SEKATO.ID, BATANG HARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Hari terus memperkuat sektor pertanian melalui percepatan musim tanam padi. Hasilnya, luas lahan sawah yang telah ditanami padi hingga Juli 2026 mencapai 5.611 hektare atau hampir 70 persen dari total luas baku sawah di daerah tersebut.
Peningkatan ini menjadi indikator bahwa aktivitas tanam petani masih berlangsung secara aktif di berbagai kecamatan, sekaligus memperlihatkan upaya pemerintah daerah dalam menjaga produktivitas pangan mulai menunjukkan hasil positif.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Batang Hari, Roma Uliana, mengatakan dalam kurun waktu lebih dari satu bulan telah terjadi penambahan luas tanam sekitar 630 hektare.
Pada akhir Mei 2026, luas tanam padi tercatat 4.981 hektare. Memasuki Juli, angkanya meningkat menjadi 5.611 hektare.
“Peningkatan ini menunjukkan proses tanam masih terus berjalan. Kami terus melakukan pendampingan kepada petani agar target luas tanam yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ujar Roma.
Menurutnya, peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah yang dilakukan Pemkab Batang Hari melalui DTPHP. Pemerintah terus mendorong percepatan musim tanam dengan memberikan pendampingan teknis kepada petani, menyediakan sarana produksi pertanian, serta memperkuat koordinasi bersama penyuluh pertanian yang berada di lapangan.
Roma menjelaskan, Kabupaten Batang Hari memiliki luas baku lahan sawah mencapai 8.256 hektare. Dengan capaian saat ini, sekitar 70 persen lahan telah ditanami dan angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring berlanjutnya musim tanam.
Ia menyebut Kecamatan Mersam dan Maro Sebo Ulu menjadi wilayah dengan perkembangan luas tanam paling tinggi.
“Luas tanam yang paling banyak yaitu di Kecamatan Mersam dan Maro Sebo Ulu, masing-masing berkisar 1.200 hingga 1.300 hektare. Sementara kecamatan lainnya masih di bawah 1.000 hektare,” jelasnya.
Pemkab Batang Hari optimistis target luas tanam tahun ini dapat tercapai mengingat proses penanaman masih berlangsung di sejumlah wilayah. Peningkatan luas tanam tersebut diharapkan mampu mendukung produksi padi daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Batang Hari.
Dengan konsistensi pendampingan dan dukungan kepada petani, Batang Hari terus berupaya menjaga produktivitas sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah.
(RBI)








Discussion about this post