
Kepala Cabang Bank Mandiri Tanjab Barat Taufik mengatakan pihaknya melihat adanya potensi yang begitu baik dan besar hal itu yang mendorong pihaknya untuk mendukung adanya sistem digitalisasi di Desa Sungai Muluk.
Selain itu, masyarakat didesa tersebut juga sudah ramah terhadap perbankan sehingga ini juga menjadi satu pertimbangan untuk pihaknya memberikan dorongan. Dorongan dalam bentuk permodalan dan dorongan dalam bentuk pemasaran melalui aplikasi Livin’ Merchant by Mandiri.
“Disini nantinya masyarakat bisa berjualan melalui aplikasi Merchant by Mandiri. Masyarakat juga bisa buka toko disana nanti sama seperti shoppe, lazada, tokopedia maupun yang sejenisnya,” katanya
Selain itu masyarakat juga bisa melakukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Mandiri. Ini kata dia, merupakan langkah dukungan yang dilakukan pihaknya untuk masyarakat, kelompok tani dan umkm.
“Ini kali pertama, akan kita mulai dijalankan pqda bulan depan (red, september 2023). Nantinya ada perjanjian kerjasama (PKS) nantinya bersama Pemkab Tanjab Barat.” Tandasnya
Sekdis Disbunak Ridwan mengatakan dirinya ikut hadir dan mendampingi program tersebut dengan menjadwalkan pertemuan di Desa Sungai Muluk yang dihadiri dari perbankan Mandiri Cabang Tanjab Barat. Menurutnya, sasaran dari kehadiran Bank Mandiri di Desa Sungai Muluk Kecamatan Muara Papalik adalah agar desa yang memiliki peternakan cukup banyak dan juga ketersediaan ternak di desa dapat terpantau secara aplikasi dengan mengetahui populasi, ketelusuran ternak dan lalu lintas ternak ikut terpantau.
“Dengan ada nya kerjasama yg nantinya d buat antara desa dan perbankan akan melibatkan pemerintah daerah tanjung jabung barat dimana pemerintah daerah akan mendapat informasi terkait data peternakan secara utuh,” katanya.
Melalui aplikasi mercahn by Mandiri kebutuhan akan ternak di masyarakat akan lebih mudah dan lebih aman kususnya di Tanjab Barat dan Jambi pada umumnya.
“Semoga degan kehadiran bank Mandiri sebagai langkah awal mendapatkan informasi ketersediaan ternak baik kambing, sapi, ayam, itik kedepannya,” ungkapnya.
Saat ini baru dimulai di Desa Sungai Muluk di karenakan desa tersebut salah satu desa yang bekerjasama dengan Universitas Jambi dalam hal pengelolaan peternakan dan sudah ada MoU dengan Pemkab Tanjab Barat. Pemerintahan daerah melalui Bupati Anwar Sadat sangat berharap ketersediaan ternak dan populasi ternak yang berada di tanjab Barat dapat juga memenuhi kebutuhan yang berada di luar daerah seperti Batam yang selama ini masih di pasok dari Lampung.
“Dengan melalui akese penyebrangan Roro Tanjab Barat. Aplikasi yg akan d launcing oleh Bank Mandiri Cabang Tqnjab barta nantinya akan di koordinasikan dengan Pemkab Tanjab Barat karen di dalam aplikasi tersebut sudah termuat bentuk usaha IKM, UKM dan sektor peternakan semoga bisa kedepannyan semuansektor dapat teraplikasii di marchandise by Mandiri.. Karena tidak di pungut biaya.” Tandasnya












Discussion about this post