• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
ilustrasi

ilustrasi

Kuartal II-2022, Ekspor Makanan dan Minuman Capai USD34,99 Miliar

Editor Ara Permana Putra
30/11/2022
in EKONOMI
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.CO.ID | JAMBI – Upaya dorongan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada industri makanan dan minuman (mamin) nampaknya kian membuahkan hasil.

Hal ini dapat dilihat dari sisi ekspor mamin yang meningkat pada periode Januari hingga September 2022 yang mencapai USD35,99 miliar. Angka ini meningkat pesar dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar USD12,76 miliar.

Tidak hanya itu, dalam siaran persnya, Direktur Jenderal Industri Kemenperin Agro Putu Juli Ardika menyebutkan bahwa investasi pada industri pada triwulan II mencapai Rp41,37 triliun dan mampu menyerap 5,5 juta orang.

“Berbagai kebijakan telah digulirkan pemerintah untuk mendorong ekspor dan jaminan ketersediaan bahan baku dari sisi suplai (supply side) melalui peningkatan daya saing dan produktivitas industri. Di samping itu, untuk sisi permintaan (demand side), kami mendukung perluasan akses pasar dan pengurangan hambatan,” ujar Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika di Jakarta, Senin (28/11).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan ekspor bumbu masakan dan rempah melalui program “Spice Up the World” dan pengembangan restoran Indonesia di luar negeri. Adapun target program tersebut hingga tahun 2024 yaitu peningkatan nilai ekspor bumbu dan rempah menjadi USD2 miliar serta hadirnya 4.000 restoran Indonesia di luar negeri.

Melalui program tersebut, diharapkan industri cooking aid dapat memanfaatkan rantai produksi global dengan terus meningkatkan inovasi produk, packaging dan branding sehingga produk makanan dan minuman yang diproduksi di tanah air dapat diterima oleh pasar dunia.

Baca juga

Kemenperin: Penetapan Kebutuhan Impor Garam Industri Sudah Transparan dan Sesuai Prosedur

Pemerintah Siap Kejar Target Produksi Dua Juta Unit Sepeda Motor Listrik

Kapasitas Produksi Galangan Kapal Meningkat, Pemerintah Siapkan SDM Andal

Kemenperin Bidik Ekspor Industri TPT Capai USD14 Miliar

Lepas Ekspor Produk Tekstil USD 400 Ribu, Mendag Zulkifli Hasan Sebut Momentum Perluas Akses Pasar dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Industri cooking aid (bumbu masak) seperti kecap, sambal, saus tomat dan bumbu masakan merupakan salah satu jenis yang yang memiliki neraca perdagangan positif. Pada tahun 2022 (Januari-September), ekspor cooking aid Indonesia mencapai USD175,8 juta, sementara impor produk sejenis senilai USD90,5 juta.

Produk unggulan ekspor cooking aid Indonesia didominasi oleh bumbu masak dan kecap, sementara untuk produk saus dan olahannya masih cukup besar nilai impornya. Saat ini Indonesia masih berada di posisi ke-15 untuk negara eksportir cooking aid di dunia. “Dengan kekayaan bahan baku rempah dan keragaman bumbu masak Indonesia, ini tentu menjadi potensi untuk terus ditingkatkan ekspornya,” jelas Putu.

Salah satu perusahaan industri cooking aid minuman kemasan PT Heinz ABC Indonesia hari ini (28/11) melakukan peresmian ekspansi pabriknya di Karawang, Jawa Barat. Perusahaan dengan merek dagang ABC tersebut menambah investasinya sebesar Rp1,2 triliun untuk line produksi di Karawang Plant. Dengan penambahan investasi tersebut, total investasi di Karawang Plant menjadi Rp2 triliun.

“Penambahan investasi ini tentunya sangat penting dan merupakan kabar baik dalam upaya menggerakkan kembali ekonomi nasional melalui penyediaan lapangan kerja dan memberikan kesempatan serta manfaat bagi usaha kecil, koperasi, juga usaha pendukung lainnya agar dapat berkembang bersama,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Sekjen Kemenperin) Dody Widodo saat mewakili Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada seremoni perluasan pabrik PT Heinz ABC Indonesia tersebut.

Sekjen Kemenperin menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi upaya PT Heinz ABC Indonesia untuk menggunakan bahan baku berasal dari dalam negeri yang bekerja sama dengan para petani di daerah. Penambahan investasi yang dilakukan oleh PT Heinz ABC Indonesia diharapkan mampu turut berkontribusi positif pada peningkatan neraca perdaganan sektor industri makanan dan minuman.

Dody menambahkan, pemerintah juga terus mendorong peningkatan inovasi produk cooking aid yang turut memopulerkan citarasa khas Indonesia ke luar negeri. “Tadi kita bisa lihat PT Heinz ABC Indonesia selain memproduksi sambal internasional ada sambal citarasa Indonesia seperti sambal ulek yang khusus menggunakan teknologi ulek,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekjen Kemenperin juga mengapresiasi peningkatan infrastruktur dan teknologi pabrik yang menggunakan teknologi bersih dengan menerapkan komitmen triple zero yang berarti pabrik ini mengimplementasikan prinsip-prinsip utama praktik manufaktur yang berkelanjutan, seperti zero waste to landfill (mengoptimalkan proses daur ulang sampah), water stewardship (penatagunaan air), dan zero emissions (pengurangan emisi). “Kami memberikan apresiasi kepada PT Heinz ABC Indonesia yang telah memperluas dan meningkatkan infrastruktur serta menggunakan teknologi bersih yang menjanjikan,” jelasnya.

Head of Operation Kraft Heinz Indonesia & Papua Nugini, Prasetyo Kismono menjelaskan, upaya perusahaan dalam menerapkan komitmen triple zero telah mampu mengurangi emisi hingga 60% dengan mengganti penggunaan batu bara menjadi sekam padi untuk boiler. Perusahaan juga telah memasang solar panel yang mampu memproduksi kebutuhan listrik hingga 100% (pada siang hari), dengan kapasitas mencapai 3,2 megawatt.

Selanjutnya, sebagai bagian dari Water Stewardship, pabrik PT Heinz ABC Indonesia di Karawang juga telah dilengkapi dengan Instalasi Pengelolaan Air Limbah otomatis yang baru (new fully automated Wastewater Treatment Plant) yang memungkinkan untuk mendaur ulang air pascaproduksi hingga 70%. Hasil pengolahan limbah dapat digunakan ulang melalui teknologi Reverse Osmosis, serta menghasilkan 250 kilowatt listrik dari gas metana yang timbul di Wastewater Treatment Plant.

“Terkait komitmen Zero Waste to Landfill 2025, saat ini kami telah mendaur ulang lebih dari 92% sampah padat yang dihasilkan di pabrik Karawang.Didorong oleh nilai perusahaan untuk melakukan hal yang benar atau Do the Right Thing, kami terus berkomitmen untuk mengembangkan seluruh operasi secara berkelanjutan,” pungkas Prasetyo. (hp)

Tags: Eksporindustri makanan dan minumankemenperin
Previous Post

Jelang Nataru Harga Komoditi Pangan di Pasar Angso Dua Relatif Stabil

Next Post

Pemkab Kerinci Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

Artikel terkait

DAERAH

JBC+ Resmi Diluncurkan, Belanja di Jambi Business Center Kini Makin Untung dengan Poin & Reward

02/07/2026
2k
EKONOMI

Harga BBM Nonsubsidi di Sumbagsel Turun Signifikan, Ini Daftar Tarif Terbarunya

02/07/2026
2k
EKONOMI

Digitalisasi Bansos Kota Jambi Dimulai, 203 Ribu Warga Jadi Sasaran Program Percontohan

30/06/2026
2k
EKONOMI

Bioflok Buka Peluang Baru Warga Kasang Lopak Alai, Budidaya Ikan Air Tawar Jadi Sumber Penghasilan Tambahan

23/06/2026
2k
EKONOMI

Batik Air Buka Rute Jakarta–Muara Bungo, Al Haris Sebut Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Jambi Barat

15/06/2026
2k
Next Post

Pemkab Kerinci Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

Terus Mendukung Program KBLBB, OJK Lanjutkan Kebijakan Insentif

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada awak media di sela-sela KTT ASEAN yang digelar di Sokha Hotel, Phnom Penh, Kamboja, Jumat, 11 November 2022. Foto: BPMI Setpres

Presiden Terus Dorong Hilirisasi: Jangan Berhenti di Nikel Meski Kalah di WTO

448 Orang Tewas dalam Aksi Protes di Iran

DPRD Provinsi Jambi Tetapkan 25 Propemperda di Tahun 2023

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123